
"Min ik masalah kita sekarang telah selesai"ucap layla yang berjalan berdua disekitar penginapan mereka
"ya aku sedikit lega..namun kamu tau...apa yang membuat ku tambah lega"ucap min ik
"apa itu??"tanya layla bingung
"kamu..."ucap min ik singkat
"aku maksud mu apa?"tanya layla tak mengerti
"layla mungkin ini terlihat konyol namun apalah cinta memang tidak dapat ditebak"ucap min ik
Membuat layla tak paham sama sekali namun layla terkejut tiba-tiba min ik berlutut didepannya dan mengungkapkan perasaannya yang teramat amat dalam pada layla.
"layla mungkin dulu kita hanya sebatas sandiwara atau ekting agar aku tidak jadi dijodohkan namun kini cinta itu terus berkembang dan sekarang cinta itu membangun rumah cinta untuk hatimu tinggali didalam hatiku..Dan sekarang hati ku sedang menunggu kedatanganmu"ucap min ik
"jadi maksud mu"tanya layla
"ya..maukah kau menjalani hubungan yang serius dengan ku,yaitu dengan menjadi tunangan ku dan sekarang bukan hal palsu namun sebuah keaslian karena aku sangat mencintai mu,jadi aku butuh kepastian juga dari mu(mengeluarkan cincin dari saku nya) jika kau menerima ku katakan lah iya namun jika tidak kau boleh membuang cincin ini"ucap min ik yang sangat cemas dengan jawaban layla
__ADS_1
Layla pun mengambil cincin itu,yang membuat min ik berpikir dia akan membuang cincin itu,min ik pun berdiri namun sangat ingin berbalik dia melihat layla memakai cincin itu dan berkata pada min ik"aku juga sangat mencintai mu"ucap layla membuat min ik sangat terharu dia mengangkat tubuh layla memutarkannya dan memeluk erat dan akhirnya mencium layla dengan sangat bahagia.
Namun tanpa mereka sadari mama mereka telah sejak tadi melihat mereka berdua dari atas kamar hotel mereka.Mama ani sangat senang bahwa anak nya bisa serius pada seorang perempuan.
Namun bukan mama ani saja yang memperhatikan mereka sejak tadi,ada satu orang juga yang sangat membenci layla dan mencintai min ik memantau mereka dari balik pohon tak jauh dari sana.Dia sangat kesal melihat apa yang dilakukan min ik dan layla.
"lihat saja tak akan ku biarkan keluarga kalian hidup dengan kebagiaan,karena kalian hidup keluarga ku hancur maka dari itu kalian harus merasakan hal yang sama dan mulai saat ini tak ada lagi yang namanya kasih sayang"ucap elis dengan nada kesalnya
Setelah hari itu min ik,layla dan juga mama ani pun pulang ke indonesia.
"paman,bibi,nenek"ucap miya dan miko berlari saat min ik layla dan juga mama ani telah sampai dibandara indonesia
"miko dan miya juga bi.."ucap miko dan miya
yuri yang melihat anak-anaknya itu dia sangat bahagia,karena miko dan miya tumbuh menjadi anak yang ramah.Namun saat memperhatikan miko dan miya bersama layla,yuri malah salah fokus dengan cincin di jari manis kak layla.
"apakah kak min ik melamar kak layla ya.."pikir yuri
"hmmm...
__ADS_1
sepertinya ada yang sedang bahagia ni"ucap yuri
"apa maksud mu sayang?"tanya araya yang tak mengerti
"tuh...kamu lihat dijari manis kak layla ada sebuah cincin sepertinya baru sudah ada yang ngelamar"ucap yuri
"benarkah..."ucap araya dan menujukan matanya kepada kedua kakaknya itu yang terlihat malu malu
"iya benar..mama sendiri yang melihat kakak mu menyatakan perasaan yang terdalam nya kepada layla dan memberi cincin itu"ucap mama ani yang memang menyaksikan momen bersejarah menurutnya.
"kapan mama melihat"gumam min ik dan layla
"udh lah jangan malu-malu lagi mama melihat kalian dari jendela kamar mama"ucap mama ani
Membuat min ik tambah malu dan pipi mereka berdua menjadi merah.
"ciee...cieee
yang sebentar lagi ada yang mau menyusul ku"ucap salah seorang lelaki yang tak lain sahabat min ik jinyoung bersama dengan anak dan istrinya.
__ADS_1
terim kasih...boleh kasih saran,kritik atau pun jika ada yang mau ditanyakan.