
*****
Setelah mengetahui semuanya dan mengetahui siapa pembunuh papa nya,min ik dan layla pulang kerumah untuk mengabari mama,serta adik mereka.
****
Sesampai nya dirumah mereka disambut oleh mama ani dengan senyuman.
"eh..kalian sudah pulang..tunggu mama ambil minum kalian pasti lelah"ucap mama ani dan pergi ke belakang.
Bersamaan dengan hal itu,araya dan yuri turun dari kamar atas.
"kakak udh pulang..bagaimana hasilnya"ucap yuri
"hmm..nanti kita bicarakan setelah ada mama"ucap min ik
"dimana miya dan miko"tanya layla
"tenang lah mereka sedang tidur siang"ucap yuri
"araya urusan kantor telah selesai"ucap min ik
"belum semua tapi aku membawa kerjaan nya kerumah,biar nanti ku lembur dirumah ditemani istri ku"ucap araya
"ih..aku gak mau tidur malam"ucap yuri
"ayolah sayang nanti ku kasih jata deh"ucap min ik
__ADS_1
Yuri tersenyum malu dan berkata"baiklah aku tak bisa menolak nya"
Mereka pun tersenyum dan mama ani datang dari dapur membawa kan minuman untuk mereka.
"terima kasih ma"ucap layla
"apakah kalian berdua sudah makan?"tanya mama ani
"sudah kami makan dijalan tadi"ucap layla
"bagus lah.."ucap mama ani
"oh ya ma sebenarnya ini saat yang bagus karena ada yuri dan araya dan lagi anak anak sedanh tidur,jadi aku akan memberi tahu.."ucap min ik yang terhenti karena mengeluh kepalanya tiba-tiba sakit.
"aduh...min ik..nanti dulu kepala mama sakit..."ucap mama ani dan terjatuh tak sadar kan diri
******
"dok bagaimana keadaan mama,mama tidak kenapa napa kan?"tanya yuri
"tenang lah ... mama anda hanya kelelahan dan masih stres dan saya saran kan agar dia tidak banyak pikiran dulu,karena keadaan nya masih tidak fit"ucap dokter itu
"baiklah dok terima kasih"ucap layla
"ya sama..sama ini obat nya suruh mama anda memakan nya 3×1 ya jangan sampai kurang"ucap dokter itu dan keluar dari kamar itu.
"mama memikirkan apa kenapa mama jadi seperti ini,mama lemah semenjak papa meninggal"ucap yuri
__ADS_1
"dan pasti tak lain dan tak bukan mama sangat merindukan papa dan dia pasti masih memikirkan papa"ucap min ok
"kakak benar..mama pasti berat menerima cobaan ini namun dia selalu berusaha kuat dan berdiri tegak didepan kita"ucap yuri dan memeluk dan mencium mama nya
"aku selalu tersenyum bahagia karena masuk keluarga ini dan oleh satu orang itu aku mau selalu ada disini yang itu mama ani,oranh yang menganggap ku anak nya,dia memang sosok pahlawan sosok super hero yang sebenarnya"ucap layla dan memeluk mama ani
"mama kuat karena ada kalian"ucap mama ani yang ternyata telah sadar
"mama..mama baik baik saja?"tanya min ik
"tenanglah mama hanya kelelahan"ucap mama ani
"Min ik apa yang ingin kau katakan tadi?"tanya mama ani
"tidak..tidak jadi nanti mama kepikiran,dan kata dokter mama tidak boleh banyak pikiran dulu"ucap min ik
"sudah lah tidak papa,cepat katakan?"tanya mama ani dan memaksa min ik untuk menyampaikan apa yang tertunda tadi.
"sebenarnya min ik dan layla telah tau pembunuh papa"ucap min ik
"siapa dia?"tanya mama ani
"dia adalah...."ucap min ik bingung harus mengatakan ini atau tidak pada mama nya namun tanpa pikir panjang layla langsung mengatakannya
"OM JORDAN AYAH DARI ELIS"ucap layla
membuat semua yang mendengar sangat lah terkejut dan tak menyangka dia pembunuhnya.
__ADS_1