CINTA SUCI , Adel .

CINTA SUCI , Adel .
Bab 18 . Selamat Tinggal .


__ADS_3

" Happy Reading " 😊😊


. . . . .


" Hai sayang ... !! "


" Akhirnya kau datang juga ... ! " ucap Cindy dengan manja sambil berdiri dan mengalungkan kedua lengannya dileher Alex .


Alex yang melihat kelakuan Cindy itu , sangat kesal dan seketika menghempaskan tangan selingkuhannya itu .


" Lepaskan Cindy !! "


" Apa yang kau lakukan , ini masih dikampus . Jika ada yang melihat kita bagaimana ?? " jawab Alex kesal sambil memperhatikan sekeliling , khawatir kalau-kalau ada yang melihat kemesraan mereka .


" Hah sayang ... ! "


" Kenapa kau sangat menggairahkan jika kau sedang kesal seperti ini !! " mengalungkan lagi lengannya dileher Alex .


" Aku jadi sangat ingin memuaskanmu sekarang ! " lalu mengecup leher Alex mesra .


Alex pun menjadi terbuai dengan perlakuan Cindy , tapi ia masih sadar dan tidak ingin bermesraan dilingkungan kampus . Apalagi dengan Cindy dan jika ada yang melihat mereka bermesraan ditaman itu , bisa-bisa tamatlah riwayatnya .


" Ck ... lepaskan Cindy ! "


" Kau ini , aku tidak ingin melakukannya disini . "


" Kau tidak lihat ini masih dikampus , aku tidak ingin sampai ada yang melihat kita bermesraan disini . "


" Kenapa sayang ?? "


" Bahkan disini tidak ada orang ! " ucapnya sambil memperhatikan sekeliling .


" Kita bisa melakukannya disini jika kau mau ! " sambungnya sambil mengedipkan sebelah matanya menggoda Alex .


" Diamlah ... ! "


" Cepet katakan , ada apa kau menyuruhku menemuimu ? " tanya Alex .


" Tidak ada apa-apa ! "


" Aku hanya ingin menemuimu saja , aku sangat rindu padamu dan juniormu tentunya ! " jawab Cindy sambil mengigit bibirnya seksinya , membayangkan bagaimana nikmatnya bermain-main dengan junior Alex itu .


" Ck ... "


" Ok , baiklah !! "


" Kalau tidak ada yang ingin kau katakan ! "


" Aku akan pergi ! " lalu berbalik untuk pergi dari situ .


Cindy yang melihat Alex akan pergi , dengan cepat memeluk tubuh lelaki pujaannya itu erat .


" Lepaskan Cindy ... lepas ... !! " Alex berusaha melepaskan pelukan Cindy dibadannya , tapi ia kesusahan karena Cindy memeluknya dengan sangat erat .


" Tidak Alex !! "


" Aku tidak akan melepaskanmu sampai kau mau menghabiskan waktumu hari ini dengan ku !! "


" Aku tidak bisa hari ini ! "


" Aku harus mengantar Adel pulang ! " ucapnya bohong .


" Dan aku juga tidak ingin sampai ada yang melihat kita bersama , itu bisa membuat masalah dalam hubunganku dengan Adel . "


Cindy sangat kesal mendengar perkataan Alex itu , lalu melepaskan pelukannya .


" Ck ... !! "


" Bisakah kau tidak menyebut nama wanita itu saat bersamaku Alex ? "


" Kau benar-benar membuat suasana hatiku jadi buruk . "


" Dan jangan membohongiku Alex , aku bukan Adel yang bisa kau bohongi dengan mudahnya . "


" Aku melihat tante Riri( panggilan Cindy untuk Nyonya Rianti ) menjemput Adel tadi , jadi tidak mungkin kau akan mengantarnya pulangkan ? "


" Ok , baiklah . Aku memang sengaja berbohong padamu ? "


" Hhhh ... !! " menghembuskan nafasnya kasar .


" Dengarkan aku Cindy !! "


" Aku memang sengaja menghindarimu ! "


" Dan sebaiknya kita akhiri saja hubungan ini , aku sudah tidak membutuhkanmu lagi . Aku tidak ingin mempertaruhkan hubunganku dengan Adel hanya karenamu , anggap saja kita tidak pernah bertemu . " ucapnya gampang .


Cindy sangat terkejut dengan perkataan Alex , sehingga tak mampu menjawab ucapan Alex itu . Dia tidak menyangka Alex akan mengakhiri hubungan mereka secepat ini .


" Alexxx ... ! " hanya itu kata yang mampu dia ucapkan .


" Maafkan aku Cindy , seharusnya aku tidak mengikuti nafsuku dan melakukan itu denganmu . "


" Empat hari lagi orangtuaku akan melamar Adel dan selanjutnya kami akan menikah , aku ingin hanya Adel saja yang menjadi wanita satu-satunya dalam hidupku . "


" Hentikan Alex ... !! " ucap Cindy sambil menutup kedua telinganya . Dia sungguh tak sanggup mendengarkan perkataan yang keluar dari mulut Alex itu .


