
" Happy Reading " 😊😊
Sebelumnya ...
" Ck ... jangan pikirkan dia ! "
" Aku punya cara sendiri untuk membungkam mulutnya itu ! "
" Ya sudah , aku pergi ! "
" Nanti aku akan transferkan uangmu ! " ucap Alex lalu melangkah keluar dari kamar Hotel itu dan menaiki lift untuk turun kelantai bawah .
" Baiklah baby , see you ! " jawab Bella senang .
Alex berada dilobby hotel mewah itu , menunggu pelayan mengambilkan mobil miliknya . Setelah mobilnya datang , diapun segera melajukan kendaraannya itu menuju kerumah Adel .
. . . . .
" Darling , bagaimana persiapan untuk menyambut kedatangan keluarga Alex nanti . Apakah sudah beres ? " tanya tuan Richard sambil memasangkan kancing dilengan kemejanya .
" Sudah sayang ! "
" Tidak banyak yang perlu kita persiapkan , karena ini hanya pertemuan kedua keluarga saja . "
" Baiklah . "
" Kapan rencananya acara pertunangan mereka ? "
" Apa Alex sudah memberitahukan tanggalnya ? "
" Belum sayang , mungkin setelah lamaran nanti ! " jawab Nyonya Rianti sambil memasangkan jas kebadan suaminya .
" Oh , baiklah ... ! "
" Aku tidak menyangka , jika sekarang putri ku itu sudah besar dan tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pintar . "
" Rasanya waktu begitu cepat berlalu , hingga sebentar lagi dia akan dilamar oleh seorang pria . "
" Ya sayang , kau benar . "
" Aku juga tidak menyangkanya . "
" Gadis itu bahkan sangat susah sekali untuk bangun pagi , tapi sebentar lagi dia akan dilamar . Aku bersyukur dia bisa mendapatkan Alex , pria yang begitu mencintai dan menyayanginya . Yang bisa menerima kekurangan maupun kelebihan Adel . Alex pria yang baik dan dia juga berasal dari keluarga baik-baik , sehingga kita tidak perlu mencemaskan kebahagiaan Adel lagi . "
" Ya , semoga saja darling . "
" Apa kau sudah selesai ? "
" Sudah . " jawab Tuan Richard .
" Darling !! " panggilnya .
" Ya ! "
" Mungkin minggu depan Tuan Oliver akan datang keperusahaan . Dia akan terlebih dulu meninjau beberapa cabang pabrik milik kita , sebelum melanjutkan rencana menjalin kerjasama dengan perusahaan dan menandatangani kontrak . "
" Oh ya ? "
" Yes darling . "
" Aku berharap tidak ada halangan dan mudah-mudahan kerjasama ini bisa segera terjalin . "
" Perusahaan kita akan semakin besar dan dipandang , jika bisa bekerjasama dengan perusahaan raksasa milik Tuan Oliver itu .
" Baiklah sayang , semoga kerjasama itu bisa tercapai . "
" Aku percaya padamu ! " sambung Nyonya Rianti tersenyum .
" Lagi pula itu sudah menjadi cita-citamu sejak lama , untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan Tuan Oliver itu . "
" Terimakasih darling ! " ucap Tuan Richard lalu mengecup kening istrinya itu .
" Untuk ... ? " tanya Nyonya Rianti .
" Untuk dukungan dan bantuan yang selama ini telah kau berikan padaku . "
" Ck ... ! "
" Apa yang kau katakan Ri ! "
" Aku hanya menemanimu saja selama ini , selebihnya itu adalah hasil dari kerja kerasmu . "
__ADS_1
" Hei ... itu benar darling ! "
" Kau tidak hanya menjadi istriku ! "
" Kau bisa menjadi teman , rekan , sahabat dan partner untuk ku . Kau mendukung dan menemaniku dalam segala hal selama ini , aku bisa menjadi seperti sekarang itu berkat dirimu . Kau bahkan memberikan 4 putri yang cantik dan 1 putra yang tampan untukku , itu anugerah yang terindah untukku . Aku benar-benar bahagia memilikimu darling . " ucapnya panjang lalu mendekap mesra tubuh istrinya itu .
" Oh My Richard ... ! "
" Aku juga bahagia memilikimu sayang . "
" Aku sangat beruntung memiliki suami yang sempurna sepertimu . "
" I love You darling . "
" I love You too Sayang . " ucap Nyonya Rianti didalam pelukan suaminya .
Beberapa saat mereka saling berpelukan , merasakan kehangatan dan cinta yang tak pernah pudar dari hubungan mereka . Lalu Nyonya Rianti pun melepaskan pelukannya perlahan .
" Ya sudah , ayo kita turun ! "
" Nanti anak-anak akan cemberut lagi , kalau kelamaan menunggumu . "
" Hahaha ... !! "
" Ya , kau benar ! "
" Baiklah ! "
" Ayo ! " ajak Tuan Richard .
Mereka lalu turun kelantai bawah dengan bergandengan tangan , disana tampak keempat anaknya telah duduk rapi bersiap untuk sarapan dan kurang Adel tentunya .
" Pagi ma ... pagi pa ... ! " sapa lili , el , nita dan jojo bersamaan .
" Pagi ... pagi sayang ... ! " jawab Tuan Richard dan Nyonya Rianti kompak .
" Kau makanlah duluan sayang , aku akan membangunkan Adel dulu . " ucap Nyonya Rianti pada suaminya saat mereka sudah berada didekat meja makan . Ia lalu berbalik , hendak menuju kekamar Adel untuk membangunkan putri tidur itu .
