
" Happy Reading " 😊😊
" Tin ... tin ... tin ... tin ... ! " Cindy membunyikan klakson mobilnya dengan tidak sabaran .
Penjaga yang mendengar bunyi klakson itu lalu melangkah dengan cepat untuk membuka gerbang , Cindy lalu melajukan mobilnya dengan kencang masuk kedalam pekarangan rumahnya .
" Brakk ... !! " ia turun dari mobil dengan membanting pintunya kasar lalu masuk kedalam rumah .
Penjaga yang melihat kelakuan anak majikannya itu hanya menggelengkan kepalanya heran .
" Walaupun wajahnya cantik , tapi sifatnya benar-benar tidak bagus ! " gumamnya .
" Mamiiii ... mamiiii ... !! " teriak Cindy didalam rumah .
" Nyonya sedang bersantai ditaman belakang nona ! " ucap salah seorang pelayan yang sedang berada disana .
Tanpa menanggapi perkataan pelayan itu , Cindy lalu berlari menuju ketaman belakang menemui ibunya .
" Mamiiiii ... ! " teriaknya lagi .
Tampak nyonya Marissa sedang duduk dibangku yang ada digazebo taman itu , sambil menikmati teh dan beberapa kue dihadapannya .
Nyonya Marissa melihat Cindy yang memanggil dan berjalan kearahnya dengan wajah yang tampak sangat kesal .
" Ada apa ? " ucapnya .
" Kenapa wajahmu kusut begitu ? "
" Mami harus membantuku untuk mendapatkan Alex ! " jawabnya tanpa basa-basi .
" Cih ... ! "
" Apalagi kali ini ? "
" Bukankah kau telah mendapatkan Alex , walaupun cuma menjadi selingkuhannya ! "
" Sekarang tidak lagi mami , dia sudah memutuskan hubungannya denganku ! "
" Oh , jadi itu yang membuat wajahmu menjadi kusut begitu ! "
" Kenapa kau tidak merelakannya dan mencari pria lain saja sayang , bukan hanya dia satu-satunya pria yang tersisa didunia ini kan ! "
" Jangan bercanda lagi mami , aku benar-benar kesal kali ini ! "
" Dia tidak bisa mencampakkanku begitu saja , setelah semua yang kuberikan kepadanya . "
" Mami harus membantuku untuk mendapatkan Alex lagi ! "
" Setelah semua yang kau berikan padanya ! " ucap nyonya Marissa heran lalu meletakkan gelas teh diatas meja .
" Apa maksud dari perkataanmu itu Cindy ? " tanya Nyonya Marissa .
Cindy yang menyadari bahwa dia telah salah bicara jadi terdiam memandangi ibunya , dia bingung harus menjelaskan apa maksud dari perkataannya tadi .
( " Aduhhh ... kenapa aku jadi salah bicara ! " )
( " Bagaimana aku harus menjelaskan pada mami ! " ) gumam Cindy dalam hati .
" Cindy katakan pada mami apa yang telah kau berikan padanya ? " tanya ibunya lagi .
" Um ... i-itu ... a-anu mami ... ti-tidak penting !! " jawab Cindy terbata .
Melihat Cindy yang terbata menjawab pertanyaan darinya , membuat Nyonya Marissa yakin bahwa ada hal fatal yang telah dilakukan putrinya itu . Dia mengerti apa maksud dari perkataan Cindy itu , tapi dia tidak bisa asal menebak . Dia harus mendengarnya sendiri dari mulut putri semata wayangnya itu .
" Jangan buat mami harus mengulangi pertanyaan yang sama padamu Cindy ! "
" Tidak mungkin itu tidak penting . "
" Lebih baik kau memberitahukannya pada mami sekarang . "
" Jika mami mengetahuinya dari orang lain , kau tau apa yang akan terjadikan ? "
" Jadi cepat katakan ! " perintahnya .
" A-aku te-telah memberikan semuanya pada Alex mami ! " ucap Cindy .
