CINTA SUCI , Adel .

CINTA SUCI , Adel .
Bab 22 . Permohonan Keajaiban


__ADS_3

" Happy Reading " 😊😊


Sebelumnya ...


" Ck ... jangan pikirkan dia ! "


" Aku punya cara sendiri untuk membungkam mulutnya itu ! "


" Ya sudah , aku pergi ! "


" Nanti aku akan transferkan uangmu ! " ucap Alex lalu melangkah keluar dari kamar Hotel itu dan menaiki lift untuk turun kelantai bawah .


" Baiklah baby , see you ! " jawab Bella senang .


Alex berada dilobby hotel mewah itu , menunggu pelayan mengambilkan mobil miliknya . Setelah mobilnya datang , diapun segera melajukan kendaraannya itu menuju kerumah Adel .


. . . . .


" Darling , bagaimana persiapan untuk menyambut kedatangan keluarga Alex nanti . Apakah sudah beres ? " tanya tuan Richard sambil memasangkan kancing dilengan kemejanya .


" Sudah sayang ! "


" Tidak banyak yang perlu kita persiapkan , karena ini hanya pertemuan kedua keluarga saja . "


" Baiklah . "


" Kapan rencananya acara pertunangan mereka ? "


" Apa Alex sudah memberitahukan tanggalnya ? "


" Belum sayang , mungkin setelah lamaran nanti ! " jawab Nyonya Rianti sambil memasangkan jas kebadan suaminya .


" Oh , baiklah ... ! "


" Aku tidak menyangka , jika sekarang putri ku itu sudah besar dan tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pintar . "


" Rasanya waktu begitu cepat berlalu , hingga sebentar lagi dia akan dilamar oleh seorang pria . "


" Ya sayang , kau benar . "


" Aku juga tidak menyangkanya . "


" Gadis itu bahkan sangat susah sekali untuk bangun pagi , tapi sebentar lagi dia akan dilamar . Aku bersyukur dia bisa mendapatkan Alex , pria yang begitu mencintai dan menyayanginya . Yang bisa menerima kekurangan maupun kelebihan Adel . Alex pria yang baik dan dia juga berasal dari keluarga baik-baik , sehingga kita tidak perlu mencemaskan kebahagiaan Adel lagi . "


" Ya , semoga saja darling . "


" Apa kau sudah selesai ? "


" Sudah . " jawab Tuan Richard .


" Darling !! " panggilnya .


" Ya ! "


" Mungkin minggu depan Tuan Oliver akan datang keperusahaan . Dia akan terlebih dulu meninjau beberapa cabang pabrik milik kita , sebelum melanjutkan rencana menjalin kerjasama dengan perusahaan dan menandatangani kontrak . "


" Oh ya ? "


" Yes darling . "


" Aku berharap tidak ada halangan dan mudah-mudahan kerjasama ini bisa segera terjalin . "


" Perusahaan kita akan semakin besar dan dipandang , jika bisa bekerjasama dengan perusahaan raksasa milik Tuan Oliver itu .


" Baiklah sayang , semoga kerjasama itu bisa tercapai . "


" Aku percaya padamu ! " sambung Nyonya Rianti tersenyum .


" Lagi pula itu sudah menjadi cita-citamu sejak lama , untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan Tuan Oliver itu . "


" Terimakasih darling ! " ucap Tuan Richard lalu mengecup kening istrinya itu .


" Untuk ... ? " tanya Nyonya Rianti .


" Untuk dukungan dan bantuan yang selama ini telah kau berikan padaku . "


" Ck ... ! "


" Apa yang kau katakan Ri ! "


" Aku hanya menemanimu saja selama ini , selebihnya itu adalah hasil dari kerja kerasmu . "

__ADS_1


" Hei ... itu benar darling ! "


" Kau tidak hanya menjadi istriku ! "


" Kau bisa menjadi teman , rekan , sahabat dan partner untuk ku . Kau mendukung dan menemaniku dalam segala hal selama ini , aku bisa menjadi seperti sekarang itu berkat dirimu . Kau bahkan memberikan 4 putri yang cantik dan 1 putra yang tampan untukku , itu anugerah yang terindah untukku . Aku benar-benar bahagia memilikimu darling . " ucapnya panjang lalu mendekap mesra tubuh istrinya itu .


" Oh My Richard ... ! "


" Aku juga bahagia memilikimu sayang . "


" Aku sangat beruntung memiliki suami yang sempurna sepertimu . "


" I love You darling . "


" I love You too Sayang . " ucap Nyonya Rianti didalam pelukan suaminya .


Beberapa saat mereka saling berpelukan , merasakan kehangatan dan cinta yang tak pernah pudar dari hubungan mereka . Lalu Nyonya Rianti pun melepaskan pelukannya perlahan .


" Ya sudah , ayo kita turun ! "


" Nanti anak-anak akan cemberut lagi , kalau kelamaan menunggumu . "


" Hahaha ... !! "


" Ya , kau benar ! "


" Baiklah ! "


" Ayo ! " ajak Tuan Richard .


Mereka lalu turun kelantai bawah dengan bergandengan tangan , disana tampak keempat anaknya telah duduk rapi bersiap untuk sarapan dan kurang Adel tentunya .


" Pagi ma ... pagi pa ... ! " sapa lili , el , nita dan jojo bersamaan .


" Pagi ... pagi sayang ... ! " jawab Tuan Richard dan Nyonya Rianti kompak .


" Kau makanlah duluan sayang , aku akan membangunkan Adel dulu . " ucap Nyonya Rianti pada suaminya saat mereka sudah berada didekat meja makan . Ia lalu berbalik , hendak menuju kekamar Adel untuk membangunkan putri tidur itu .


