Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
2. Episode : 2 pertemuan


__ADS_3

sore Hari setelah Rehan menjemput Nadia, mereka langsung di kosan. kemudian Nadia langsung membuka pintu kosan, Dan berjalan menuju pintu kamar Dan membukanya.


'Sayang Ayo,,, masuk sini di kamar' kata Nadia


Rehan pun langsung masuk Dan memeluk Nadia..


'ada apa sayang tumben kamu ngajak ak ketemuan?' Tanya rehan masih memeluk nadia


" iya Sayang aku mau ngomong sesuatu sama kamu tapi kamu jangan marah ya,,,ucap Nadia sambil memainkan matanya


'iya mAu ngomong apa ngomong aja' kata Rehan sambil mengeratkan pelukannya


gini Kan aku uda lulus SMP Dan aku mAu melanjutkan SMA tapi di luar kota,, pokoknya jauh dari sini,,, tp itu terserah kamu Sayang aku hanya ngasih kamu dua pilihan, yang pertama kalau kamu sanggup menikahi aku tahun ini maka aku rela gak melanjutkan pendidikanku tapi kalau kamu gak sanggup maka aku akan melanjutkan pendidikanku, karna aku tidak mAu menunggu Tampa Ada kepastian ya,,,, setidaknya aku penya bekal buat mendidik anak Kita nanti, tegas Nadia


kemudian Rehan berlahan melepaskan pelukannya Dan duduk di samping Nadia sambil berfikir...


' Sayang kamu Kan Tau keadaan aku,,,


sekeras apapun aku kerja tetap aja aku gak bisa mendapatkan uang sebanyak orang tuamu minta,,,, ini aja belum apa-apa orang tuamu sudah minta di atas Tiga puluh juta sedangkan aku dari kalangan tidak mampu,,, ucap Rehan dengan nada sedihnya


'ya uda kalau gitu bararti aku mAu melanjutkan sekolahku di Bogor' kata Nadia


'apa,,,, di Bogor' jawab Rehan dengan nada sedikit keras karna kaget

__ADS_1


'iya Sayang di Bogor'


aku tidak mAu Sekolah di sekitar sini karna aku tidak menjamin diri aku tetap baik-baik aja apa lagi saat bersama kamu,, aku takut seperti orang-orang sayang Hamil di luar nikah aku takut itu, apa lagi Kita saling mencintai,,,,,ucap nadia


setelah perbincangan antara Nadia Dan Rehan,,,,,berlahan mereka tidur dengan posisi saling memeluk,,,,,


**


setelah beberapa Hari pertemuan mereka Nadia pun mulai mempersiapkan


berkas-berkas yang mAu di bawa...


meskipun orang tuanya berat melapaskan Nadia tapi orang tuanya tidak bisa memaksa Nadia untuk selalu bersamanya karna orang tuanya Tau betul watak Nadia yang keras....


**


'heyyy bro kamu kenapa diam terus dari tadi, Ada masalah y? Tanya fadhil sambil duduk di samping Rehan,,,


'mungkin di suruh belanja Kali sama neneknya di pasar' ledek Si "A"


' iya Kali tu biasa dia laki- laki sekAligus perempuan' jawab si "B"dengan lagak ketawanya


' sudah-sudah kalian kenapa si selalu memojokan rehan, pada Hal Kan dia baik' bentak fadhil

__ADS_1


'wkwkwkwkk,,,,wk,, mukanya aja Muka kasian Dan bermuka baik pada hal, aslinya dia Suka mencicipi cewek satu-persatu, jawab si "B" dengan tampang tidak sukanya


'iya tuc,,, tapi gak Tau dahh,,,, Nadia sudah di cicipin belum ya,,,, saut si"A"


"mungkin belum, Kan baru setahun jadiannya nanti kalau sudah bertahun - tahun baru tuc di cicipin lumayan geratis' jawab si "B" dengan nada mengejek,,,


tak lama kemudian Rehan pun berdiri Dan berlalu pergi meninggalkan mereka..


dia berniat pulang untuk menelpon kekasihnya,, setelah sampai di rumah Rehan pun mengambil hp nya Lalu menghubungi Nadia,,,


thutt,,,,,, thutttt,,,,thutttt


'hello Sayang Ada apa?'Tanya nadia


"kamu kapan berangkatnya" Tanya Rehan dengan nada datarnya.


'sekitar Tiga Hari lagi' memangnya kenapa? Tanya nadia


'tidak apa- apa,,, jawab Rehan,,


oh iya Sayang Kan InsyaAllah aku berangkat Hari kamis jadi malam kamis kamu nginap di rumah aku ya,,,,, sekalian malam perpisahan mAu ya,,, sayang, rengek Nadia pada Rehan di balik telpon.


'iya',iya ,,,,,, ya sudah ya,,, aku mau istrahat jawab Rehan

__ADS_1


'ok' makasih Sayang, ummmuuaahhhh


Nadia memberikan ciuaman di balik telpon,, kemudian menutup telponnya.


__ADS_2