
Mereka mencari miko dan miya sampai hari yang tadi nya disinari oleh matahari berganti menjadi bulan.
"sayang matahari telah tidak terlihat lagi namun kita belum juga menemukan miko dan miya"ucap layla dan kembali memeluk min ik
"tenang..lah sayang"ucap min ik dan mengecup kening layla,min ik terlihat tenang,namun dalam hatinya dengan sangat lah cemas dia bingung bagaimana menjelaskan nya pada adik nya nanti.
"sayang bagaimana pun kita harus menemui mereka berdua"ucap layla dan menghapus air matanya
"aku mengerti namun paling tidak kau isi perut mu dulu ya"ucap min ik
"tidak...aku sudah makan siang tadi dirumah bagiku itu sudah cukup sekarang aku hanya ingin bertemu dan memeluk miko dan miya"ucap layla
"baiklah ayo kita cari mereka lagi..."
Mereka berdua pergi lagi mencari miko dan miya,mereka telah menelusuri tempat diseluruh kota nya namun tidak juga menemukan miko dan miya..mereka sangat lah prustasi namun layla dan min ik masih mempunyai kenyakinan yang kuat bahwa miko dan miya baik-baik saja.
#GEDUNG TUA#
Dikota itu ada satu gedung yang berdiri tegap nan bagus namun karena mengalami kerusakan yang cukup besar akibat sebuah kebakaran,dan pemilik perusahaan itu tidak punya uang untuk memperbaiki kerusakan akhirnya gedung itu di non-aktifkan sampai sekarang.
__ADS_1
Dan ditempat itu lah seseorang yang menculik miko dan miya berada, bersama kedua anak kecil itu.
"tante siapa?"ucap miya menangis karena ketakutan.
Wanita itu membuka kaca matanya dan masker serta topi yang ia pakai.
"Siapa tante ini dan kenapa tante menyandra kami?"tanya miko
"kalian tidak mengenal ku"ucap wanita itu
Miko dan miya menggelengkan kepala mereka pertanda mereka sama sekali tidak mengenal wanita itu.
"sudah lah kalian tidak perlu tahu siapa aku karena kalian masih kecil"ucap elis dengan tatapan mata yang tajam membuat miko dan miya takut padanya
"karena kami kecil apa yang tante ingin kan,apakah tante akan memeras kedua orang tua kami agar menebus kami dengan uang"ucap miko berusaha berani dan melawan elis
"bukan orang tua mu yang aku ingin kan,tapi bibi mu lah yang ku ingin kan"ucap elis dan tertawa licik
"apa yang tante ingin kan dari bibi layla kami"ucap miya
__ADS_1
"mungkin memerasnya...atau menakutinya...atau lebih parah lagi membunuh nya"ucap elis tersenyum lalu tertawa dengan liciknya
"tante sangat jahat"ucap miko
Mendengar ucapan miko elis merasa tidak senang dan menampar miko dengan keras dan mencekik nya.
"kau bilang aku jahat kau tidak tahu apa yang dilakukan keluarga mu pada keluarga ku anak kecil"ucap elis dan mendorong miko hingga menghantam dinding. Miya yang takut langsung menghampiri kakaknya itu.
"kakak..kakak tidak papa"ucap miya
Dengan menahan sakit miko berkata kepada adiknya
"kakak tidak papa"...."kalian jangan ada yang berani kabur dari ku atau kalian akan lebih dulu ku bunuh"ucap elis dan berjalan menjauh dari miko dan miya,namun tak lama miko tak sadar kan diri akibat cekikkan dan benturan yang ia alami
karena takut kakaknya kenapa napa miya meminta bantuan pada elis agar mengobati kakaknya
"tante...kumohon bantu kakak ku jika kakak ku kenapa napa bagaimana denganku dan mama pasti akan sedih"ucap miya dan menarik kaki elis
"itu bagus"ucap elis dan menjambak rambut miya hingga miya meringis kesakitan.
__ADS_1