Cinta Tak Terhubung

Cinta Tak Terhubung
Aku Dia Dan Kamu


__ADS_3

Esok hari kondisi Lira sudah fit kembali, demam yang di deritanya sudah reda, dia memutuskan untuk masuk sekolah, berada di rumah karna kondisi dia sakit kemarin sangat membuatnya bosan.


"Bunda, lira mau sekolah ya, sarapannya sama apa bun?"


" kamu udh baikan sayang? kalo belum fit jangan dulu masuk sekolah nanti malah sakit lagi"


"ngk ko bun lira udah baik-baik sekarang, tapi lira laper bun, mau makan yang banyak sebelum berangkat sekolah"


" semangat 45 nich anak bunda, yaudah sarapan dulu bunda udah bikinin nasi goreng mentega kesukaan kamu plus telor mata sapi! "


" siap bunda... eum pasti enak nich... "


10 menit berlalu lira sudah selesai sarapan, Tiba-tiba bunda memanggil lira dari luar rumah, lira segera berhambur teras rumah, di lihatnya gian sudah ada di depan rumahnya, tanpa sepengetahuan lira gian menjemputnya untuk berangkat ke sekolah bersama.


" Gian, kamu ada apa ke sini? "


" jemput kamu lir, sekalian lewat siapa tau hari ini kaki udah masuk sekolah lagi?" ucapnya sedikit berbelit, padahal gian merindukan lira dan sangat menghawatirkan dia karna kemarin sempat sakit.


" hihi,,, kebetulan banget nich, untung aku belum berangkat lumayan ngk perlu ngeluarin uang buat jatah ongkos,, "


" ya ampun, bukannya bilang makasih dulu malah mikirin uang ongkos, yaudah cepetan pakai sepatunya nanti kalian kesiangan, maafin lira ya nak gian, suka pecicilan"


" iya tan gpp, sekalian lewat tan"

__ADS_1


Lira buru-buru memakai sepatu dan sedikit berlalu menghampiri gian.


" eh lupa bentar ian aku bawa helm dulu,," seru lira bernaiat masuk lagi ke dalam rumah.


" ngk usah lir, aku bawa helm dia nich"


" alhamdulillah aku ngk usah bawa helm hihi... bunda aku berangkat dulu ya,." sambil meraih tangan bunda nya dan mencium tangannya.


" iya hati ya di jalannya jangan ngebut-ngebut nak ian.. "


" iya siap tan" gian pun meraih tangan bunda lira sambil ngecap kan salam.


Selama di perjalanan suasana cukup hening, ian dan lira tak banyak berbicara begitu sampai ke gerbang sekolah, mereka bertemu dengan wisnu, gian dan lira yang kaget hanya terdiam, Wisnu menghampiri mereka.


" alhamdulillah udh wis, td gian ngk sengaja lewat rumah kebetulan aku mau berangkat jadi aku nebeng z, hee lumayan ngirit ongkos"


" alhamdulillah kamu udh baikan, dasar kamu maunya yang gratisan z" sambil mengacak2 rambut lira.


" yah kumat jailnya, jangan di acak-acak wis, aku udh sisir rapih-rapih malah di berantakin"


" habis gemas sama kamu, nanti pulang sekolah bareng aku z ya,,! sambil menggengam tangan tangan lira.


" iya, tapi ada syaratnya..." goda lira sambil mengangkat bahunya.

__ADS_1


" syaratnya apa?"


" traktir makan bakso ya hee 😄"


" siap tuan putri, gian makasih ya tadi ngajak lira bareng"


" iya sama-sama wis"


"asyik bakso gratis... yaudh yu ke kelas" seru lira.


"nasib-nasib tiap mau deket lira Wisnu pasti dateng" keluh gian dalam hari sambil mengikuti langkah Wisnu dan lira yang yang telah terlebih dulu berjalan di depannya.


pulang sekolah, Wisnu mengantar lira pulang setelah mentraktir lira makan bakso. Wisnu langsung pulang setelah mengantarkan lira.


"Assalamu'alaikum bun lira pulang"


" waalaikumsalam udah pulang nak alhamdulillah, tadi bunda denger suara motor, kamu di anterin siapa? "


" Wisnu bunda hee.. "


" kamu punya teman baik-baik banget,, "


" iya bun alhamdulillah, bun lira masuk kamar dulu ya"

__ADS_1


lira memasuki kamarnya, merebahkan badannya, seharian ini cukup di buat kewalahan dengan sikap gian dan Wisnu yang selalu mengekor lira, dari mulai ke kantin ke perpustakaan membuat dia aga risih.


__ADS_2