Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
22. Episode 22 cowok ganteng


__ADS_3

Nadia mondar mandir mencari nurmi, saat Nadia menaiki tangga menuju lantai dua dia di kejutkan beberapa temannya


Nat,, tadi siapa? Tanya "B"


Yang Mana,


itu yang tadi kamu bawa ke kantor


ow itu Aku gak Tau


hemm, gak Tau apa pura-pura gak tau, timpal 'A'


laahh beneran tadi Aku ketemu mereka d jalan Dan minta di anter kesini ya uda aku anter


emm anaknya ganteng ya ucap "A" sambil mengedipkan matanya


iya semoga anaknya Sekolah di sini, Kan lumayan tu buat cuci mata, ucap mereka sambil terbahak-bahak


mendengar ucapan temannya nadia melanjutkan perjalanan nya untuk mencari nurmi.


Nat,, nanti kalau ke bawa salamin ya


ucap "A" berbisik di telinga Nadia lagi-lagi mengagumi


Nadia tidak menJawab perkataan temannya dia lebih memilih untuk diam, Dan kembali ke lantai bawa untuk istirahat karna merasa lelah


setelah sampai di lantai bawa tiba-tiba Nadia di panggil sama Ustadz untuk mengantar tamu berkeliling sekolah, meskipun lelah Nadia memaksakan diri untuk menemani tamu tersebut, selesai berkeliling Nadia pun mengantar tamunya sampai di depan gerbang.


saat Nadia kembali ke Sekolah tiba-tiba dia melihat nurmi membawa bekas gelas teh dari kantor


mi kamu dari Mana Aja si, dari tadi Aku Cari kamu tapi gak ketemu-ketemu, ucap Nadia kesal

__ADS_1


wkwkwkkwk, ucap nurmi tertawa


gimana kamu mAu ketemu sama Aku, sedangkan aku lagi bikin teh di panti untuk tamu tadi


kamu kenapa gak bilang si?


gimana aku mAu bilang ini Aja Aku buru-buru di suruh Ustadz, kamu Tau sendiri Kan klu Ustadz nyuru kayak gimana


iya, iya, nadia, memgalah


***


ke esokan harinya mereka kembali ke Sekolah meskipun beberapa minggu ini mereka jarang belajar, tapi mereka tetap melaksanakan ke wajibannya, sesampainya di Sekolah Nadia kaget melihat murid baru yang tiba-tiba Ada di hadapannya


haayy, kenalin nama Aku maula trinanda, ucapnya


hee iya saya Nadia


iya sama-sama


nurmi yang melihat percakapan mereka tiba-tiba batuk, sambil berkata sama Aku gak mau kenalan Ni, ucapnya


ehhh iya lupa, ucap Nanda


setelah selesai mereka berkenalan mereka pun berjalan menuju kelas.


sampainya di kelas Nanda langsung duduk di kursi yang Ada di samping Nadia karna kebetulan hanya Kursi itu yang masih kosong.


saat melihat kehadiran anak baru semua wanita yang Ada di kelas itu mulai salah tinggka Dan riuhh, karna mereka belum pernah melihat cowok seganteng Nanda


Nanda yang melihat ke adaan seperti ini merasa risih, tidak nyaman ia pun mengajak Nadia untuk keluar, Nadia yang mendengar permintaan nanda ia langsung berdiri Dan mengikuti Nanda dari belakang.

__ADS_1


Nan, kamu kenapa koq keluar? Tanya nadia yang melihat nanda sudah duduk di pinggir kolam


Aku gak nyaman di kelas berisik banget


ya,,,, namanya di kelas pasti berisik, kalau gak mau berisik ke hutan sono, ucap Nadia sambil duduk di samping nando


bukan gitu Nat, ya,,, gk suka Aja lihat ceweknya yang menatap Aku terus


wkwkwk kamu jangan 'G'E'R'


bukan 'G'E'R' tapi fakta ucapnya jujur


hem, kamu kenapa koq bisa masuk di Sekolah panti? Tanya nadia mengalihkan pembicaraan


sebenarnya Aku Juga males masuk di sini tapi Ustadz minta tolong sama keluargaku agar Aku masuk sini karna muridnya masih sedikit makanya aku di suruh masuk sini, yaa,, gak enak lah kalau di tolak lagi pula Ustadz Juga masih saudara ku jadi ya,,, mAu gak mau.


ow gtu, tapi di sini Kita jarang belajar low paling seminggu Lima Kali itu pun kalau belajar, ucap Nadia jujur


what, ucap Nanda kaget


serius?


iya serius karna Kan Sekolah Kita ini masih Baru Dan Ustadz Juga belum menemukan guru, Kita belajar karna Suka di isi sama Ustadz ya,, ,, itu pun kalau beliau sempat kalau gak ya,,,, Kita gak belajar


terus kalau gak belajar Kita ngapain?


ya,,,, seperti yang kamu lihat, ucap Nadia sambil menggoyangkan bahunya


😍 jangan lupa tinggalkan jejak😍


tetap jaga kesehatan

__ADS_1


__ADS_2