Tuan Richard yang melihat istrinya mau pergi itu pun menarik tangannya , membuat Nyonya Rianti menghentikan langkahnya dan menoleh kearahnya .


" Biarkan saja darling , kau makan saja dulu . "


" Aku ingin makan denganmu pagi ini , nanti saja bangunkan dia . "


Lalu mereka pun duduk dan memulai sarapan mereka dengan tenang .


Saat mereka sedang sarapan , tampak Romi datang dan melangkah menuju mereka .


" Selamat pagi Tuan ... Nyonya ! " sapanya .


" Pagi Romi ... ! " jawab Tuan dan Nyonya Jones bersamaan .


" Apa kau sudah sarapan ? " tanya Nyonya Rianti .


" Kalau belum , kau bisa sekalian ikut makan . " ucapnya lagi sambil menyendokkan nasi dan lauk ke atas piring suaminya .


" Terimakasih banyak atas tawarannya Nyonya ! "


" Tapi saya sudah sarapan dirumah tadi . "


" Ok baiklah . "


" Apa ada yang mau kau sampaikan Romi ? " tanya Tuan Richard sebelum memakan sarapannya .


" Ada tuan , ini mengenai perintah tuan kemarin ! "


" Baiklah , kau bisa menunggu diruanganku . "


" Nanti aku akan menemuimu ! "


" Baik Tuan ... ! " jawab Romi menundukkan kepala , lalu berbalik dan melangkah menuju keruang kerja majikannya itu .


Mereka melanjutkan sarapannya , setelah selesai sarapan Tuan Richard pergi menuju keruang kerjanya untuk menemui Romi . Tapi sebelum pergi dia berkata " Jo , kamu berangkat duluan saja . Papa akan berangkat terlambat ! "


" Baiklah pa ! " jawab jojo .


Nyonya Rianti dan keempat anaknya juga telah selesai sarapan , ia kemudian mengantarkan anak-anaknya menuju kedepan rumah . Dan mereka pun berangkat kesekolah setelah berpamitan kepada ibunya .


Nyonya Rianti lalu masuk kedalam rumah setelah mobil yang ditumpangi keempat anaknya berbelok dan menghilang dari pandangan , ia melangkah menuju kekamar Adel untuk membangunkan putri sulungnya itu .


" Hhhh ... lagi-lagi ... !! "

__ADS_1


" Kapan anak itu bisa bangun sendiri ! "


" Pagi hari bukannya segar , tapi malah membuatku lelah . " keluhnya .


" Aku berharap semoga pagi ini ada keajaiban , biar putri tidur itu bisa bangun sendiri . "


" Ck ... ! "


" Tidak ada salahnya berharapkan , walaupun sulit terkabulkan ! " ucapnya sambil terus melangkah .


( Nyonya Rianti lupa kalau ini bukan Cinderella , tapi putri tidur . Dan dalam cerita putri tidur itu tidak ada peri yang bisa membuat keajaiban , seperti dalam cerita Cinderella . 😁 )


Setelah berada dilantai atas didepan pintu kamar Adel , ia pun mengetuknya .


" Tok ... tok ... tok ... Del ... !! " panggilnya .


Tapi tak ada jawaban ...


Ia pun mengetuk pintu kamar itu untuk kedua kalinya " Tok ... tok ... tok ... Delll ... bangun ... sudah pagi sayang ! " panggilnya lagi , tapi tetap tak ada jawaban .


" Hhhh ... sepertinya keajaiban itu memang tak akan pernah terjadi pada gadis ini . "


Nyonya Rianti lalu memutar gagang pintu dan membukanya .


" Ceklek ... " pintu terbuka .


Ada yang berbeda dari ruangan itu pagi ini , ruangan itu tampak terang dan tak gelap seperti biasanya yang membuat Nyonya Rianti menjadi terheran-heran .


Ia lalu masuk dan melihat kesekeliling kamar , tampak tirai yang menutupi jendela besar dikamar itu sudah terbuka lebar . Membuat sinar matahari pagi , masuk menerangi keseluruh penjuru kamar .


" Jendelanya sudah terbuka ! "


" Siapa yang membukanya ! "


" Apa Adel ! "


" Apa Adel sudah bangun ? " gumamnya .


Nyonya Rianti melihat kearah ranjang . Benar saja , ranjang itu tampak kosong dan sudah terlihat rapi .


" Sudah rapi ... siapa yang merapikannya ? "


" Wah ... wah ... kemana putri tidur itu ? "


" Apa dia bangun sendiri ? "


Samar-samar ia mendengar suara rintikan air dari dalam kamar mandi , ia kemudian melangkah mendekati pintu dan menempelkan telinganya dipintu itu . Suara air itu semakin terdengar jelas , Nyonya Rianti pun heran .


Ia menjauhkan kepalanya dari pintu dan mulai bergumam sendiri .


" Apa itu Adel ? "


" Apa dia bangun sendiri ? "


" Apa aku salah masuk kamar ! " ucapnya lagi . Lalu membalikkan badannya dan memperhatikan dengan benar isi kamar itu , memastikan bahwa dia tidak salah masuk kamar .


" Tidak , aku tidak salah masuk kamar . Ini benar-benar kamar Adel ! "


" Tapi kenapa dia bisa bangun sendiri , ada apa ? "


Saat Nyonya Rianti sedang bergumul dalam pikiran dan keheranannya , terdengar suara pintu kamar mandi terbuka . Spontan ia melihat kearah pintu itu , ia kaget dan berteriak .


" Aaaaaaaaaaaaa ... ! " teriaknya .


Bersambung ...


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang . Mampir juga kekaryaku yang lain , bisa cek di profil .


Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004

__ADS_1


Terima kasih 🙏🙏🙏


❤❤❤


__ADS_2