Dia harus berbohong pada Nyonya Marissa , agar ibunya itu mau membantunya untuk mendapatkan Alex . Apapun akan dia lakukan untuk bisa menjadikan Alex miliknya , walaupun harus membohongi ibunya .
" Iya , kau telah mengatakan itu tadi ! "
" Sekarang katakan apa yang telah kau berikan padanya ? "
" Aku telah memberikan kesucianku pada Alex mami ! " jawab Cindy sambil menunduk , dia benar-benar tidak ingin menunjukkan wajahnya itu .
" APA .... ! " teriak Nyonya Marissa lalu berdiri karena terkejut . Ia tidak menyangka bahwa apa yang dipikirkannya tadi memang benar terjadi .
__ADS_1
" Apa mami tidak salah dengar Cindy ? "
" Coba kau katakan sekali lagi ! "
Cindy hanya diam dengan kepala yang masih menunduk .
" CINDY ... ! " teriak ibunya .
" I-iya mami , mami tidak salah dengar ! " jawabnya cepat , dia terkejut karena baru kali ini ibunya berteriak padanya .
" ASTAGA CINDYYYY ... ! " teriak Nyonya Marissa lagi .
Karena terlalu kuat , teriakan Nyonya Marissa sampai terdengar kedalam rumah .
Beberapa pelayan yang sedang bekerja didalam rumah pun , seketika berlari untuk melihat apa yang terjadi sampai majikannya itu berteriak .
Saat sudah berada ditaman , mereka tidak melihat sesuatu yang fatal terjadi , majikan dan putrinya itu tampak baik-baik saja .
" Nyonya ... ada apa ? " ucap salah seorang pelayan memastikan .
Nyonya Marissa yang melihat kedatangan para pelayannya itu lalu mencoba menenangkan dirinya , dia tidak ingin para pelayan itu mendengarkan percakapannya dengan Cindy . Sedangkan Cindy masih saja menunduk , bersiap menerima amukan dari ibunya yang sebentar lagi akan diterimanya .
" Tidak ada apa-apa , kalian boleh pergi ! " ucapnya sambil mengibaskan tangan mengusir mereka .
" Baik nyonya ! " lalu mereka berbalik dan pergi meninggalkan dua orang itu .
" Kenapa kau ini bodoh sekali hah ... ! "
" Kenapa kau tidak berfikir dulu sebelum melakukannya , apa kau sengaja melakukan itu untuk mendapatkan Alex ? " sambungnya lagi , melanjutkan perkatannya setelah para pelayan itu pergi .
Lagi-lagi Cindy hanya diam , tidak menanggapi perkataan ibunya . Membuat nyonya Marissa tidak babar dan semakin emosi .
" Jawab Cindy ? " bentaknya .
" I-iya mami ! "
" A-aku pikir jika aku memberikannya , Alex akan memilihku dan meninggalkan wanita sial*n itu . " jawab Cindy .
" Cih ... ! "
" Lalu apa yang kau dapat kini hah , apa Alex lebih memilihmu dari pada Adel ! "
" Tidak mami ! " jawabnya singkat .
" Ck ... !! "
" Dengan siapa lagi kau melakukannya ? "
" Hah ... mami .. ! "
" Cepat jawab ... ! " bentaknya lagi .
" Apa kau juga melakukannya dengan pria lain ? "
" Ti- tidak mami , aku tidak melakukannya dengan pria lain . Aku hanya melakukannya dengan Alex ! " jawab Cindy dengan suara yang keras .
Lagi-lagi dia berbohong pada ibunya , Cindy tidak bisa mengatakan bahwa dia telah melakukannya dengan banyak pria . Atau ibunya tidak akan membantunya dan malah menghabisi nyawanya , tapi dia tidak pernah berfikir jika kebohongannya itu suatu saat pasti akan jadi bumerang untuknya .
" Kecilkan suaramu itu , apa kau mau semua orang mendengarnya . "
" Tidak mami ! " ucap Cindy mengecilkan suaranya .
" Baiklah , mami harap kau tidak berbohong pada mami . "
" Berapa kali kau melakukan itu dengannya ! " tanya ibunya lagi .