" Kau harus terima Cindy , bagaimanapun dari awal aku memang tidak berniat serius denganmu dan kau tau itu . "


" Aku harap kau bisa melupakanku , ini juga akan menjadi pertemuan terakhir kita . " sambungnya lagi .


" Hentikan Alex ... aku bilang hentikan ... !! " teriak Cindy .


Alexpun menghentikan perkataannya .


" Jangan katakan itu lagi ... ! "


" Jangan bilang kalau kau ingin mengakhiri hubungan ini , karena aku tidak akan setuju . "

__ADS_1


" Aku tidak akan melepaskanmu Alex , sampai kapanpun kau tidak akan kulepaskan ! "


" Kau hanya milikku ! " ucapnya menggebu-gebu .


" Tidak bisakah kau meninggalkan wanita sia*lan itu dan memilih diriku saja ? "


" Ck ... ! "


" Hentikan obsesimu pada diriku Cindy ! "


" Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan Adel . "


" Satu lagi !! "


" Aku tidak meminta persetujuanmu untuk mengakhiri hubungan kita , aku hanya memberitahukannya padamu . "


" Kau suka atau tidak , ini sudah menjadi keputusannku . "


" Dan kau harus terima itu ! "


" Hahahahaha ... !! "


" Hahahahaha ... !! " Cindy tertawa mendengar setiap perkataan itu .


" Apa kau sedang bermain-main denganku Alex ? "


" Apa kau tidak tau siapa aku ? "


" Setelah puas bermain-main denganku , kau pikir kau bisa mencampakkanku begitu saja . "


" Tidak bisa Alex ... !! "


" Disaat kau mulai berhubungan denganku , saat itulah hubunganmu dengan Adel sudah berakhir ! "


" Terserahlah Cindy ... !! "


" Aku sudah selesai denganmu ! "


" Aku peringatkan padamu , untuk tidak menghubungiku atau mengganggu hubunganku dengan Adel . "


" Atau kau akan tau akibatnya ! " ucapnya sambil menunjuk kewajah Cindy .


" Apa kau sedang mengancamku ? "


" Ya ... !! "


" Anggap saja begitu !! "


" Apa kau tau apa yang akan dilakukan orang yang pintar saat dirinya sedang terancam ? " tanyanya pada Cindy , tapi wanita itu hanya diam dan tidak menanggapi perkataan Alex .


" Mereka sebaiknya diam dan tidak melakukan apapun kalau tidak ingin celaka . " sambungnya .


Cindy masih berdiri mematung tanpa mengeluarkan sepatah katapun , dia tidak habis pikir bisa-bisanya Alex mengancam dirinya . Alex yang melihat Cindy diam saja , lalu melanjutkan perkataannya .


" Aku harap kau orang yang pintar Cindy ! "


" Hah ... Aku rasa sudah cukup pembicaraan kita disini . "


" Baiklah Cindy , sampai jumpa lagi !! " ucap Alex lalu berbalik untuk pergi dari situ . Tapi saat masih satu langkah , Alex menghentikan langkahnya dan melihat kearah Cindy lagi .


" Tidak ... tidak ... ! " sambungnya sambil menggelengkan kepala .


" Sampai jumpa bukanlah kata yang tepat . "


" Selamat tinggal , itulah kata yang pas . "


" SELAMAT TINGGAL CINDY ! " ucap Alex lalu melangkah menjauhi Cindy .


" Alex ... " panggil Cindy saat melihat Alex sudah meninggalkannya .


" Alexxx ... " teriaknya lagi , berusaha menghentikan langkah Alex .


" Alex ... ahh ... Alex ... kau laki-laki brengs*k !! "


" Kau tidak bisa mencampakkanku begitu saja . "


" Hahhh .... ! " Cindy berteriak semakin histeris , lalu menangis dengan tersedu-sedu .


Alex tidak menggubris teriakan dibelakangnya itu , dia terus saja melangkah menjauh dan menghilang dari pandangan Cindy saat berbelok kearah parkiran .


* * * * *


Di QUEEN BOUTIQUE ...


" Husttt ... ! "


" Diamlah ... ! "


" Ini juga karenamu ! " jawab Ditha ketus .


" Ck ... ! " decak Adel lalu memutar bola matanya malas dan memalingkan wajahnya .


" Hhh ... ! "


" Terserahlah ... ! "


" Aku benar-benar lelah . " balas Ariska lalu merebahkan badannya disofa .


Ditha melihat kedua sahabatnya dalam posisi nyaman pun ikut menyandarkan dirinya , jujur saja dia juga lelah setelah ikut membantu mencarikan dress untuk Adel . Jadilah ketiga sahabat itu bersandar dengan memejamkan mata .


