
"yank... " lira tengah menghadap ke belakang sekolah hamparan sawah hijau memanjakan mata.
"kamu udah dateng ian, gmn kondisi kamu apa masih sakit? masih pusing? "
..."aku udah baikan sayang makanya aku masuk sekolah"...
"alhamdulillah kalo udah mendingan aku khawatir ian"
"iya yank, makasih udah khawatir sama aku, tapi aku kayanya butuh vitamin yank"
"vitamin apa ian? ntr kita beli aja pulang sekolah"
"vitaminnya ngk bisa di beli"
"kenapa? kamu ngk bawa uang ian? emang harganya berapa? "
"bukan itu, vitaminnya ngk di jual"
"ko bisa vitamin ngk di jual? "
"karna vitaminnya ada di depan aku" jawab ian sambil memeluk lira.
"ya ampun ian, jangan peluk-peluk nanti ada yang liat gimana? "
"hihi ngk sayang ngk ada yang liat, sebentar aja ya 5 menit aja." lira pun membiarkan ian Memeluknya.
__ADS_1
setelah 5 menit berlalu pelukan ian terutai, dia melihat jam ⌚tangannya waktu pembelajaran seni sudah habis, gian yang ingat tentang tugasnya membawa lukisan buru-buru ingin pergi ke kelas.
"yank kita ke kelas yu, aku di suruh bawain lukisan, nanti bisa kena marah kalo telat"
"yaudah ayo, ntar aku bantuin bawain lukisannya ke kantor ya. "
"makasiih sayang,,, udah cantik baik tambah gemes aja aku ke kamu yank"
"udah jangan gombal-gombal masih siang nich"
"iya iya ayooo" ian menggengam tangan lira dan bergegas menuju kelasnya. mereka tidak menyadari ada sepasang mata yang memperlihatkan mereka, dengan tangan yang terkepal menahan perasaannya.
****
pada sore harinya gian yang berkerja di resto tante Wisnu sedang bergegas mengantarkan pesanan ke alamat pembeli dengan motornya, tertulis pesanan dengan nama ny.intan 20 menit perjalanan sampailah dia di suatu rumah yang tampak megah di balik pagar bercat hitam dengan ukira-ukiran yang indah.
"waalaikumsalam seorang satpam menghampiri gian, ada perlu apa mas"
"saya mau nganterin makanan pak atas nama Ny intan"
"oia mas itu majikan saya, sebentar mas saya buka pagar dulu"
"iya pak makasih"
"pesanan makanannya sudah di bayar atau belum mas? "
__ADS_1
"belum pak"
"tunggu sebentar mas saya panggil majikan saya dulu," pak satpam masuk ke rumah sambil menenteng makanan yang di antar gian. Tiba-tiba sebuah mobil masuk ke dalam rumah itu, gian yang tadinya sedang memainkan HP terusik dan melirik siapa yang turun dari mobil, dengan ekpresi kaget dia melihat ayahnya yang selama 5 tahun ini pergi ada di depan matanya, tak lama seorang wanita cantik keluar dari rumah menyambut kedatangan ayah gian dan gian dengan sigap menutup kaca helmnya dia tak ingin ayahnya melihatnya.
pak satpam menghampiri gian dan memberikan bayaran untuk makanan yang dia antar.
"ini mas"
"makasih pak, permisi assalamu'alaikum"
ian cepat-cepat pegi dari rumah itu.
"siapa pak? tanya ayah ian.
" yang nganterin makanan pak"
"oh.. "
"yu mas kita masuk, aku udah beliin makanan kesukaan kamu, dari resto langganan kita, pasti kamu laperkan pulang dari kantor? "
"iya sayang yu, mas udah laper nich"
**"
ian dengan perasaan tak menentu menjalankan motornya dengan kecepatan sedang tak di sangka tiba-tiba ada seorang kakek yang mau menyebrang, ian dengan sigap membelokan motornya ke arah trotoar demi menghindari kakek tersebut.
__ADS_1
"Duaaark" orang-orang yang melihat kejadian tersebut segera mendekati ian yang sudah terkapar tertindih body motor.