" Mami ... !! "
" Kenapa mami malah menginterogasiku ? " tanya heran .
Dia heran kenapa ibunya malah menanyakan hal itu dan bukan memberi solusi untuk membantunya , Cindy benar-benar malu jika harus menceritakan secara detail pada ibunya .
" Jangan banyak bertanya dan jawab saja ! "
" Hhhh ... !! "
" Beberapa kali mami ! " ucapnya pelan .
" Ck ... ! "
" Kau benar-benar perempuan mur*han ! "
" Bisa-bisanya kau melakukan itu demi seorang pria yang bahkan hanya menganggapmu sebagai tempat pelampiasan saja . "
" Kalau sampai Robert mengetahuinya , aku yakin dia pasti akan membunuhmu ! "
__ADS_1
" Apa mami akan memberitahukannya pada papi ? "
" Apa kau ingin aku memberitahukan padanya ! " balas ibunya .
" Mamiiiii ... ! " rengek Cindy .
" Cih ... diamlah ! " perintah ibunya .
" Apa mami akan membantuku untuk mendapatkan Alex dan memisahkannya dengan Adel ? "
" Tentu saja ... ! "
" Aku bahkan akan membunuh pria itu jika kau menginginkannya , beraninya dia melakukan hal menjijikkan itu padamu . "
" Benar-benar lelaki brengs*k , kurang ajar . " ucap Nyonya Marissa sambil mengepalkan kedua tangannya .
Ingin rasanya dia membunuh pria yang digilai putrinya itu , tapi dia tidak bisa melakukannya karena Cindy sangat mencintai Alex . Satu-satunya cara yang bisa dilakukannya hanyalah membuat Alex berpisah dari Adel dan mempertanggungjawabkan perbuatannya pada Cindy .
" Terima kasih mami ... !! "
" Mami memang yang terbaik !! " lalu berdiri dan memeluk ibunya .
" Sama-sama sayang . "
" Mulai sekarang kau harus menuruti apa yang mami perintahkan , jika ingin mendapatkan Alex . Jangan melakukan hal gegabah , yang bisa membuatmu kehilangan pria itu selamanya . "
" Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya padamu ! " ucapnya sambil mengelus kepala Cindy .
" Baik mami ! " jawab Cindy tersenyum .
" Ini hanya akan menjadi rahasia kita berdua , jangan memberitahukannya pada siapapun . "
" Termasuk papimu , kau mengerti ! " lalu melepaskan pelukannya .
" Siap bos . "
" Ini bukanlah hal yang mudah , mami harus membuat rencana yang benar-benar matang . "
" Jangan sampai mereka dan papimu mengetahui bahwa kau rela melakukan hal itu untuk mendapatkan Alex , bisa hancur nama baik keluarga kita . "
" Kita harus melakukannya dengan cepat apalagi mami juga baru mengetahui , bahwa beberapa hari lagi keluarga Alex akan datang untuk melamar Adel . "
" Jadi mami juga sudah mengetahuinya ? "
" Iya , tadi papimu menelepon dan memberitahukannya pada mami . "
" Biarkan saja mereka bertunangan , tapi tidak akan kita biarkan mereka sampai menikah ! "
" Jadi rencana apa yang akan mami lakukan ? " tanya Cindy .
" kemarilah , mami akan menjelaskannya padamu ! "
Nyonya Marissa lalu membisikkan rencana yang akan mereka lakukan ditelinga Cindy , rencana untuk memisahkan Adel dan Alex .
. . . . .
Disebuah Hotel mewah 🏨
" Ting ... tong ... ! " bunyi bel kamar hotel yang ditekan Alex .
" Ceklek ... !! " pintu pun terbuka .
Tampak seorang wanita cantik berdiri menyambutnya dengan mengenakan lingerie yang tampak sangat seksi .
" Sayang ... "
( Hah , siapa lagi itu . 🤔 )
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .
Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004
__ADS_1
Terima kasih 🙏🙏🙏
❤❤❤