
sudah menunjukan pukul 11:35 namun belum Ada tanda-tanda acara akan di mulai, Nia semakin khawatir, karna parah undangan semakin risih menanyakan kedua mempelai, nia berlari masuk ke kamar Dan menangis sejadi-jadinya, hiks, hiks, hiks hiks ,,,,,,,,,
Rehan kamu kenapa tega sama Aku Rehan,,,hiks,, sambil terisak.
***
ya Allah ini sudah menunjukan pukul 12:00 tapi Rehan belum Ada tanda-tanda untuk bangun, bagaimana ke adaan di rumah Rehan ya? batin fadhil sambil melihat Rehan yang terlelap dalam tidurnya
fadhil berniat pergi ke rumah Rehan karna dia penasaran dengan ke adaan di sana, saat fadhil memasuki rumah Rehan, alangkah terkejutnya saat dia melihat para tamu undangan yang saling berbisik-bisik mengenai kedua mempelai.
pengantinnya kemana ya? koq jam segini belum keluar Juga, ucap si 'A'
memangnya pengantin prianya Ada? tadi kalau gak salah dengar pengantin prianya kabur ucap "B"
ya Allah kasian banget pengantin ceweknya
ucap"C"
iya tu kasian makanya jangan Suka menjodoh-jodohkan, AKhirnya malu sendiri Kan ucap "A"
ya sudah yuk Kita pulang ngapain lama-lama di sini, toh Kita Juga sudah kenyang ucap"B"
ya udah ayoh, ucap mereka berbarengan sambil berdiri Dan melangkah keluar.
setelah mendengar perkataan mereka fahdil pun membalikan badannya untuk pulang.
para undangan pulang satu persatu sampai AKhirnya rumah itu sepi.
__ADS_1
apa maksutnya ini semua haaa,,,!!!!
bentak Ayah Nia kepada nenek Rehan
Aku tidak Ada maksut apa-apa, Aku Juga tidak Tau kenapa Rehan bisa Kabur, pada Hal sebelumnya sudah ku peringati.
kamu pikir dengan ucapanmu itu bisa mengendalikan rasa malu kami terhadap warga sini ha,,,,,,,a,, !!!!
bentak Ibu Nia
sudah mAh mending sekarang Kita pulang tidak Ada gunanya Kita di sini.
iya Pak, mama panggil Nia dulu di kamar sambil berjalan menuju kamar.
pah,,,, pa,,, pa,, pintunya di konci, sudah ku ketok-ketok pintunya, tapi gak Ada jawaban, ucap Ibunya sambil teriak karna khawatir
setelah pintu terbuka alangkah kagetnya saat melihat Putri kesayangannya terbaring di lantai dengan mulut berbusa
pah,,,pah Nia Pak,, ucap Ibunya sambil menangis hiks,,,,hiks,,hiks
Nia bangun sayang, ucap Ibunya sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya
saat melihat Nia terkapar di lantai ayahnya buru-buru memeriksa tangan Dan lehernya, Alhamdulilla Nia masih hidup, Ayo mAh Kita bawa Nia ke rumah sakit, seketika ayahnya langsung menggendong Nia keluar, saat melewati nenek uni mama Nia sempat berbisik di telinganya," ingat ya, urusan Kita belum selesai, kalau sampai terjadi apa-apa dengan Nia maka kamu yang harus bertanggung jawab" ucapnya dengan sinis sambil menyenggol bahunya Dan berlalu pergi
saat berada di depan rumah, ibunya pun memanggil taxi, setelah taxi menepi mereka segera masuk Dan menuju rumah sakit.
sesampainya di rumah sakit, ayahnya berteriak memanggil dokter Sala satu suster mendengar teriakannya segera membawakan brankar lalu membaringkan nia di atas brankar, sambil berkata dokter tolong selamatkan anak saya, ucapnya sambil ikut mendorong brangkar menuju UGD.
__ADS_1
Pak maaf,,,
bapak tidak boleh masuk cukup tunggu di luar, ucap suster Lalu menutup pintu.
pa, pa, Nia Pak semoga Nia baik-baik aja pa, ucap istrinya sambil terisak
iya mAh Kita doakan Aja semoga Nia selamat, ucap suaminya sambil memeluk istrinya
setelah beberapa menit istrinya mendengar suara pintu, seketika ia langsung melepaskan pelukan suaminya Dan berlari menuju ruangan nia.
dok bagaimana ke adaan anak saya?
Dokter yang Ada di hadapannya seketika menunduk
Dokter tolong jawab bagaimana ke adaan anak saya, ucap Ibu Nia sambil memegang tangan dokter dan menangis
maafkan kami bu kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi Allah berkehendak lain, Dan anak Ibu sudah,,,ti,a,, ucapan dokter di potong Ibunya
tidak mungkin dok, anak saya masih ada, ucap Ibunya sambil tersungkur di lantai Dan menangis sejadi-jadinya, hiks,,hiks,,hiks
mAh sudah mAh sabar, Kita tidak bisa menyalahkan takdir, ucap suaminya sambil menenangkan
😍 jangan lupa tinggalkan jejak y😍
Salam kenal dari Widia
don't forget comment
__ADS_1