
"Min ik kau tidak menjemput miko dan miya??"tanya layla yang sudah sangat khawatir
"tidak aku sedang ada rapat jadi tidak sempat menjemput mereka,apakah mereka belum pulang?"tanya min ik
"belum...aku juga heran ku kira kau menjemput mereka"ucap layla
"hah...
yang benar saja"ucap min ik
"bagaimana ini min ik"ucap layla mengigit jari karena telah kebingungan dicampur rasa khawatir dari dirinya akan keadaan miko dan miya sekarang.
"kau sudah kesekolah mereka?"tanya min ik
"aku baru dari sana,dan pak satpam bilang miko dan miya dijemput oleh seseorang dengan mobil berwarna hitam,dan ku kira itu kamu"ucap layla
"enggak aku beneran sejak tadi di kantor...coba kau telusuri dulu didekat Sekolah miko dan miya mungkin saja itu teman dekat yuri atau araya yang melihat mereka...kau jangan panik..aku akan segera selesai dan kita akan mencari miko dan miya bersama"ucap min ik
"baiklah aku akan cari didekat sekolah mereka dulu"ucap layla dan mengakhiri percakapan mereka.dan mulai mencari miko dan miya disekitar TK mereka.
"miko miya kalian dimana"ucap layla pada dirinya yang sudah sangat cemas,dia merasa tak bisa menjalankan amanat dengan baik.
"miko miya..."jerit layla ditengah keramayan.
__ADS_1
namun tak kunjung ada yang menyahutnya.
Hingga dia bertemu dengan istri dari sahabat dekat min ik yaitu jinyoung yang bernama nahayoun bersama dengan seorang anak kecil yang memakai seragam TK yang sama dengan miko dan miya.
"layla..kenapa kau disini...dan menjerit seperti itu"ucap nahayoun
"miko dan miya hilang..apakah anak mu melihat mereka"ucap layla
"ah dia bukan anak ku dia keponakan ku"ucap nahayoun
"tante..aku melihat miko dan miya dijemput oleh seorang wanita yang memaksa mereka masuk kemobil"ucap anak itu
"benarkah itu...siapa dia??"tanya layla
"aku tak mengenalnya namun ku kira itu tante"ucap anak itu
"semoga saja miko dan miya cepat ketemu"ucap nahayoun
*****
Layla memutuskan untuk pergi kekantor min ik untuk menemuinya.
"dimana min ik?"tanya layla pada sekretaris nya
__ADS_1
"dia ada diruangan nya sedang berbicara dengan klayen perusahaan mohon nyona layla jangan ganggu pak min ik"ucap sekretaris min ik
"ah..tapi ini darurat.."ucap layla dan tak menghiraukan apa yang dikatakan sekretaris min ik dan menerobos masuk keruangan min ik.Membuat min ik dan klayen nya terkejut.Ditambah lagi layla masuk dan langsung memeluk min ik.
"maaf pak saya tidak bisa mencegahnya"ucap sekretaris min ik
"sudah..tidak papa pergi lah biar kan saja.."ucap min ik
"maaf pak atas ketidak nyamanan ini.."ucap min ik pada klayen nya
"saya mengerti tidak papa..anda pasti sedang ada masalah kita bicarakan hal ini kapan anda bisa saja ya"ucap klayen itu
"baik..saya minta maaf yang sebesar besarnya pak"ucap min ik
Dan para klayen min ik meninggalkan min ik dan layla yang masih dengan posisi memeluk erat min ik.
"sayang ada apa??"tanya min ik namun tak kunjung mendapat jawaban dari layla
"apakah mereka berdua belum ketemu?"tanya min ik namun layla malah semakin membenamkan wajahnya kedada bidang min ik. Dan menumpahkan air matanya
"min ik..."dengan air mata yang keluar dengan derasnya
"ada apa kau tidak perlu seperti ini kau harus tenang oke.."ucap min ik mencoba menenangkan layla
__ADS_1
"aku gagal menjaga miko dan miya..menjaga keponakan saja aku tidak bisa...bagaimana aku mau menjaga anak anak kita nanti"ucap layla
"hey..hey kau gak boleh bilang kayak gitu semua ini bukan sepenuh nya kesalahan mu kita harus menemui mereka sesegera mungkin jadi kau harus tenang ya sayang"ucap min ik dan menghapus air mata layla dan mereka pergi mencari miko dan miya.