
Setelah sampai diswis layla dan mama nya langsung berbaring dikasur dan tertidur dengan pulas nya.Namun,tidak dengan min ik yang duduk dan memandang keluar jendela kamar hotelnya.
"Lihat saja besok adalah akhir dari semua nya tidak akan ku biarkan anda bahagia"ucap min ik
Dia pun beristirahat agar besok dia bisa fokus dan tidak kelelahan.
******
Matahari terbit dengan cerah dinegara itu.Min ik,layla dan juga mama ani bersiap untuk pergi kekantor polisi mengadukan semua ini dan bersama pergi kerumah om jordan untuk menangkapnya.Min ik masih ingat betul dengan rumah om jordan.
"Pak ini rumah orang yang membunuh papa saya"ucap min ik kepada para polisi
Polisi pun menekan bel rumah itu namun tidak ada satu orang pun yang membukakan gerbang rumah itu,terpaksa polisi memanjat dan membuka paksa gerbang itu dengan merusak gembok gerbang itu dari dalam.
Mendengar keributan yang terjadi dirumahnya elis keluar dengan mengenakan baju tidur.
"ada apa ini..."ujar elis terkejut dengan sekumpulan polisi dan min ik,layla dan juga tante ani yang datang bersamaan.
"Maaf nona mengganggu pagi anda namun kami ingin membawa ayah anda ke kantor untuk dimintai ketengrangan atas pembunuhan berencana yang dia lakukan kepada pengusaha besar di Asia tenggara PAK JUNG SO KHEY"ucap salah seorang polisi
"apa tidak mungkin ayah membunuh rekan nya sendiri"ucap elis
"rekan...ayah mu itu adalah orang yang tak tahu terima kasih"ucap min ik
"apa yang terjadi sayang bukan nya kita akan menikah"ucap elis berusaha mengalih kan perhatian para polisi
__ADS_1
"heh...menikah...
MIMPI KAMU siapa yang mau menikah dengan anak orang yang tak tau diri"ucap min ik dan mendorong elis hingga terjatuh
"min ik tahan emosi mu"ucap layla menenangkan min ik
"kalian lah keluarga yang tak tahu diri kalian adalah keluarga terkutuk"ucap elis
"maaf nona jangan mengulur dan menghabiskan waktu kami dimana ayah anda"ucap polisi itu
Dan tak lama karena tak tahan dengan keributan itu om jordan pun mendatangi keributan itu dengan menggunakan pakaian rapi seperti ingin pergi bekerja.
"ada apa ini..."ucap om jordan yang tampak tidak ada rasa bersalah sedikit pun
"Ini dia biang kerok nya..."ucap min ik kesal dengan wajah om jordan yang tak ada rasa takut atau pun menyesal
"Om jangan pura pura tidak tahu ya.."ucap min ik
"maksud mu apa saya benar benar tidak tahu"ucap om jordan
"masih pura pura tidak tahu ha..."ucap min ik dan meluapkan emosinya dengan menendang kursi didepannya
"hey..ini kediaman saya jangan bersikap tidak sopan seperti itu dasar tidak punya etika"ucap om jordan memaki min ik
"tak punya etika...anda lebih BURUK dari saya,yang membunuh orang yang telah membantu anda dalam kesusahan...apakah anda memiliki MORAL...."ucap min ik dengan suara lantang
__ADS_1
Medengar itu elis dan om jordan hanya diam mematung,namun om jordan masih berusaha bersikap biasa saja agar tidak terlihat mencurigakan.
"saya tidak mengerti maksud anda"ucap om jordan
"om jordan tidak perlu menutupi kesalahan om lagi karena kami telah memiliki bukti yang sangat kuat bahwa om lah yang membunuh paman khey"ucap layla
"kau gadis sok tau diam saja"ucap om jordan
"aku bukan gadis sok tau namun aku memiliki bukti"ucap layla dan mengeluarkan topeng ya ia temukan
"topeng ini punya om bukan"ucap layla
"bagaimana mungkin..itu bukan topeng ku"ucap om jordan
"benarkah..?"ucap layla dan mengeluarkan bukti penting nya,dia menunjukkan rekaman cctv dimana om jordan membuang jasad papa min ik setelah ia menusuk nya sampai mati.
"itu..bukan om jordan"ucap layla saat penjahat di rekaman itu membuka topeng nya"dan ini bukan topeng om jordan"sambung layla dan melempar topeng itu pada om jordan.
"karena bukti ini sudah sangat kuat anda terpaksa kami bawa kekantor polisi"ucap pak polisi dan memborgol tangan pak jordan dan membawanya kekantor polisi setempat.Namun sebelum dibawa om jordan berbisik pada elis.
"balas kan dendam papa"
Elis terdiam dan berkata pada dirinya"anak mu ini akan melanjutkan semuanya pa dan membuat keluarga mereka hancur".
*******
__ADS_1
Setelah semua bukti terkumpul dan om jordan telah mengakui semuanya , dia dijatuhi hukuman mati akibat pembunuhan berencana atas orang besar diasia tenggara itu.
Dengan itu keluarga min ik merasa lega penjahat yang membunuh ayah nya telah tertangkap , namun tidak untuk elis,elis akan melanjutkan rencana ayahnya menghancurakan keluarga min ik dan membunuh semua keturunan nya agar tidak ada lagi namanya keluarga min ik atau pun keturunan mereka Dan membuat dirinya bisa bahagia dengan memenuhi keinginan sang ayah yang belum terpenuhi.