
saya tidak punya apa-apa kk, ucap Nadia dengan nada gemetar karna seluruh tubuhnya sudah tidak bisa di gerakan lagi.
wanita ini mulai berjalan mendekati Nadia, sesampainya di depan Nadia wanita ini mulai menggeleda tas Nadia Dan membuang satu persatu pakaian nadia, Dan mengambil apa-apa yang perlu di ambil.
kamu boleh keluar dari sini tapi ingat jangan laporkan gue kepada siapapun termasuk polisi kalau sampai kamu laporkan ke polisi, maka gue pastikan anak buah gue akan memenggal kepalamu yang bauh ini ucap wanita ini sambil menjitak kepala Nadia.
kk bagai Mana saya bisa keluar sedangkan kaki saya masih menempel di lantai ucap Nadia dengan nada gemetar karna ketakutan.
kaki low angkat dari sepatu mu karna yang nempel hanya sepatu low , kalau low punya otak pake ,,, ucap wanita ini dengan emosi.
Nadia mulai menunduk Dan membuka Tali sepatunya Dan berlahan mengangkat kakinya untuk melangkah pergi, sebelum Nadia pergi, Nadia sempat ingin mengambil pakaian yang berjatuhan di lantai namun saat Nadia mulai memegang bakaiannya sontak wanita ini berteriak.
siapa yang menyuruhmu mengambil pakaian ini, ucap wanita ini sambil memegang pinggangnya.
sontak Nadia langsung berlari keluar Tampa membawa apa-apa.
dalam perjalanan Nadia melangkah dengan tertati-tatih karna merasa kakinya sakit akibat menginjak batu-batuan tampa alas kaki.
Nadia terus berjalan Tampa tujuan, sampai Nadia jatu karna ke sandung batu, nadia mencoba memegang pagar Dan mengimbangi dirinya, agar tidak jatuh tapi tangannya licin hingga membuat pegangannya terlepas dari pagar Dan kebentur tembok, Nadia jatuh tergeletak di pinggir jalan dan pandangannya mulai buram Tak sadarkan diri.
**
__ADS_1
saat Pak kyai Arif pergi sholat jum'at melihat Ada seseorang tergeletak di depan rumahnya, Pak kyai melihat ke kanan Dan kekiri namun tidak Ada orang, AKhirnya Pak kyai pun memanggil satpam untuk membawa Nadia masuk kedalam rumah.
setibanya didalam rumah sang istri kaget melihat se orang wanita yang penuh darah di kepalanya.
"abi ini siapa? ucap istri kyai Arif
" abi Juga tidak Tau mi, tadi abi ketemu dia di depan gerbang, oh iya mi tolong kasih dia obat, soalnya abi mAu sholat dulu, ucap kyai Arif
iya bi, ucap istrinya
**
mama Nadia duduk di teras sambil memikirkan anaknya yang Tak kunjung Ada kabar sampai saat ini.
" belum Tau bu soalnya sampai sekarang belum Ada kabar, di telpon no.juga tidak aktif
hati -hati low bu, sekarang di Bogor banyak yang menjual perempuan tadi aku lihat berita di TV , Ada perempuan di perkosa Dan di buang ke sungai bu, ucap si "A"
Ibu Nadia pun jadi kepikiran, karna beliau takut terjadi apa-apa kepada anak bungsunya
ya Allah lindungila nadia, batin ibunya
__ADS_1
**
istri kyai Arif berjalan menuju dapur mengambil air angat untuk membersihkan darah yang Ada di kepala nadia, setelah sampai di samaping Nadia beliau berlahan menyentuh Nadia Dan membersihkan dara yang Ada di kepalanya.
setelah beberapa menit Nadia mulai sadar Dan berlahan membuka mata
maaf Ibu siapa? Dan saya dimana? Tanya nadia, sambil berusaha bangun
saya umi layla di panggil umi,,,,,,,
neng tenang ya,,,,,
jangan banyak gerak dulu,,,
tadi itu neng pingsan di depan rumah saya, jd Suami saya meminta satpam untuk mengangkat kamu kesini, ucap ibu Layla
Nadia pun menurut kepada Ibu Layla Dan kembali bersandar di tembok karna memang kondisinya masih lemah
" terimakasih yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca novelku"
jangan lupa like Dan comment nya ya,,, di tunggu
__ADS_1
Salam kenal dari Widia๐๐