Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
6. Episode 6 dalam perjalanan


__ADS_3

di dalam perjalanan Nadia melangka dengan kaki yang tertati-tatih, Nadia bingung harus kemana, di dalam hati kecilnya Nadia sangat ingin pergi ke terminal tadi malam, tapi Nadia tidak Tau jalan menuju terminal,,,,


Nadia berjalan tampah Arah harus kemana, sedangkan Nadia tidak Tau seluk belum tempat tersebut,,, Nadia pun berfikir untuk mengambil handphone nya di tas,,,, Nadia pun mampir sebentar di pinggir jalan, kemudian membuka tasnya untuk mengambil handphone, Dan berharap mendapatkan petunjuk dari handphone tersebut, namun lagi-lagi Nadia kecewa karna handphone yang Nadia bawa mati Dan tidak Dapat di gunakan sebelum mengisi daya terlebih dahulu..


ya Allah bantulah hambamu ini, yang sedang dalam ke sulitan, aku nekat untuk pergi jauh dari keluarga, karna aku ingin menuntut ilmu, karna aku merasa kurang ilmu, tapi kenapa engkau persulit langkahku ya Allah, batin Nadia sambil menangis,,,hiks,,,,h,,ikks,,,hiks.


**


mAh kenapa ya,, no. Nadia tidak bisa di hubungi? Tanya nadin


entahlah,,, Kita doakan Aja adikmu, semoga dia selalu dalam lindungan Allah SWT Dan selamat sampai tujuan, Aamin, jawab Ibu Nadia.


sebenarnya dari kemaren perasaan ku tidak enak,,, Dan selalu ke pikirkan Nadia, apa lagi malam ke Tiga setelah kepergian mu.


sebenarnya aku tidak rala kamu pergi nak, tapi kamu sangat keras kepala, apa lagi kamu tidak pernah pergi ke Kota Dan bahkan kamu ke Sana sendiri, batin ibu nadia.


**

__ADS_1


Rehan kamu kenapa, tante perhatikan akhir-akhir ini kamu banyak melamun Ada apa? tanya tante rehan sambil duduk di samping Rehan Dan memegang bahu rehan


karna sejak kelas 3 SD, Rehan sudah tinggal bersama tantenya, Rehan lebih memilih tinggal bersama tantenya di banding orang tuanya sendiri karna Rehan tidak akur dengan Ayah tirinya.oleh Karena itu Rehan sangat dekat dengan tantenya di banding Ibu kandungnya sendiri.


" iya tan,,,,, aku kepikiran Nadia",, jawab Rehan


' memangnya Nadia kenapa? bukannya kemaren kamu nginap di rumahnya' ucap tentenya,,,


" itu dia tan,,,, waktu itu aku nginap di rumahnya karna malam itu adalah malam terakhir aku bersama Nadia karna Nadia mAu pergi ke Bogor Dan melanjutkan pendidikannya di sana, Rehan pun menjelaskan panjang lebar sama tantenya, tidak Ada yg tersisa sedikit pun.


" apa,,,,,,, kenapa kamu tidak bilang Han,,,, kalau Nadia memberimu dua pilihan, kalau se andainya kamu bilang dari awal tante bisa usahakan kamu uang Dan Kita Juga bisa menghubungi ibumu untuk membatu kamu, Dan mengurus pernikahan mu dengan Nadia,,, ucap tantenya dengan suara yang agak di keraskan karna kaget, mendengar penuturan ponakannya itu.


" ya,,,, sudah kalau begitu, kamu tidak usah mikirin Nadia, kamu harus Tau jodoh itu Allah yang ngatur, kalau kamu memang berjodoh dengan Nadia InsyaAllah Ada jalannya percayalah, nasehat dari tante Rehan


" makasih tan,,," ucap Rehan Dan berlalu pergi menuju kamarnya


**

__ADS_1


setelah beberapa menit Nadia duduk di pinggir jalan, dengan penampilan yang berantakan, Dan tas yang masih dalam ke adaan terbuka di hadapannya.


tidak lama orang-orang berlalu lalang lewat di depan Nadia Tampa memperdulikan Nadia, Dan Ada Juga sebagian dari mereka yang memasukan uang di tas Nadia, karna mungkin sebagian dari mereka berfikir kalau Nadia sebagai pengemis.


"saat seseorang memasukan uang di tas Nadia, tiba-tiba Nadia berkata"


"mas,,,,mas,,,mas, kenapa masukin uang di tas aku? ucap Nadia dengan muka polosnya sambil menghampiri orang tersebut


" lahh,,, memangnya kenapa bukankah itu harapan seorang pengemis seperti kamu, harusnya kamu berterimakasih sama saya karna saya sudah membatumu" ucap orang tersebut


",,,, tapi maaf aku bukan pengemis mas" ucap Nadia dengan Muka yang menunduk


" terus kalau bukan pengemis Lalu apa? coba kamu balik badan Dan lihat diri kamu di depan pintu Alfamart Sana" ucap lelaki itu sambil berjalan meninggalkan Nadia.


" setelah beberapa menit Nadia pun berjalan menuju Alfamart, karna Nadia penasaran dengan penampilannya, yang di anggap sebagai pengemis.


setelah sampai di depan pintu Alfamart Nadia pun kaget,, melihat penampilannya yang begitu berantakan.

__ADS_1


ya Allah Muka ku gini banget dua Hari tidak mandi, sudah seperti pengemis di tambah lagi dengan badan yang lengket, batin nadia


__ADS_2