Cinta Tak Terhubung

Cinta Tak Terhubung
Pertama Ketemu


__ADS_3

"selamat pagi bunda.... masak apa bun? wangi banget nich? "


"pagi sayang, bunda masak ikan acara kesukaanmu"


"asyiik... aku pasti makan banyak bun.. “


" iya sayang, nak nanti tolong anterin baju pesenan bu ayu ya yang blok A 6"


"siap bun, itu langganan bunda ya? sering banget pesen baju ke bunda? "


"iya sayang, alhamdulillah dia salah satu langganan bunda"


"oia bun habis nganterin pesenan nya aku mau ke rumah Wisnu ya ngerjain tugas sama temen-temen"


"iya kak hati-hati ya di jalannya, makasih udah bantuin bunda, pulangnya jangan kemaleman, Ok! "


"siap bun,,, " lira makan dengan lahap, setelah makan dia langsung berangkat. jarak antara rumah lira dan bu ayu lumayan jauh, di lihatnya rumah bercat putih dengan desain yang elegan, membuat lira selalu bedecak kagum setiap datang ke rumah ini.


"Assalamu'alaikum.. "


"waalaikumsalam" Tiba-tiba seseorang datang menghampiri lira dan membuka pintu gerbang, seorang pria bertubuh tinggi hidung mancung, memakai setelan koko dan sarung lengkap dengan peci membuat lira terpaku, baru pertama kali lira melihat orang ini.


"Siapa nak? "


"ngk tau mah,, "


"maaf ka, saya mau mengantarkan pesanan bu ayu,, saya lira anaknya bu sekar" bu ayu ikut menghampiri lira.


"oh lira mau anter pesenan ibu ya sayang? makasih ya udh anterin"

__ADS_1


"masama bu, lira pamit ya bu, Assalamu'alaikum"


" waalaikumsalam... Hati-hati nak"


"itu siapa mah? "


"anaknya bu sekar yang bu nya butik langganan- mamah"


'Ohh... "


setelah mengantarkan pesanan bu ayu sekar langsung menunggu angkot tak lama gian datang.


"assalamu'alaikum.. lagi nungguin siapa nenk? " gian merubah suaranya, agar tak di kenali lira.


"waalaikumsalam, lg nunggu angkot! " cetus lira sambil fokus dengan hpnya.


"abang anterin z yu nenk,, " gian berusaha keras menahan


"khemmm... serius ngk mau bareng sayang? "


lira terperanjat mendengar suara yang sangat dia kenal, gian tak kuasa menahan tawa saat melihat wajah lira kaget di buatnya.


"ya ampun ian ngagetiin tau, aku kira orang iseng"


"lagian fokus banget sama hpnya, sampai ngk nyadar aku dateng"


"hehee... ☺ maaf lg baca novel soalnya tanggung lagi seru-serunya"


"yaudah yu,, naik nanti keburu Wisnu sama nindi nungguin"

__ADS_1


"iya ian, tapi kamu dari mana ko bisa lewat sini? "


"mau jemput pacar aku yg satu ini"


"emang pacar kamu banyak ian? "


"cuma kamu satu-satunya yank, emang mau kalo aku punya pacar lainnya? "


"ngk mau" hmmm....


"hihi iya yank, kamu satu-satunya"


15 menit kemudian mereka berdua baru sampai ke rumah Wisnu, nindi belum datang baru mereka bertiga yang berkumpul.


"Wis ko rumah sepi? tante kemana? "


"bunda lagi ada arisan di rumah temannya lira, tadinya aku mau di buatiin makanan buat kita tapi mamahnya keburu berangkat. "


"gpp, nanti kita masak z, tante juga ngk akan keberatan kalo kita masak kan? "


"ngk lir, mamah malah seneng kalo kamu masak, masakan kamu ngk kalah enak sama masakan mamah"


"enakan masakan tante kali wis, ngawur kamu"


"heee... mumpung mamah ngk ada kalo ada bisa-bisa aku ngk di masakin 🤣🤣"


gian yang melihat wisny dan lira sedang ngobrol tak bisa menahan rasa cemburu nya, dia langsung mendekati lira.


"kita mulai yu ngerjain tugasnya lir kamu ngk ngerti soal yang mana nanti aku ajarin?"

__ADS_1


"oia, bentar aku liat dulu"


__ADS_2