Cinta Tak Terhubung

Cinta Tak Terhubung
Berjanji


__ADS_3

"kamu nyaman lira? kamu ngeri sekarang bagaimana perasan kita? " ujar gian masih dengan posisi berpelukan.


"Hmm.. iya ian.. " lira menjawab dengan sedikit terbata dan menahan rasa malunya, pipi putihnya merona kemerahan.


gian melepas pelukannya, dan menatap lira dengan lekat. gian tersenyum ketika melihat lira tertunduk untuk menyembunyikan pipinya yang merona.


"Lira, apa kamu mau jadi pacar aku?" lira mendongkak pandangannya melihat ke wajah ian yang postur tubuhnya posisinya lebih tinggi darinya.


"ian.. aku... belum pernah berpacaran, apalagi dekat dengan laki-laki selain wisnu, aku ngk tau gimana orang pacaran, "


gian menatap gemas pada lira biasa-biasanya gadis secantik dia ngk pernah pacaran, padahal dia yakin banyak laki-laki yang tertarik padanya, mungkin mereka menyangka lira dan wisnu berpacaran karna kedekatan keduanya.


"makanya jadilah pacarku lira, aku akan memberikan warna baru di kehidupan mu"


"iya ian aku mau, tapi dengan 1 syarat"


gian sangat gembira dengan jawaban lira meski dia ragu dengan kata-kata lira yang terpenggal di ujung kalimatnya.


"Alhamdulillah aku seneng banget lira, syaratnya apa? "

__ADS_1


"jangan dulu kasih tau orang lain kalo kita pacaran, bisakan ian?"


"kenapa lir? "


"aku sebenarnya ngk boleh pacaran sama bunda ian, sebelum lulus sekolah sma,' jawaban lira membuat gian lega, dia mengira lira ngk suka menjadi pacarnya.


" iya sayang, aku janji hanya aku dan kamu yang tau kalo kita udah pacaran, " goda ian sambil mencolek hidung lira.


"iya ian, makasih 🥰"


Teng... teng.. teng...


terdengar beli masuk betbunyi waktu istirahat habis. gian dan lira memutuskan kembali ke kelas mereka.


"lir kamu dari mana? ke toilet lama bener, untung ada Wisnu yang nemenin aku di kantin kalo ngk bisa ngk jadi jajan aku. " keluh nindi.


"maaf nin, tadi aku ketemu ade kelas ku yang satu ekskul seni dia nanyain soal ekskul, jadi ngobrol nya keasyikan ngk sadar sampe waktu istirahat habis heee... gpp Wisnu kan nemenin, "


"iya lir, aku terpaksa nemenin nindi takut dia ngk bisa makan sendirian... hihihi,, gian ko kamu juga tadi kemana? di kantin aku ngk liat? "

__ADS_1


"aku ke perpustakaan wis, balikin buku yang aku pinjem sekalian baca-baca buku di sana"


"sahabat kita yang paling rajin nich ian the best, , ngk kaya orang yang di sebelah aku nich,nemenin makan tapi kaya ngk ikhlas," seru nindi mengacungkan jempolny.


"kalo ngk ikhlas dah aku tinggal kamu nin"


"hahaha... ngambek.. iya iya maksih ya pak"


tok.. tok.. tok..


"Assalamu'alaikum selamat siang semuanya? " bu Nur mulai memasuki kelas.


"waalaikumsalam bu "


"hari ini ibu ngk bisa masuk kelas karna ada rapat dadakan, ibu akan ngasih tugas z, kerjakan soal-soal di buku LKS kalian dari halaman 50 sampai 60 ya, besok di kumpulkan."


mendadak anak-anak satu kelas gundah gulana, akan tugas yang di berikan sama bu Nur, masalahnya mata pelajaran matematika itu begitu mengerikan menurut mereka, 1 soal saja lama untuk di kerjakan apalagi ini 10 halaman? sesudah menyampaikan mandatnya bu Nur langsung meninggalkan ruangan kelas.


"ymtau gini mending bu Nur masuk z, PR nya bikin perut mules" seru nindi.

__ADS_1


"hihi biar kamu pinter nin, biar rajin ngerjain LKS nya" haha..


" kalian ini, mending kita pikirin gimana caranya bisa selesai PR ini.


__ADS_2