Cinta Tak Terhubung

Cinta Tak Terhubung
Mulai Berbeda


__ADS_3

Gian juga tak tenang mendengar Lira yang sedang sakit, dengan cepat dia meraih ponselnya di cari kontak lira dan mulai mengetik pesan pada lira.


"Assalamu'alaikum lira ini aku gian, kata wisnu kamu sakit? sudah makan minum obat belum?β€œ


Degan cepat dia langsung mengirimkan pesan ya, karna ini adalah pertama kalinya dia menghubungi lira langusng biasanya cuma sekedar di grup dia berinteraksi dengan lira.


1 jam berlalu, lira terbangun dari tidurnya, di lihatnya HP di atas nakes pinggir kasurnya. Terlihat ada beberapa pesan yang masuk Wisnu, grup dan yang lainnya. di antara semua pesan lira mengerutkan dahi, karna Gian untuk pertama kalinya meng chat lira secara langsung


tumben banget gian ngaa, karna penasaran lira langsung membuka pesannya. dia membaca isi pesan gian, ternanya dia menanyakan kondisi lira.


" waalaikumsalam, udah aga mendingan ian, ini aku baru bangun, makan dan minum obat udah tadi pagi"

__ADS_1


di dalam kelas gian terus melamun seraya terus mengecek hpnya sedari tadi, dia penasaran dengan kondisi lira sekarang. Tiba-tiba hpnya bergetar, terlihat sebuah pesan masuk dan langsung dia buka pesan tersebut, senyum menyambut pesan itu dari lira, dia aga tenang karna lira sudah membaik.


" Alhamdulillah kamu udah aga baikan, banyak makan dan istirahat ya, semangat lira cepat sembuh agar cepat masuk sekolah lagi πŸ˜ŠπŸ˜‹"


imbuhnya, tak ingin terlalu memperlihatkan perasaan.


lira yang langsung melihat chat balasan dari gian tersenyum dan langsung membalasnya.


" iya ian siap, semoga aku cepat sembuh ☺"


" assalamu'alaikum lira, kamu sakit? kata bunda kamu demam? udah makan minum obat? maaf ya lir kemarin karna kamu kehujanan naik motor sama aku kamu jadi sakit, apa sekarang yang kamu rasain? mau makanan apa? nanti aku bawain, bakso, mie ayam, martabak, buah atau apa? kamu harus cepat sembuh, jangan nakal ngak mau makan dan minum obat. kalo nakal nanti aku hukum ya!!!! " kekhawatiran Wisnu benar-benar terlihat.

__ADS_1


" waalaikumsalam Iya Pak ustad yang sholeh, siap laksanakan, kamu isi wa-nya kaya lagi ceramah, hihihi..aku udah baikan, kamu nanti mau ke sini wis? "


drttt... HP Wisnu bergetar. dia melihat pesan masuk dari lira. dia tersenyum membaca pesan dari lira. dan segera membalasnya


" walah pak ustadkan sedang ceramah sama calon istrinya, biar bisa jaga kesehatan jangan sampe sakit, kan kalo sakit pak ustadnya jadi khawatir wkwkwkkwkwk..


iya nanti aku ke sana, kamu mau apa? aku bawain"


lira segera membuka pesan Wisnu, dan betapa kagetnya dia melihat isi pesannya, hatinya bergetar, ada apa gerangan dengan Wisnu tiba-tiba membahasnya sebagai calon istri, meski terlihat dengan nada becanda tapi dapat membuat lira salah tingkah.


"ya ampun wis, apa apaan kamu? buat aku degdegan z" keluh nya dalah hati"

__ADS_1


langsung dia membalas pesan Wisnu dengan sedikit mengimbangi nada becanda dari Wisnu.


" pak ustad so sweet banget, iya iya calon istri usahain biar cepet sembuh biar pak ustad ngk khawatir lagi hihihi.. Asyik mau ke sini aku pengen bakso pak amar, martabak bangka pak komar, mie ayam bu Sri, buah mangga gincu, jeruk 🍊. semoga pak ustad mau beliin ya calon bu istrimu biar cepat sembuh β˜ΊπŸ€£β€œ


__ADS_2