Lisa yang melihat kelakuan ketiga gadis itu , hanya tersenyum dan memilih membiarkannya lalu melangkah pergi untuk melanjutkan pekerjaannya . Merapikan beberapa dress yang tampak berserakan , setelah dicobai oleh mereka .


Saat Lisa sedang sibuk mengerjakan tugasnya , tampak Nyonya Erlina dan Nyonya Rianti keluar dari ruang kerja lalu berjalan menghampiri Lisa .


" Dimana mereka Lisa ? "


" Apa mereka sudah mendapatkan dressnya ? " tanya Nyonya Rianti .

__ADS_1


" Nona Ariska dan nona Ditha sudah mendapatkan dress yang cocok nyonya ... ! "


" Hanya nona Adel yang belum menentukan pilihan . "


" Sudah banyak dress yang dicoba nona Adel , tapi belum ada yang sesuai dengan seleranya . "


" Ok baiklah Lisa ! "


" Terimakasih ... ! "


" Sepertinya kau sudah bekerja keras . " jawab Nyonya Rianti saat melihat dress yang berserakan dimeja , dia tahu itu pasti kerjaan ketiga gadis itu .


" Sepertinya kau yang harus turun tangan untuk membantu putri tidur itu Elin ! " ucap Nyonya Rianti .


" Ya , sepertinya ... !! "


" Lisa , bisa tolong ambilkan dress putih yang ada dipatung diruang finishing itu . "


" Dress yang sedang dipayet itu bu ? "


" Iya Lisa , yang itu ? "


" Nanti bawakan padaku , aku akan menunjukkannya pada Adel . "


" Baik bu , saya akan mengambilkannya ! " lalu pergi untuk melaksanakan perintah dari bosnya itu .


" Ayo kita hampiri mereka Ri ! " ajak Nyonya Elin .


" Ayo ... !! "


" Hei gadis-gadis , kalian kenapa ? " tanya Nyonya Rianti saat melihat ketiga gadis yang tampak kelelahan .


" Kami lelah membantunya tante ... ! " jawab Ariska sambil menunjuk kearah Adel , menyalahkan gadis itu karena dialah penyebabnya .


" Heh ... kau ini ... aku kan belum menemukan dress yang sesuai ! " ucapnya pada Ariska .


" Memangnya kau mau yang model bagaimana lagi , kau bahkan sudah mencoba banyak gaun ! " lawan Ariska lagi .


Ditha yang melihat kedua sahabatnya itu hanya membuang nafas kasar , dia tidak ingin ikut campur karena terlalu lelah .


" Hhhh ... ! "


" Sudah-sudah ... !! "


" Kalian ini ... !! " potong Nyonya Erlina .


" Bu , ini dressnya ! " ucap Lisa saat sudah kembali dengan membawa sebuah dress ditangannya .


Mereka yang ada disitu seketika melihat kearah Lisa , tak terkecuali Adel . Matanya tertuju pada dress itu , lalu bangkit berdiri dan menghampiri Lisa .


" Woww ... " kagumnya sambil memperhatikan dress tersebut dari atas sampai bawah dan mengusapnya .


" Kau suka ? " tanya Nyonya Erlina saat melihat kekaguman diwajah Adel .


" Iya tante , gaun ini sangat indah . "


" Aku pilih yang ini ... ! " ucapnya tersenyum dengan matanya yang tak lepas memandangi dress tersebut .


" Hahh ... akhirnya ... ! " kata Ditha dan Ariska bersamaan .


" Iya Lin , ini benar-benar gaun yang sangat indah dan elegan . "


" Aku juga jadi ingin memilikinya ! " sambung Nyonya Rianti .


" Ck ... mamaaa ... !! " melihat tajam ibunya .


" Haisss ... !! "


" Iya-iya tuan putri , gaun ini milikmu . "


" Jangan melihat mama seperti itu , mama kan hanya kagum saja . "


" Kami ambil yang ini ya Lin , Adel pasti akan sangat cantik saat memakainya . "


" Alex dan keluarganya akan terpana dengan Adel nanti , karena dialah bintang utamanya . "


" Hihihi ... mama ini ! " ucap Adel malu-malu .


" Ya sudah , dua hari lagi aku akan mengirimkan dress ini kerumahmu setelah menyelesaikan beberapa detail yang belum siap . "


" Ok baiklah Lin , aku percayakan padamu ! "


Setelah selesai Nyonya Rianti , Adel , Ariska dan Ditha memilih untuk langsung pulang . Tapi kali ini mereka pulang terpisah , Ariska lebih memilih pulang menggunakan mobil ibunya sekalian mengantarkan Ditha .


Nyonya Rianti memaksa untuk mengantar karena dialah yang telah mengajak mereka pergi , tapi Ariska juga menolak sebab arah rumah mereka yang berlawanan dan tidak ingin merepotkan Nyonya Rianti .


Bersambung ...


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .


Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004


Terima kasih 🙏🙏🙏


❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2