
" Happy Reading " 😊😊
Setelah kurang lebih 40 menit perjalanan , Adel dan ibunya pun tiba dirumah . Mereka langsung masuk kedalam , didalam keadaan masih tampak sepi karena Tuan Richard dan keempat adik-adik Adel belum pulang dari sekolah . Hanya tampak beberapa pelayan yang masih sibuk melakukan pekerjaannya .
Waktu masih menunjukkan pukul 3.30 sore , Adel memutuskan naik kekamarnya untuk beristirahat sebentar karena cukup lelah .
" Ma , Adel langsung keatas ya ! "
" Mau istirahat sebentar , capek soalnya . " ucap Adel .
" Baik sayang , naiklah ! "
" Mama tidak istirahat , kan masih lama sampai waktu makan malam ! "
" Mama bisa istirahat sebentar kan ? " tanya Adel .
" Iya sayang , nanti mama istirahat kok . "
" Mama mau kedapur sebentar , ngasih tau sama bi ina dulu apa menu untuk makan malam nanti ! "
" Oh baiklah ma ! "
" Adel keatas ya ! "
" Iya sayang ! " ucapnya tersenyum .
Adel melangkah menuju tangga untuk naik kekamarnya , setelah sampai dikamar dia pun langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu . Adel tidur dalam posisi miring , dengan kakinya yang menggantung disisi ranjang .
" Hhhh ... !! "
" Aku benar-benar lelah ! "
" Rasanya kakiku mau copot karena mencoba banyak gaun tadi ! " gumamnya .
" Tapi aku harus mengganti baju dulu ! "
" Huh ... malasnya ... !! "
Adel lalu bangun dengan malas , ia harus bangun untuk mengganti bajunya . Karena baju yang dipakainya tadi telah terkena keringat karena kelelahan , saat beberapa kali mencobai gaun dibutik ibu Ariska tadi .
Sebelum mengganti baju , Adel terlebih dulu masuk kekamar mandi untuk membasuh wajahnya . Setelah selesai , ia berjalan menuju lemari dan mengganti pakaiannya . Adel mengenakan set baju tidur dengan celana pendek dan atasan tanktop , membuat badannya yang putih mulus terlihat jelas .
Adel beranjak ketempat tidur dan merebahkan badannya lagi , berniat untuk tidur sebentar meregangkan otot-ototnya yang terasa tegang . Tapi setelah beberapa saat berbaring tapi matanya tak kunjung terpejam , seakan tidak ingin terlelap .
" Hufttt ... ni mata gak mau terpejam lagi . " gumamnya .
Lebih baik dia menghubungi Alex saja pikirnya , Adel pun bangun dan mengambil ponselnya dari dalam tas . Ia menekan layar ponsel mencari nama Alex , kemudian menghubungi kekasihnya itu .
" Tut ... tut ... tut ... tut ... tut ... ! " tidak ada jawaban .
" Alex lagi ngapain ya , kenapa tidak menjawab ! " ucap Adel .
Adel pun menghubungi nomor kekasihnya itu kembali , tapi tetap tidak ada jawaban . Beberapa kali Adel menghubungi Alex , tapi saat panggilan keempat panggilan itu pun mendapatkan jawaban . Tapi bukan jawaban dari Alex yang didapatnya , melainkan dari operator telepon .
" Ha ... ! " ucapnya terputus .
( " Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif , cobalah beberapa saat lagi atau tinggalkan pesan setelah nada berikut tit .... !! " )
" Huh ... kenapa malah tidak aktif . Apa Alex sedang ada pekerjaan yang tidak bisa diganggu ? "
" Tapi apa ! "
" Aneh sekali , bahkan selama ini sesibuk apapun pekerjaannya dia tidak pernah mengabaikan panggilan dariku . "
" Hhhh ... positif thinking saja , mungkin dia memang sedang ada pekerjaan . " ucapnya menyemangati diri .
Karena tidak berhasil menghubungi Alex , Adel memilih memainkan ponselnya berselancar didunia maya sambil berbaring diranjang .