Tuan Richard yang melihat istrinya mau pergi itu pun menarik tangannya , membuat Nyonya Rianti menghentikan langkahnya dan menoleh kearahnya .
" Biarkan saja darling , kau makan saja dulu . "
" Aku ingin makan denganmu pagi ini , nanti saja bangunkan dia . "
Lalu mereka pun duduk dan memulai sarapan mereka dengan tenang .
Saat mereka sedang sarapan , tampak Romi datang dan melangkah menuju mereka .
" Selamat pagi Tuan ... Nyonya ! " sapanya .
" Pagi Romi ... ! " jawab Tuan dan Nyonya Jones bersamaan .
" Apa kau sudah sarapan ? " tanya Nyonya Rianti .
" Kalau belum , kau bisa sekalian ikut makan . " ucapnya lagi sambil menyendokkan nasi dan lauk ke atas piring suaminya .
" Terimakasih banyak atas tawarannya Nyonya ! "
" Tapi saya sudah sarapan dirumah tadi . "
" Ok baiklah . "
" Apa ada yang mau kau sampaikan Romi ? " tanya Tuan Richard sebelum memakan sarapannya .
" Ada tuan , ini mengenai perintah tuan kemarin ! "
" Baiklah , kau bisa menunggu diruanganku . "
" Nanti aku akan menemuimu ! "
" Baik Tuan ... ! " jawab Romi menundukkan kepala , lalu berbalik dan melangkah menuju keruang kerja majikannya itu .
Mereka melanjutkan sarapannya , setelah selesai sarapan Tuan Richard pergi menuju keruang kerjanya untuk menemui Romi . Tapi sebelum pergi dia berkata " Jo , kamu berangkat duluan saja . Papa akan berangkat terlambat ! "
" Baiklah pa ! " jawab jojo .
Nyonya Rianti dan keempat anaknya juga telah selesai sarapan , ia kemudian mengantarkan anak-anaknya menuju kedepan rumah . Dan mereka pun berangkat kesekolah setelah berpamitan kepada ibunya .
Nyonya Rianti lalu masuk kedalam rumah setelah mobil yang ditumpangi keempat anaknya berbelok dan menghilang dari pandangan , ia melangkah menuju kekamar Adel untuk membangunkan putri sulungnya itu .
" Hhhh ... lagi-lagi ... !! "
__ADS_1
" Kapan anak itu bisa bangun sendiri ! "
" Pagi hari bukannya segar , tapi malah membuatku lelah . " keluhnya .
" Aku berharap semoga pagi ini ada keajaiban , biar putri tidur itu bisa bangun sendiri . "
" Ck ... ! "
" Tidak ada salahnya berharapkan , walaupun sulit terkabulkan ! " ucapnya sambil terus melangkah .
( Nyonya Rianti lupa kalau ini bukan Cinderella , tapi putri tidur . Dan dalam cerita putri tidur itu tidak ada peri yang bisa membuat keajaiban , seperti dalam cerita Cinderella . 😁 )
Setelah berada dilantai atas didepan pintu kamar Adel , ia pun mengetuknya .
" Tok ... tok ... tok ... Del ... !! " panggilnya .
Tapi tak ada jawaban ...
Ia pun mengetuk pintu kamar itu untuk kedua kalinya " Tok ... tok ... tok ... Delll ... bangun ... sudah pagi sayang ! " panggilnya lagi , tapi tetap tak ada jawaban .
" Hhhh ... sepertinya keajaiban itu memang tak akan pernah terjadi pada gadis ini . "
Nyonya Rianti lalu memutar gagang pintu dan membukanya .
" Ceklek ... " pintu terbuka .
Ada yang berbeda dari ruangan itu pagi ini , ruangan itu tampak terang dan tak gelap seperti biasanya yang membuat Nyonya Rianti menjadi terheran-heran .
Ia lalu masuk dan melihat kesekeliling kamar , tampak tirai yang menutupi jendela besar dikamar itu sudah terbuka lebar . Membuat sinar matahari pagi , masuk menerangi keseluruh penjuru kamar .
" Jendelanya sudah terbuka ! "
" Siapa yang membukanya ! "
" Apa Adel ! "
" Apa Adel sudah bangun ? " gumamnya .
Nyonya Rianti melihat kearah ranjang . Benar saja , ranjang itu tampak kosong dan sudah terlihat rapi .
" Sudah rapi ... siapa yang merapikannya ? "
" Wah ... wah ... kemana putri tidur itu ? "
" Apa dia bangun sendiri ? "
Samar-samar ia mendengar suara rintikan air dari dalam kamar mandi , ia kemudian melangkah mendekati pintu dan menempelkan telinganya dipintu itu . Suara air itu semakin terdengar jelas , Nyonya Rianti pun heran .
Ia menjauhkan kepalanya dari pintu dan mulai bergumam sendiri .
" Apa itu Adel ? "
" Apa dia bangun sendiri ? "
" Apa aku salah masuk kamar ! " ucapnya lagi . Lalu membalikkan badannya dan memperhatikan dengan benar isi kamar itu , memastikan bahwa dia tidak salah masuk kamar .
" Tidak , aku tidak salah masuk kamar . Ini benar-benar kamar Adel ! "
" Tapi kenapa dia bisa bangun sendiri , ada apa ? "
Saat Nyonya Rianti sedang bergumul dalam pikiran dan keheranannya , terdengar suara pintu kamar mandi terbuka . Spontan ia melihat kearah pintu itu , ia kaget dan berteriak .
" Aaaaaaaaaaaaa ... ! " teriaknya .
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang . Mampir juga kekaryaku yang lain , bisa cek di profil .
Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004
__ADS_1
Terima kasih 🙏🙏🙏
❤❤❤