
Karena gedung itu memiliki area yang cukup luas polisi pun bersama layla dan min ik memutuskan untuk berpencar.
"sayang kau tidak papa sendiri"ucap min ik
"iya ini agar kita bisa cepat menangkap penjahat itu"ucap layla
"baiklah jika ada apa-apa kau telpon aku ya"ucap min ik
Layla hanya menjawab dengan senyuman manis.Min ik pergi ke arah berlawanan dengan min ik.
Namun karena layla merasa penjahat nya akan kembali lagi ke tempat miko dan miya disekap,layla pun memutuskan untuk kembali keruangan teratas digedung itu di mana miko dan miya ditemukan disana.
"hmmm tidak ada apa apa disni"mengecek seluruh sudut ruangan,namun memang sepertinya tidak ada apa apa.
Tak lama saat ingin keluar tiba tiba pintu ruangan itu tertutup dengan sendirinya.
"Ada apa ini...yang diluar tolong...apakah ada orang...tolong"ucap layla menjerit meminta pertolongan karena terkunci diruangan itu.
Dia pun menelpon min ik untuk meminta pertolongan
layla"halo sayang tolong aku,aku terkunci diruangan atas gedung ini,ditempat kita menemukan miko dan miya"
min ik"kenapa kau kesana...baiklah tunggu aku,kamu jangan melakukan hal yang nekat"
__ADS_1
layla"tadi aku kira penjahatnya.."namun kata kata layla terhenti saat melihat orang yang keluar dari lemari yang berada didepan nya
"ELIS..."
"Kenapa terkejut"ucap elis
"elis..kenapa...sayang kau kenapa.."ucap min ik yang mendengar pembicaraan layla dengan seseorang yang terdengar seperti elis.Namun tak lama panggilan mereka berakhir karena sakin terkejutnya layla sampai tak sengaja menjatuh kan handphone nya
"sayang...kau kenapa...sayang"min ik yang panik segera menyuruh polisi untuk berkumpul dan pergi keruangan atas gedung untuk mengecek keadaan layla
******
"sudah lama ya setelah kejadian itu"ucap elis
"iya..aku yang menculik miko dan miya dan melukai mereka...kenapa?"ucap elis dengan nada cukup keras
"elis kenapa kau melukai anak kecil yang tak bersalah"ucap layla
"kenapa, kau pikir semenjak ada kau didunia ku,kau menghancurkan semuanya,jika saja kau tak datang dan tak menjadi pacar min ik mungkin saja aku telah bahagia bersama min ik dan tak akan ada masalah ini"ucap elis membuat layla merasa bersalah dan mengeluarkan air mata kesedihannya
"kau salah"ucap min ik dari belakang elis
"min ik..."ucap elis terkejut
__ADS_1
"saat itu aku dan layla hanya lah pacar bohongan karena aku ingin menolak perjodohan itu, dan walau layla tak datang..atau menjadi pacar ku aku juga tidak akan pernah menerima mu menjadi istri dan calon ibu dari anak anak ku,karena aku merasa kau belum pantas untuk itu,intinya aku tidak pernah mencintai mu"ucap min ik
"kak min ik bohong kakak pernah menceritakan sebuah cerita pada ku hingga aku tertidur dan menggendong ku kekamar apakah itu bukan kasih sayang"ucap elis
"iya itu kasih sayang,namun hanya sebatas aku menganggap mu seperti yuri adik ku aku menyukai mu karena kau lebih kecil dari ku dan aku menyayangi mu sebagai adik ku tak lebih"ucap min ik membuat hati elis kesal dan meluapkan nya pada layla
"ini semua karena mu karena mu..."ucap elis dan berlari dan mengarah kan pisau keperut layla
"layla lari.."ucap min in namun kaki layla lemas dia masih merasa sangat bersalah
Dengan sigap min ik berlari sekencangnya dan menghadang elis untuk menyakiti layla,hingga yang tertusuk adalah min ik.
"apa...kak min ik...kak maaf kan aku"ucap elis dan menjatuh kan pisau nya dan seketika layla tersadar dan memeluk min ik
"min ik maaf ini salah ku kalau saja aku tidak termenung maaf kan aku"ucap layla dan berdiri untuk mencari bantuan namun elis menahan kakinya
"ini salah mu kak min ik mungkin akan mati aku tidak ikhlas lebih baik kau saja yang mati"ucap elis dan menusuk layla dengan pisau yang sama,karena tak sempat menghindar layla tertusuk dengan pisau yang masih menancap diperut.
"rasakan itu kau akan mati"ucap elis dan mencabut pisau itu
Layla terjatuh,min ik yang setengah sadar termenung dengan apa yang ia lihat.
"layla...bertahan lah kita berdua pasti selamat"ucap min ik sampai akhirnya mereka tak sadarkan diri.
__ADS_1
Namun untung lah polisi cepat datang dan menangkap elis serta membawa min ik dan layla kerumah sakit.