
"kamu sudah besar nak" seorang pria berumur sedang memandangi sebuah vidio rekaman CCTV di rumahnya, dia melihat anaknya yang sudah lama tidak bertemu datang ke rumah nya sayangnya dia tidak menyadari kehadiran anaknya, setelah mengecek CCTV dia baru menyadari bahwa anak muda KL yang datang ke rumah nya adalah anaknya yang menjadi seorang karyawan di sebuah resto langganan nya suara pintu terbuka, membuyarkan lamunannya.
"sayang hari ini ngk berangkat ke kantor? "
"ngk, hari ini mau istirahat saja"
"baiklah nanti aku buatkan makan siang spesial untuk kita, itu vidio siapa sayang? "
"bukan apa apa yang ini cuma lagi ngecek pembangunan kantor cabang yang di surabaya"
"iya sayang aku tinggal dulu ke dapur ya"
"iya" sahut ayah gian sambil membereskan beberapa berkas di meja kerjanya.
setelah meninggalkan ruangan kerja suaminya, namira tampak melamun "mas apa yang kamu sembunyikan? apa kamu merindukan keluargamu? "
***
Drttt.... drtt...
sebuah pesan masuk ke Hanohone lira " Gian" satu nama yang muncul di layar hanphonenya, lira langsung membaca pesannya.
"selamat pagi sayang, hari ini mau kemana? "
__ADS_1
"pagi ian, hari ini aku di rumah aja kayanya, belum ada rencana kemana-mana, hari ini kamu udah masuk kerja? "
"iya hari ini aku masuk kerja pagi, pulang jam 1 siang"
"baiklah, yang semangat kerjanya yank, Hati-hati naik motor nya"
"makasih pacar 😍 , pulang kerja aku jemput ya!
" mau kemana? “
"rahasia, pokoknya aku jemput hee"
"siap.. aku tunggu 🥰"
"siap bun bentar... " sambil berlari menghampiri bundanya di ruang tamu.
" lira bisa bantuin apa bun? "
"ini ada yang pesan baju pesta buat anak temen ibu, cuma ibu bingung baju seperti apa yang banyak di minati anak muda seusia kamu, jadi kamu bantuin ibu ya buat bikin seketsanya? "
"duh lira bingung bu takut nanti steksa bikinan lira ngak bagus"
"coba aja dulu sayang, bunda suka liat ko gambar baju-baju yang kamu bikin bagus-bagus, ngk ada salahnya mencoba kan? "
__ADS_1
"iya bunda, lira coba nanti bunda koreksi ya"
"siap, bunda tinggal dulu ya mau nge beresin pesanan yang lain"
"siap bunda" lira mulai membuat seketsa pesanan anak teman bundanya.
30 menit berlalu lira menyerahkan gambarnya pada bunda,.
"bunda ini hasilnya, kalo ada yang kurang bagus bunda koreksi ya lira ngk pede"
"ini bagus banget sayang, makasih ya udah bantuin bunda, temen bunda pasti suka sama desain ini"
" masama bunda, oia bunda lira mau main sama gian nanti siang boleh ngk bun? "
"gian temen satu kelas kamu yang suka bareng Wisnu ya? "
"iya bun"
"boleh sayang tapi pulangnya sebelum magrib ya, ngk baik kalo pulang malem"
"iya bunda siap, makasih bunda lira ke kamar dulu ya"
"iya sayang"
__ADS_1
11:30 masih ada waktu sampai gian pulang kerja, lira memanfaatkan waktu untuk beres -beres kamar, tak sengaja dia menemukan foto dia dan Wisnu jelita kecil, Wisnu memegang tangan lira sambil mereka tertawa berdua, dengan penuh senyum lira mengenai kenangan itu, tak terasa dia dan Wisnu sudah besar sekarang waktu begitu cepat berlalu semoga persahabatannya dengan Wisnu selalu baik sampai kapanpun karna lira sangat menyayangi Wisnu melebihi seorang teman lebih seperti sodara.