Tapi setelah beberapa saat mengotak-atik ponselnya , Adel merasakan matanya yang mulai berat dan perlahan terpejam . Akhirnya Adel pun tertidur dengan layar ponsel yang masih menyala .
. . . . .
Sementara itu ditempat lain .
" Ahh ... Alex ... !! "
" I'm coming ! " desahnya sambil mencengkram kuat kedua bahu Alex .
" Baiklah , kita keluarkan bersama ! " ucap Alex semakin mempercepat gerakannya .
__ADS_1
" Dan ahh ... ahh ... ahh ... ! " desah kedua pasangan itu bersama-sama saat sudah berada dipuncak kenikmatan .
Mereka saling berpelukan sesaat , merasakan sengatan kenikmatan yang menjalar keseluruh tubuh mereka . Benar-benar sensasi yang bisa membuat siapa saja pasti ketagihan , saat sekali merasakannya .
" Ah baby , kau benar-benar bisa memuaskannku . "
" Tak sia-sia aku menerima ajakan mu tadi ! " ucapnya tersenyum .
" Tentu saja Bella , aku tak akan pernah mengecewakan siapapun dalam urusan ranjang ! "
" Ya baby , aku yakin itu ! "
" Karena itu banyak wanita diluar sana yang mengantri untuk bisa menjadi teman mainku diranjang . "
" Aku bisa pastikan itu ! " balas Alex lalu mengecup bibir Bella yang berada dibawahnya , kemudian merebahkan dirinya disamping Bella .
" Benarkah itu Baby ? " ucap Bella tak percaya .
" Ya , tentu saja . "
" Apa kau meragukanku ? " tanya Alex .
" Tidak , aku tidak akan meragukanmu dalam urusan ranjang . Karena aku sudah merasakan kepuasan tak terhingga darimu dan itu sangat menyenangkan . "
" Tapi aku heran , kenapa Alex yang tampan dan perkasa ini tidak bisa menaklukkan Madeline Jones untuk menjadi teman ranjangnya ! " ucap Bella lagi , lalu masuk kedalam pelukan Alex .
" Ck ... kau tau dia gadis yang spesial kan ? "
" Sesuatu yang spesial biasanya akan disuguhkan belakangan ! "
" Cih ... kau ini ! "
" Alasan saja , apa begitu sulit untuk bisa melemparkan tubuhnya diranjangmu ? "
" Hhhh .... kau tau jawabannya Bel , kenapa kau bertanya lagi ! " jawab Alex lalu bangkit dan berjalan menuju kekamar mandi , untuk membilas tubuhnya yang terasa lengket karena keringat sisa pergulatannya tadi .
" Hahaha ... baiklah ! "
" Lalu kenapa kau menghubungiku , apa Cindy kelelahan melayanimu ? " tanya Bella lagi .
Bella sengaja bertanya begitu , ia heran kenapa tiba-tiba tadi Alex menghubunginya . Karena dia tahu bahwa dirinya hanya pilihan kedua untuk melayani Alex diranjang , setelah Cindy .
" WAH ... BENARKAH , BAGAIMANA BISA BABY ? " tanya Bella sambil berteriak , karena Alex yang telah masuk kedalam kamar mandi .
Alex mendengar pertanyaan Bella , tapi dia tidak ingin menjawabnya dan lebih memilih untuk membersihkan tubuhnya .
" Kenapa Alex bisa memutuskannya ? "
" Apa telah terjadi sesuatu , tapi apa ? " ucapnya sambil berfikir .
" Hah ... kenapa aku malah penasaran . "
" Biarkan saja mereka putus , itu malah bagus buatku kan ! "
" Hahahaha ... ! "
" Akhirnya ... "
" Ini adalah kesempatan emas buatku ! "
" Aku bahkan belum berencana untuk menyingkirkan Cindy , tapi dia telah tersingkir duluan . "
" Cindy ... Cindy ... malang sekali dirimu !! "
" Harus kalah bahkan sebelum pertarungan ini dimulai . "
" Hhhhh Alex ... sayang !! "
" Tinggal selangkah lagi , maka kau akan menjadi milikku sepenuhnya . "
" Lihat saja ... hahaha ... ! " ucapnya bahagia .
