
"pak nanang..bi ijah..apakah belum cerita ke mama"tanya yuri
"belum non...kemarin nyonya ani selalu sibuk"ucap bi ijah
"ma ayo masuk dulu"ucap yuri membawa mamanya manjauh dari layla
Sedangkan layla digendong oleh min ik untuk beristirahat dikamar nya.
"ma jadi begini waktu mama tidak pulang karena badai,malam itu kak layla mendapat teror dari seseorang yang tidak diketahui identitas nya"ucap yuri
"teror..teror seperti apa?"tanya mama ani
"kami semua belum tau lengkapnya seperti apa tapi yang pasti org itu menulis sebuah kalimat dikaca kak layla yang retak dengan chat merah"ucap yuri
"apa tulisannya"tanya mama ani lagi
"pergi atau kau ku bunuh"jawab yuri
"siapa yang berani menulis itu"ucap mama ani
"aku tidak tahu,tapi aku mencurigai elis "ucap yuri
__ADS_1
"tidak mungkin elis mama baru dapat kabar dari papa nya mereka telah sampai diswis bahkan elis juga sudah mulai berkencan dengan lelaki lain papa nya juga mengirimkan fotonya"ucap mama ani
"entah lah aku juga tidak boleh sembarangan menuduh karena aku belum mempunyai bukti yang kuat"ucap yuri
Setelah mengetahui semuanya mama ani pun mengganti pakaiannya.
beberapa minggu dilewati layla semakin membaik bahkan kata dokter ketakutannya terhadap kaca retak dan kesunyian mulai teratasi namun,gelap suara seram dan warna merah masih sangat menjadi ketakutannya.
dan semenjak saat itu min ik memutuskan agar perusahaan layla dan perusahaannya digabungkan saja karena layla mungkin tidak dapat mengurus perusahaannya sampai memang dia benar-benar pulih dan ketakutannya itu hilang.
masuk hari libur.Min ik melibur kan semua kariawan dikantornya,dan dia meminta izin kepada ibunya untuk membawa layla liburan ke setiap negara karena min ik tau bagaimana mengatasi ketakutan layla ini.
#BERANGKAT#
"Paman bibi jangan lupa bawa oleh-oleh ya untuk miko dan miya"ucap miya
"baiklah..."ucap min ik
"miko miya saat bibi pulang kalian harus menjadi anak yang pintar ya"ucap layla dengan lemas
"iya bi,dan saat bibi pulang miya mau satu oleh-oleh yang spesial"ucap miya
__ADS_1
"apa itu sayang"tanya layla
"bibi..."ucap miya membuat layla dan semua yang mendengarnya kebingungan
"apa maksudmu miya"tanya yuri mama nya
"aku ingin saat bibi pulang..hanya satu bibi dan paman pulang dengan selamat dan bibi juga sudah sehat"ucap miya
"miya baiklah bibi akan pulang dengan keadaan sehat"ucap layla dan memeluk miya
"miya sayang bibi"ucap miya
"bibi juga sayang miya"ucap layla
dan mereka saling berpelukan,tak lama layla dan juga min ik sudah harus berangkat ke bandara,tujuan pertama mereka adalah china.
min ik memilih china karena...china mengoleksi banyak warna merah,hampir barang kain atau baju mereka berwarna merah bahkan aksesoris dan lainnya banyak berwarna,dan min ik ingin menunjukkan pada layla bahwa warna merah atau apa pun berbaur dengan merah itu bukan lah hal yang berbahaya.
Min ik tau cara menyembuhkan ketakutan layla dia akan menggunakan metoda.
"jika mempunyai ketakutan maka cara menghilangi ketakutan itu adalah dengan melawan ketakutan itu sendiri"metode yang min ik gunakan.
__ADS_1