Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
5. BAB 5, Bahaya


__ADS_3

tidak lama lelaki itu mendekati Nadia.


"hay ,,,,,,, cwek ,, boleh kenalan Gak ucap lelaki tersebut dengan senyum yang di buat semanis mungkin


Nadia hanya diam aja, sambil pura-pura tidak Tau kalau Ada orang di sampingnya


" heeyyy kamu sombong sekali tidak menyautiku" ucap lelaki itu....


maaf ya, aku tidak kenal, ucap Nadia sambil berlalu pergi karna Nadia hawatir lelaki ini akan berniat jahat padanya....


Baru beberapa Nadia melangka kini kembali terdiam saat lelaki tersebut meraih tangan Nadia Dan berucap, kamu kenapa pergi aku Ada di sini menemani kamu sambil memegang dagu Nadia.


sebenarnya kamu itu mAu apa, berani-beraninya kamu menyentuhku Tampa izin ucap Nadia dengan nada marah sambil merontah-rontah ingin melepaskan tangannya dari lelaki itu


" jadi cewek tidak boleh galak nanti gak laku low,,, ucap lelaki itu dengan nada menuntut..

__ADS_1


lepasin,,,,, lepasin tanganku,,, atau gak aku teriak Ni,,,,, ucap Nadia sambil meronta-ronta


haaa,,,haaaaa,,,haaaa tidak akan tidak akan aku lepaskanmu, sampai kapan pun sebelum kamu menyerahkan,,,,di,,,,r,,. ucapan lelaki ini terputus saat Nadia memotong ucapannya..


apa,,,, kamu mAu uang,,, aku tidak ,,,,, punya uang,,,, aku saja kesini menggunakan uang pas-pasan,,,tolong lopaskan aku,,,ucap Nadia dengan nada memohon..


" aku tidak minta uangmu tapi saya minta dirimu" ucap lelaki dengan tegas


Nadia berdecih sambil berkata,,,,,aku tidak sudih menyerahkan tubuhku padamu,,,


Nadia kembali ingin mengeluarkan suaranya Dan berniat untuk berteriak, tapi tiba-tiba lelaki ini langsung membekap mulutnya dengan menggunakan sarung tangan yang sudah di kasih obat bius...tidak lama Nadia pun lemas tidak berdaya, berlahan Nadia memejamkan matanya..


**


sudah beberapa Hari ini Rehan sangat merindukan Nadia, karna semenjak kepergian nadia, Rehan tidak pernah menghubunginya karna Rehan berharap nadialah yang akan menghubunginya terlebih dahulu, namun sampai saat ini belum Juga Ada kabar dari Nadia..

__ADS_1


Rehan pun tidak bisa menunggu lebih lama lagi, kabar dari Nadia, kini Rehan berniat akan menghubungi Nadia terlebih dahulu,,, Rehan pun kembali memencet tombol handphone nya dan mencari nama Nadia Lalu memanggil


setelah beberapa saat memanggil' Nomor yang anda tujuh sedang tidak aktif' sial Sayang kemana, lagi apa, kenapa no. gak aktif, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang timbul di otak rehan,,,,, Rehan kembali menghubungi Nadia namun hasilnya tetap sama


**


pagi Hari Nadia terbangun di gudang dengan pakaian yang berantakan..


"ya Allah aku dimana, kenapa badanku begitu berat, Dan kenapa pakaianku seperti ini, batin Nadia, sambil membereskan pakaiannya.


nadia pun berusaha bangun Dan duduk bersandar di tembok sambil mengingat kejadian tadi malam.


ya Allah jangan-jangan laki-laki itu yang membawaku ke sini Da,,,,da,,,,n,,, Nadia tidak bisa melanjutkan perkataannya karna tiba-tiba air Mata Nadia jatuh Tampa dia sadari,,, kini Nadia pun kembali berteriak Dan menangis sejadi-jadinya,,, hiks,hiks,,,,,,hiks,,,,hiks,,,hiks


setelah beberapa jam Nadia menangis,,, dia pun kembali berfikir, jika aku di sini terus aku takut lelaki berengsek itu kembali Dan memperkosaku kembali, tidak Ada gunanya aku begini, yang sudah terjadi tidak akan bisa kembali seperti semula, hik,hiks,,hiks Nadia kembali menangis,,,sambil berusaha berdiri Dan keluar dari gudang tersebut...

__ADS_1


**


Baru Kali ini aku ketemu mangsa yang begitu sempit, biasanya setiap aku memamgsa wanita pasti sudah longgar dalam arti bekas orang, tapi kenapa wanita yang tadi malam begitu sempit y,,,? bahkan dalam keadaan pingsan gunung kembarnya begitu menantang, meskipun aku tidak mendapatkan response darinya, tapi tetap aj, aku sangat bernafsu, apa mungkin karna barang Baru ya,,, makanya aku begitu bernafsu, batin lelaki itu .


__ADS_2