Setelah selesai mandi , Alex keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit dipinggangnya . Ia berjalan kearah ranjang dan memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai untuk dipakai kembali , sedangkan Bella masih berada diatas ranjang dengan tubuh polosnya yang tertutup selimut sambil memainkan ponsel .
Tapi Alex hanya memakai celana kolornya saja dan meletakkan sisa pakaiannya diatas kursi , lalu menuangkan air kegelas yang berada diatas meja kamar itu kemudian meminumnya .
" Apa kau mau langsung pulang baby ? " tanya Bella .
" Apa kau mau mengusirku ? " tanya Alex juga setelah meletakkan gelas minumnya .
__ADS_1
" Ck ... kenapa kau bertanya begitu ! "
" Aku kan hanya bertanya saja ! "
" Tidak , aku belum berencana untuk pulang . "
" Aku masih ingin menikmatimu , apa kau sudah ingin mengakhirinya ! "
" Tidak ... tentu saja tidak ... aku juga masih ingin menikmatimu . Sudah lama kita tidak bertarung bukan , aku juga sangat merindukan dirimu ! " jawab Bella cepat .
" Ok baiklah ... !! "
" Ayo kita habiskan malam ini bersama , aku akan membuatmu merintih nikmat dibawahku ! "
Alex pun duduk disofa dan meraih ponselnya , untuk mengecek apakah ada panggilan dari Adel . Tapi dia baru menyadari jika ponselnya mati , mungkin karena kehabisan baterai .
" As you wish baby ! " ucap Bella menggoda .
" Tapi baby , kenapa kau bisa memutuskan Cindy ? "
" Ada apa ? "
" Ck ... kenapa kau jadi penasaran ? "
" Bukankah seharusnya kau senang , karena aku telah menyingkirkannya . " jawab Alex sambil mencoba untuk menghidupkan ponselnya .
" Aku hanya penasaran saja , kenapa bisa ? "
" Bahkan selama ini aku berfikir bahwa dia akan terus menjadi selingkuhan pertamamu . "
" Sepertinya ponselku kehabisan baterai , apa kau membawa charger ponsel ! "tanya Alex .
" Tidak aku tidak membawanya ! " lalu bangun dan turun dari atas ranjang , kemudian melangkah menghampiri Alex .
" Apa ponselmu mati ! "
" Biarkan saja baby , jangan fikirkan ponsel itu . " Nikmati saja waktu kita ini , tanpa ada yang menganggu . " ucapnya lalu mengambil ponsel itu dari tangan Alex dan meletakkannya diatas meja .
Bella lalu berdiri didepan Alex yang masih duduk disofa , perlahan ia melepaskan selimut yang sedari tadi melilit ditubuhnya . Kini tampaklah tubuh polosnya yang sangat menggoda itu , membuat junior Alex seketika bangkit berdiri lagi dan berada dalam mode memangsa .
" Oh my , i'm gonna eat you ! " ucap Alex sambil berdiri dan meraih tubuh Bella .
" Yes baby , please eat me ! "
Alex pun melum*t bibir Bella dan menggendong tubuh gadis itu menuju ranjang , dengan bibir mereka yang saling berpagutan .
Jadilah mereka melakukan pergulatan itu lagi , tanpa memikirkan hal yang lain .
Alex bahkan melupakan Adel yang belum ia hubungi semenjak siang tadi , ia bahkan tidak mengecek ponselnya dan membiarkan ponselnya mati begitu saja .
Ia begitu menikmati tubuh wanita itu , bahkan melakukannya lagi dan lagi . Kenikmatan yang tak pernah dia rasakan dari Adel calon tunangannya , membuatnya harus melakukan itu dengan wanita lain untuk memuaskan hasratnya .
Sedangkan ditempat lain , Putri tidur itu tampak tidur dengan gelisah . Ia bermimpi buruk , sangking buruknya sehingga membuatnya harus terbangun karena merasa tidak nyaman .
" Hhhhh ... Alex ... !! "
" Mimpi apa itu ... !! " ucap Adel dengan keringat yang membasahi wajah cantiknya .
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .
Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004
Terima kasih 🙏🙏🙏
❤❤❤
__ADS_1