
Min ik hanya bisa pasrah dia harus melepas hatinya untuk seseorang...
namun siapa seseorang itu dia tidak boleh sembarangan memilih perempuan karena bisa saja perempuan itu berniat yang tidak-tidak.
Min ik mulai berpikir siapa kah orang yang pantas untuk nya.
Dia pun menelpon jinyoung dan meminta saran darinya.
"halo sobat...tumben nelpon biasanya kamu sibuk ada apa"tanya jinyoung
"bisa ketemu gak...soalnya gak enak kalau bicara melalui handphone"ucap min ik
"bisa kapan?"tanya jinyoung
"siang nanti ke tunggu di kafe X"ucap min ik dan mengakhiri pembicaraan mereka di handphone
"baiklah..."ucap jinyoung namun min ik telah mengakhiri pembicaraan mereka.
"ada apa dengan anak itu..."batin jinyoung
min ik pun bersiap untuk pergi kekantor dan saat jam makan siang dia akan pergi menemui jinyoung.
"min ik..."sapa layla
"ada apa.."jawab min ik
__ADS_1
"apakah kau benar akan mencari pasangan dalam waktu 3 hari..itu tidak mudah"ucap layla
"iya tapi bagaimana aku tidak mau menikah dengan elis yang lebih muda 10 tahun dari ku"ucap min ik
"lalu..bagaimana"ucap layla
"entah lah..aku akan melihat untuk kedepannya akan kah ada wanita yang menyukai ku"ucap min ik
"hmmm...begitu kah baiklah setera kau saja aku duluan mau pergi kekantor"ucap layla dan berjalan keluar rumah namun min ik menahannya.
"eeeettt....tunggu...mulai sekarang kau harus menuruti apa kata ku jadi pergi kekantor bersama ku"ucap min ik
"baik pak bos"ucap layla yang pasrah dengan apa yang ada
Mereka pun pergi kekantor bersama.
~kantor layla~
"oke...nanti pulang aku jemput dan makan siang juga aku akan kesini kita makan bersama"ucap min ik
"siap...aku akan menunggu mu"ucap layla dan min ik pun pergi kekantor nya.
"kenapa saat aku bersama nya aku merasa nyaman aman dan senang dan saat di pergi jauh aku merasa separuh hati ku telah hilang..apakah aku menyukai nya...ahhhg...layla kenapa kau bisa suka sama min ik...tidak..tidak boleh"gumam layla dan masuk kekantornya.
waktu terus berlalu dan tiba lah waktu makan siang,min ik pergi untuk menjemput layla.
__ADS_1
"ayo kita makan siang"ucap min ik saat telah sampai dikantor layla.
"baiklah"jawab layla dan masuk kedalam mobil uang dikendarai oleh min ik
saat sampai di kafe tempat jinyoung dan min ik janjian terlihat jinyoung telah menunggu min ik di salah satu meja yang telah dipesan nya.
"halo...sobat"ucap jinyoung saat melihat sahabat nya itu telah sampai
"siapa ini"tanya jinyoung
"dia layla...kakak dari suami adik ku"jawab min ik
"oh...dia cantik juga sayang nya aku telah mempunyai kekasih"ucap jinyoung
"eee..apa maksud mu"ucap min ik
"hahaha...hanya bercanda..layla kenalin aku jinyoung sahabat min ik sejak SMP"ucap jinyoung
"halo..aku layla"jawab layla
mereka berbincang-bincang sekaligus memakan pesanan yang telah mereka pesan.
Layla terlihat cepat akrab dengan jinyoung dan keakraban mereka terlihat dari layla yang selalu bertanya pada jinyoung tentang privasi nya atau pun tentang min ik.
Min ik sebenarnya melarang min ik untuk membahas tentang dirinya namun layla memaksa mereka berbincang dengan senang nya hingga masuk lah kepokok pembicaraan mereka.
__ADS_1