Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
10.Episode 10 persiapan


__ADS_3

setelah beberapa Hari Nadia tinggal di rumah umi layla, Nadia pun menceritakan kisa perjalanannya hingga sampai di rumah umi layla Tampa Ada yang tersisa, dengan wajah yang penuh beban Dan kesedihan sampai air Mata pun jatuh meski di tahan sejak tadi.


owhh,,, jadi begitu ceritanya,,,,


mengapa kamu begitu tertarik untuk tinggal di Pondok nak?Tanya umi sambil mengelur-elus pindak Nadia


karna saya merasa kurang ilmu umi Dan banyak dosa, makanya saya mAu ke Pondok sekalian ingin memperbaiki diri umi, jawab Nadia sambil memeluk umi Layla dengan penuh air Mata, umi membalas pelukan nadia, penuh haru, Tampa umi sadari air Mata pun jatuh dari sudut matanya..


ya sudah kalau begitu kamu tenangin diri dulu, InsyaAllah umi sama abi akan mengantar kamu ke pondok, apakah kamu mAu nak?


mau,,, umi ,,mAu banget, jawab Nadia sambil melepaskan pelukannya Dan menghapus air mata di pipihnya.


ya sudah kalau begitu kamu istrahat ya,,, besok InsyaAllah Baru Kita ke Pondok, ucap umi sambil berlalu meninggalkan Nadia


baik,,, umi,,, ucap Nadia dengan girang


**


didalam kamar umi mencoba menceritakan kepada suaminya tentang niat Nadia yang ingin masuk ke pesantren


"abi Nadia pengen masuk pesantren karna niat awalnya kesini dia mau pesantren menurut abi gimana?" umi pun menceritakan kembali kisah Nadia seperti yang ia dengar tadi siang, sambil duduk di samping suaminya


"ya sudah kalau dia memang mAu ke pesantren kenapa Kita harus melarangnya justru Kita harus mendukungnya" kira-kira kapan Kita antar dia ke pesantren

__ADS_1


" kalau besok gimana bi, bisa gak?"


"ya,,, InsyaAllah bisa, tapi umi mAu masukin di pesantren Mana?


tadi siang si umi bilangnya di panti milik abi, ya,,, gak apalah dia tinggal beberapa Hari dulu di panti.


terus Nadia setuju? sambil menoleh ke arah istrinya


"iya dia setuju"asal pantinya Ada kegiatan seperti di pondok, ucap umi sambil menatap suaminya


"owwwwchh,,,, kalau begitu kita tidur yuk mi, abi ud ngantuk" ucap abi sambil mengambil posisi tidur Dan di ikuti istrinya


"Ayo" ucap umi, sambil merebahkan tubuhnya di samping suaminya.


**


di pagi yang cerah Nadia bangun dari Tidurnya Dan menuju ke kamar Mandi untuk mencuci muka, setelah selesai mencuci muka Nadia berjalan mendekati jendela dan berdiri di depannya sambil membuka orden Dan melihat pemandangan di luar.


"Tok,,,Tok,,,tok,, nak,,, apakah kamu sudah bangun? ucap umi di balik pintu sambil mengetuk pintu kamar Nadia.


sudah umi, ucap Nadia dengan sedikit berteriak sambil berjalan mendekati pintu Dan memegang gagang pintuk kemudian membukanya.


saat pintu terbuka umi kaget melihat penampilan Nadia yang masih berantakan.

__ADS_1


low,,,,lowww,,, koq belum siap- siap Kan Kita mAu ke panti, ucap umi sambil melihat Nadia dari atas sampai bawa


iya umi,, tapi Nadia,,,, gak punya,,,,ucapan Nadia tidak dilanjutkan karna malu, Dan merasa tidak enak.


kenapa,,,,, kamu gak punya pakaian? gak usah malu-malu sama umi anggap aja umi sebagai orang tuamu, ucap umi


Nadia pun maju selangkah dan memeluk umi sambil berkata makasih banyak ya, mi, sebenarnya Nadia tidak enak sama umi karna Nadia selalu merepotkan umi.


sudah, sudah, sudah gak usah pake gak enak segalah, ow iya nak itu Ada lemari Warna hijau, ucap umi sambil menunjuk lemari


kebetulan itu isinya pakaian Dan ke butuhan wanita, kamu buka aj, ambil apa yang kamu perlukan, karna itu Juga punyak anak umi, Dan umi sudah minta izin padanya.


makasih banyak umi, ucap Nadia sambil melepaskan pelukannya


iya sama-sama,,,


ud Sana Mandi dulu, umi tunggu di bawa y,,, ucap umi sambil meninggalkan nadia


iya umi,, ucap Nadia Lalu menutup pintu Dan berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaian.


😍jangan lupa ya,,, comment Dan likenya😍


Salam kenal dari Widia

__ADS_1


don't forget tinggalkan jejak y🙏🙏


__ADS_2