
setelah waktu istirahat habis bel tanda masuk kelas berbunyi, semua siswa sudah masuk ke kelas masing-masing. 15 menit berlalu tapi belum juga tanda bahwa guru akan masuk, Tiba-tiba zidan tetua kelas mengumumkan kalo guru tidak bisa masuk kelas karna ada rapat dadakan, dan mereka di beri tugas mengerjakan tugas membuat lukisan secara berkelompok, jumlah siswa 24 orang di bagi jadi 6 kelompok.
"din kita satu kelompok yu, tinggal cari 2 orang lagi" seru Lira
tiba-tiba Wisnu datang, " aku gabung sama kalian ya, karna masih kurang satu orang kita ajak gian z jadi pas 4 orang"
"sip wis, anggota kita udah lengkap, tinggal memilih tema lukisan apa yang mau kita buat,, "
"yakin kita buat? apa aku yang buat? biasanya kalian jadi tim sukses z? celoteh Lira meledek kedua temanya.
" hihi Lira yg baik hati, di antara kita bertigakan cuma kamu yang jago melukis,, jadi dari pada kita iku ngelukis berantakan, mending kita jadi penonton z hahahahhh..
"nanti, kalo kamu butuh bantuan bisa bilang aku Lira" gani menawarkan diri.
" Sipp, nanti kalo aku perlu bantuan pasti minta tolong ke kalian, biar ngk cuma numpang nama z ya!! seru Lira
"Oke siap, nanti kita kerja kelompok di rumah ku z,, ajak Wisnu.
__ADS_1
" wokeh boss, kangen juga dah lama ngk main ke rumahmu, pasti ibu suka bikin kue kesukaanku kalo main ke sana,, senyum Lira mengembang.
Lira dan Wisnu sudah bersahabat sejak kecil, orangtua mereka juga sudah dekat, bukan hal baru lagi kalo main ke rumah masing- masing ibu mereka akan membuat makanan kesukaan mereka.
pulang sekolah tiba, Lira nindi, Wisnu dan gian bergegas menuju rumah Wisnu.
"Lira, yu naik motor ku, biar nindi naik motor gian.!!
pinta Wisnu.
"gian, nanti ikutin z aku dari belakang ya,,! Wisnu sambil memulai menaiki motornya meninggalkan halaman sekolah.
sepanjang perjalanan gian memperhatikan Lira, yang duduk manis di belakang Wisnu, rambut panjang hitam, senyum manisnya, yang begitu menyenangkan di lihatnya.
jarak rumah Wisnu dan sekolah memakan waktu 30 menit, Rumah Wisnu terbilang rumah yang asri, pepohonan rimbun di depan rumahnya, bunga anggrek yang tersusun rapih di tembok garasinya, membuat nyaman.
"Assalamu'alaikum, ibu Wisnu pulang,, coba tebak bu siapa yang datang bareng Wisnu?
__ADS_1
" Waalaikum salam alhamdulillah, Wisnu udah pulang, emang siapa wis yang kamu ajak pulang? " ibu Wisnu berhambur ke luar rumah ketika Wisnu mengucapkan salam, di lihatnya Lira telah duduk di kursi depan rumahnya, alangkah senangnya ibu Wisnu ketika tau siapa yang Wisnu ajak pulang,ibu Wisnu menganggap Lira seperti anaknya sendiri, terlebih Wisnu adalah anak satu-satunya dan Lira yang sejak kecil selalu bermain dengan Wisnu membuat hati ibu Wisnu begitu menyayanginya🥰.
"ya Ampun sayang, udah lama banget kamu ngk main ke sini? “ sambil berhambur memeluk Lira.
" iya bu, akhir-akhir ini bunda sibuk jadi pulang sekolah Lira sering bantuin bunda di rumah.. heee
" bundamu senang kamu mau bantuin dia Lira,,, yu masik le rumah sayang nanti ibu buatin kue kesukaan kamu,,
Wisnu menghampiri ibunya sambil bermanja,, "bu anak ibu Wisnu bukan Lira" protesnya.
"iya, iya Wisnu anak ibu tapi Lira juga anak ibu" jawab ibunya sambil menggoda Wisnu.
nindi yang sudah tak aneh melihat tingkah laku mereka hanya tersenyum, sedangkan gian begitu senang melihat interaksi mereka.
"bu Wisnu juga ajak nindi dan gian teman baru Wisnu buat kerja kelompok di sini.
" yaudah nanti sekalian ibu bikinin kue yang banyak buat kalian,, yu nak masuk kedalam,, ajak ibu Wisnu pana nindi dan gian.
__ADS_1