
Pagi menyambut semua insan yang telah terusik dari mimpi indahnya, seraya memberikan semangat tersendiri untuk menjalani hari ini dengan semangat baru.
"Lira,,, bangun nakk udah siang nich, kamu tidur apa pingsan? Nanti kamu sekolah kesiangan. keluh bunda rida sambil menggoncangkan tubuh anaknya, tapi tiba-tiba bunda nya merasakan suhu badan anaknya tinggi, pantas lira masih betah meringkuk di atas kasurnya, karna dia mengalami demam.
" ya ampun sayang, kamu sakit, sejak kapan? malem kamu baik-baik z?
"iya mah, mungkin lira kecapean mah, kemarin pulang sekolah lira kehujanan, lupa ngk langsung minum obat, lira hari ini ijin dulu ya bun ngk masuk sekolah, ini kepala lira berat banget,,
" iya ngk apa-apa sayang, nanti bunda telepon wali kelas kamu, sekarang kamu makan dulu z, minum obat terus tidur lagi z nak istirahat.
" iya bun, lira segera makan dan meminum obat, dia ingin cepat sehat. di ruang tamu bunda menelepon wali kelas lira, bu Sinta.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum, bu maaf menggangu ini saya bundanya lira mau ngasih kabar kalo lira hari ini ngk bisa masuk sekolah bu, lira ngk enak badan.
" waalaikumsalam, iya bu, semoga lira cepat sembuh ya bu.
" makasih bu.
Di dalam kelas anak-anak sudah duduk di kursi masing-masing menunggu guru masuk, tapi ketiga sahabat lira malah sedang khawatir karna temannya belum masuk kelas, padahal ini sudah jam 8 biasanya setelat-telatnya lira masuk kelas ngk akan lebih dari jam 8.
" aku juga ngk tau nin, bentar coba aku telepon dulu"
tut... tut... tut... suara sambungan telepon wisnu yang sedang mencoba menelepon lira, Tiba-tiba jawaban salam mengusik konsentrasi wisnu dan dia tau bahwa menjawab teleponnya bukan lira, tak lain bunda lira.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum bun, ini wisnu" sapa wismu di ujung telepon.
" waalaikumsalam iya nak wisnu, maaf ya bunda yang jawab teleponnya pasti kamu mau ngobrol sama lira ya, lira nya lagi tidur ngk enak badan.
" iya bun, wisnu khawatir soalnya lira belum masuk kelas, sejak kapan lira sakit apa bun?. soalnya kemarin dia yang mengantarkan lira pulang selama di perjalanan pulang di bawah gerimis lira masih terlihat ceria tidak aada tanda-tanda sakit.
" dari tadi subuh kayanya wis malem juga lira masih sehat bugar, Mudah-mudahan nanti siang lira udah mendingan, amin yaroballamin.
" iya bun mudah-mudahan lira cepet sembuh nanti wisnu jenguk pulang sekolah bun.
" iya wis, makasih ya kamu emang sahabat lira paling baik.
" Sama-sama bun, titip salam buat lira bun, assalamu'alaikum"
" iya nak waalaikumsalam"
Wisnu menarik napas dalam, terlihat ekpresi khawatir di wajahnya, nindi dan gian yang sedari tadi memperhatikan wisnu sudah mencerna apa yang terjadi.
" wis, nanti bareng ya ke rumah lira, gian kamu mau ikut jenguk? seru nindi.
" Iya nin, aku juga sama mau jenguk lira"
" yaudah nanti kita sama- sama ke rumah lira ya pulang sekolah! jawab wisnu masih dengan ekspresi khawatir nya.
__ADS_1
Nindi yang melihat wisnu seperti itu seakan mengerti perasaan wisnu pada lira, yang selama ini dia sadari begitu berbeda, membuat nindi merasa sedih entah kenapa.