Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
23. Episode 23 pulang kampung


__ADS_3

Hari berganti Hari bulan berganti bulan tahun berganti tahun kini Nadia sudah selesai ujian akhir semester Dan berniat untuk minta izin pulang kampung karna sudah dua tahun lebih tidak pulang, rindu yang bergejolak ingin bertemu sang kekasih Dan kedua orang tuanya.


Nadia berjalan menuju rumah Ustadz untuk minta izin pulang, sesampainya di depan pintu Nadia memberanikan diri untuk mengetuk pintu Ustadz


Assalamu'alaikum Ustadz, ucap Nadia sambil mengetuk pintu


wa'alaikumsalam Ada apa nadia, ucap Ustadz sambil membuka pintu


maaf Nadia mAu ijin pulang kampung Ustadz, karna Nadia sangat merindukan keluarga, Apakah Ustadz mengizinkan saya untuk pulang?


sebenarnya saya tidak Ada Hak untuk melarang kamu pulang, tapi yang saya khawatir Kan apakah kamu bisa pulang sendiri?


InsyaAllah bisa Ustadz


baiklah kalau begitu, kapan rencana kamu akan pulanng?


InsyaAllah lusa Ustadz


ow begitu, apakah kamu sudah memiliki ongkos pulang?


keluarga saya di kampung yang mengirimkan uang melalui ATM teman, Ustadz ucapnya


baiklah, semoga kamu selamat sampai tujuan Dan pulang lagi kesini dengan ke adaan sehat wal'afiat jangan lupa jaga Akhlak.


baik Ustadz ucap Nadia sambil berlalu meninggalkan Ustadz


sesampainya di kamar Nadia sangat bahagia karna di perbolehkan untuk pulang.


Nat, kamu kenapa koq senyum-senyum sendiri? Tanya Nurmi

__ADS_1


gak apa-apa senang Aja.


senang kenapa Nat, Tanya Nurmi penasaran


senangnya adalah aku bentar lagi pulang Dan Aku akan bertemu sama rehan. ucap Nadia girang


owalah di Kira kamu kenapa, ucap nurmi lalu meninggal Kan Nadia.


mi, kamu mAu kemana? Tanya Nadia berteriak


Aku mAu piket dulu.


ok Dec, ucap Nadia sambil mengemas baju yang mAu di bawa.


***


Assalamu'alaikum Ustadz


kamu Naik apa kejakarta?


pake bus Ustadz


ya sudah tunggu sebentar, beliau mengambil handphone Lalu menghubungi seseorang setelah selesai beliau langsung menulis Alamat panti Dan memberi sedikit uang untuk Nadia.


Nadia kamu keterminal di antar tmn Ustadz ya, nanti klu Ada apa-apa di jalan kamu tunjukan alamat ini ya, Dan klu pesawatnya sudah take off jangan lupa baca doa kalau perlu sepanjang perjalanan banyakin istigfar. ucap Ustadz


iya Ustadz ucap Nadia


kamu ngambil pesawat jam berapa? Tanya Ustadz

__ADS_1


jam 11:00 Ustadz jawab Nadia


ya sudah kamu berangkat sekarang Aja, teman Ustadz sudah nunggu kamu di depan gerbang.


baik Ustadz makasih banyak Ustadz


iya kamu hati-hati di jalan


Salam sama keluarga di kampung


baik Ustadz.


dalam perjalanan Nadia pun tidak henti - hentinya menghayal ketemu Rehan, rindu yang terpendam selama dua tahun lebih.


Tampa sadar Nadia sudah sampai di terminal Nadia langsung turun dari motor Dan Tak lupa mengucapkan terimakasih Lalu berjalan untuk membeli ticket menuju bandara sukarno hatta, sesampainya di bandara Nadia pun menanyakan ke putugas, penerbangan menuju Jambi, setelah menhetahui tempatnya Nadia segerah berjalan menuju lokasi yang di tuju. sesampainya di lokasi Nadia langsung duduk sambil melihat jam yang Ada di tangannya


Alhamdulilla masih jam 10:00, gak apalah menunggu dari pada di tinggal, ucap nya


beberapa jam Nadia menunggu AKhirnya tibalah saatnya Nadia masuk di dalam pesawat.


ya Allah ini pertama kalinya Aku Naik pesawat, dek dekan.


Nadia berjalan pelan menulusuri jalan sambil mencari pramogarinya.


kk maaf mAu nanya saya duduk di Mana y?Tanya Nadia sambil menunjukan tiketnya.


di sini mbk, ucap pramogarinya sambil menunjuk kursi yang di pinggir jendela


Alhamdulilla AKhirnya Aku Naik pesawat Juga, Dan sesuai ke inginanku duduk dekat jendelah supaya bisa melihat pemandangan di bawah.

__ADS_1


beberapa menit pesawat take off


😍jangan lupa tinggalkan jejak 😍


__ADS_2