Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
12. Episode 12 terpaksa


__ADS_3

selesai menyusun bajunya nadia berjalan menuju kasur sembari tiduran di atas kasur dan melihat langit-langit, dalam fikirannya adalah Rehan, rindu yang begitu dalam, karna selama ini Nadia tidak pernah putus kontak, Baru Kali ini bener- bener putus kontak.


**


Rehan merebahkan tubuhnya di atas kasur Dan kedua tangannya di bawa kepala, dalam fikirannya masih terngiang-ngiang bayangan nadia.


karna sudah sekian lama Nadia tidak Ada kabar, Rehan masih tetap mencoba menghubungi Nadia namun lagi-lagi hasilnya nihil.


...ya Allah Nadia kamu dimana? gimana ke adaanmu sekarang? apakah kamu sudah melupakan Aku nad,,,, batin Rehan sambil memgacak-acak rambutnya karna frustasi....


tok,,,,, Tok,,, Tok,,, Rehan buka pintunya, ucap nenek uni, yang terus mengetuk pintu kamar Rehan.


seketika lamunannya buyar saat Rehan mendengar suara ketukan pintu.


iya nek sebentar,, ucap Rehan Lalu berjalan menuju pintu Dan membukanya.


Ada apa nek tumben kesini? Tanya Rehan dengan penuh kecurigaan, karna dia yakin kalau neneknya kesini pasti mau membahas soal perjodohannya.


tidak Ada apa-apa koq Han,,,


oohhh,,,,,, iya nenek rasa tante kamu sudah sampaikan soal perjodohan kamu, Dan InsyaAllah akan di laksanakan minggu depan.


a,,,,,p,,,,,a, minggu depan !!!!!!


ucap Rehan terbata karna shok sekaligus kaget.


iya minggu depan Dan siap gak siap kamu harus siap, karna nenek malu sama Tetangga yang selalu bilang cucu nenek perjaka tua, Dan satu lagi jangan sampai kamu mempermalukan nenek, ucap nenek tegas Lalu meninggalkan Rehan.


Tampa Rehan sadari ia pun berlahan duduk di lantai sambil memgacak-acak rambutnya karna frustasi sekaligus bingung apa yang harus ia lakukan saat ini, jujur saja di hatinya masih Ada Nadia.

__ADS_1


**


nenek Dan tantenya sengaja meninggalkan Rehan di rumah sendiri Dan menyuru calon istrinya Rehan yang bernama nia untuk menemui Rehan di kamar dengan maksut ingin menjebak Rehan.


han,,kamu kenapa? sepertinya kamu lagi Ada masalah, ohwww iya tante kamu Mana koq gak kelihatan, ucap Nia panjang leber, sebenarnya Nia Tau kalau tante Rehan tidak Ada di rumah hanya aja pura-pura tidak Tau agar Rehan tidak curiga dengan ke hadirannya di rumah ini.


Rehan masih tidak bergeming Dan tidak memperdulikan ke hadiran Nia, karna dia masih sibuk dengan pemikirannya.


han,,,,, jawab sih,,,,ucap Nia dengan lembut sambil menatap rehan, karna tidak mendapatkan jawaban maka Nia kembali bertanya.


Han Kan aku nanya,,,,,


ucap Nia sambil mendekati Rehan Dan mencoba untuk memegang tangan rehan.


Tampa Rehan sadari ternyata Nia sudah membawa Rehan di atas kasur.


kamu ngapain membawaku kesini? Tanya Rehan cuek, Tampa melihat Nia


Aku kesini lagi mencari tante kamu, terus tadi aku ketemu kamu depan pintu, aku pikir kamu sakit makanya aku bawa kamu kesini biar kamu bisa istrahat, ucap Nia dengan senyum manisnya


kalau begitu kamu boleh pergi dari sini, makasih sudah membatuku, ucap Rehan cuek,,,


Nia pun berdiri melangka pergi meninggalkan Rehan, saat Nia berada di ruang tenga tiba-tiba Nia berteriak,,


Han tolong,,tolong aku,,, tolong, ucap Nia dengan berteriak


Rehan yang mendengar suara Nia, ia pun bangkit dari Tidurnya Dan mencari keberadaan Nia,,,


setelah tiba di hadapan Nia Rehan pun bertanya

__ADS_1


Nia,,, kamu kenapa koq duduk di lantai? ucap Rehan khawatir


aku ke sandung Han,,, Dan sepertinya kakiku ke seleo, tolong bantu Aku Han, ucap nia dengan Muka sedihnya.


Rehan maju selangkah Dan berniat ingin memapah Nia tp apa daya Nia sama sekali tidak bisa jalan, dengan terpaksa Rehan menggendong Nia menuju kamar


Nia melingkarkan tangannya di leher Rehan dengan senyum liciknya


sebentar lagi kamu akan masuk dalam perangkapku Han, batin nia


saat Rehan membaringkan Nia di atas kasur, seketika Nia menarik Rehan, Rehan pun ikut terbaring di atas Nia, Tampa sengaja Rehan sempat mencium leher nia.


mAu kamu apa ha,,a, kenapa kamu tidak melepaskan tanganmu di leherku haaa,,,a, bentak Rehan karna marah


maaf Aku lupa ucap Nia, dengan bergetar karna takut


apa kamu menginginkan sesuatu dariku haaaaa,,, ucap Rehan dengan senyum liciknya


Rehan berjalan mendekati Nia Dan menarik semua pakaiannya Lalu mencium bibir Nia dengan kasar.


inikan yang kamu mAu, ucap Rehan sambil mencium leher nia,.


Nia sontak kaget dengan penuturan Rehan, seakan Rehan Tau apa yang di inginkan Nia.


😍jangan lupa tinggalkan jejak y😍


Salam kenal dari Widia


jangan lupa comment Dan like y

__ADS_1


__ADS_2