
"bersiap untuk apa...min ik selalu tidak terduga sekarang dia membuat ku berpikir yang tidak-tidak..sudah lah layla tenang..."layla pun menarik nafas nya dan memanggil bi ijah untuk membantunya berjalan kekamar.
layla berdandan dan berpakaian rapi.
saat min ik telah sampai dirumah layla telah menunggu dengan duduk disofa ruang tamu.
"kau sudah sampai.."tanya layla
"iya..tunggulah sebentar aku akan berganti pakaian"ucap min ik dan naik kekamarnya dan mengganti pakaiannya.
Tak lama min ik turun dengan jas yang sangat rapi dan dia terlihat sangat tampan saat memakai itu.
"ayo aku sudah siap"ucap min ik menggandeng tangan layla untuk membantunya berjalan
"apakah kaki mu masih sakit"tanya min ik
"tidak sudah lumayan mendingan"ucap layla
"bagus lah..oh ya..jangan terkejut saat aku meminta hadiah ku nanti"ucap min ik
dan ucapan itu tambah membuat layla semakin khawatir,namun kekhawatiran layla itu hilang saat melihat min ik selalu menolong dan membantu serta menghiburnya saat dia sedih.
"untuk apa aku khawatir dia min ik lelaki bijaksana ramah dan dia sopan pada wanita aku yakin min ik tidak akan meminta yang aneh-aneh"pikir layla
setelah layla duduk dengan aman min ik masuk kemobilnya dan menyetir mobilnya.malam itu min ik sengaja tidak menyuruh pak nanang untuk menyetir karena dia ingin dia sendiri yang menyetir untuk layla.
"oh ya kita mau kemana"tanya layla
"kita akan makan malam dan mulai pembicaraan kita"ucap min ik
tak lama mereka sampai disebuah kafe terkenal dan kebetulan adalah kafe kesukaan layla.
__ADS_1
"ayo aku bantu"ucap min ik membuka pintu mobil untuk layla dan membantunya berjalan..
"kau mau memesan apa"ucap min ik saat sampai didalam
"aku sama in aja deh sama kamu"ucap layla
selesai memesan makanan mereka pun masuk kepokok pembicaraan.
"sekarang..apa hadiah yang kau ingin kan?"tanya layla
"aku ingin 3 hadiah"ucap min ik
"apa..tapi.."
"tidak ada tapi..tapian karena kau tidak menyebutkan batas hadiah yang ku mau"ucap min ik
mendengar ucapan min ik layla hanya bisa terdiam dan berkata pada dirinya sendiri.
"aku mendengar semuanya"ucap min ik
"oke..apa hadiah yang kau ingin kan"tanya layla
"1.aku ingin kau mengikuti perintah ku jangan melawan.
2.bukan disini tempat nya
3.aku belum memikirkannya nanti ku beri tahu"ucap min ok
"baikalh apakah hanya itu hadiah yang kau mau"tanya layla.
"iya sudah ayo kita pulang lagi"ucap min ik
__ADS_1
"tunggu keinginan mu yang ke 2"ucap min ik
"itu ada waktu yang tepat ayo kita pulang dulu aku sangat lelah"ucap min ik
"baiklah"ucap layla yang hanya bisa menuruti min ik.
diperjalanan pulang kerumah layla tertidur dimobil,min ik sebenarnya juga mengantuk namun dia menahan kantuk nya.
min ik membiarkan layla tidur bahkan dia rela menjadikan tangannya sebagai bantal hanya un tuk layla.
"dia sangat manis jika dilihat dari dekat"ucap min ik
"apakah kita sudah sampai"tanya layla yang tiba-tiba terbangun
"belum kita baru jalan"ucap min ik
"oh begitu".ucap layla dan diperjalanan kembali tidur.
~makasih telah membaca~
**ada yang ingin kusampaikan pada pembacaku aku akan berhenti menulis selama 1 minggu karena aku akan ujian..
jangan tinggalin novel ku ya....
udh habis ujian aku bakal update kok janji jadi jangan bosan tunggu aja ya..
oh ya janga lupa like dan komen jika ada kritik dan saran...
__ADS_1
terima kasih...semua nya