Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren

Cinta Terhalang Oleh Pondok Pesantren
19. Episode 19 kegiatan


__ADS_3

setelah beberapa Hari masuk Sekolah ia pun mulai bersosialisasi dengan temannya meskipun bahasanya masih lagak riau tapi setidaknya dia sudah bisa berteman dengan yang lain, meskipun yang lain tidak Ada yang mAu berteman dengannya karna merasa aneh.


setidaknya putri mAu berteman dengan Nadia meskipun putri merasa sedikit aneh dengan bahasanya tapi dia merasa nyaman dengan Nadia, dengan begitu semakin Hari mereka semakin dekat.


saat istirahat mereka makan berdua di kanten Nadia pun memberanikan diri untuk minjam handphone putri, untuk menghubungi Rehan, Nadia ingin mengahiri hubungannya dengan Rehan karna dia merasa tidak pantas dengannya karna dia bukan lagi wanita yang sesungguhnya seperti wanita pada umumnya


Nadia mengetik pesan untuk Rehan dengan ucapan kata putus.


" Rehan mungkin hubungan Kita cukup sampai disini, aku tidak pantas untuk kamu Han, carila wanita yang pantas untukmu, karna aku takut suatu saat nanti kamu menyesal memilihku karna aku bukan wanita seperti wanita yang kamu impikan Rehan"😭


namun kenyataannya hati kecilnya tidak rela melepaskan Rehan, tapi harus bagaimana lagi dia tidak mAu mambuat rehan kecewa.


hatinya seperti di iris-iris pisau namun ia harus tahan dengan kenyataan pahit ini Demi kebahagiaan orang yang paling ia sayang.


***


sepulang kerja Rehan langsung membersihkan diri dan mengambil handphone di atas nakas Dan memeriksa pesan yang Ada di handphone, saat ia melihat pesan dengan no. yang tidak di kenal, ia langsung menghubungi no. tersebut Dan menanyakan siapa yang memgirim pesan itu.


putri yang menerimah telpon dengan nama yang tertulis"Rehanku" ia mengerutkan alisnya, Dan berfikir sejenak.


karna dia tidak punya teman dengan nama Rehan, nemun beberapa menit kemudian dia teringat dengan Nadia yang minjam handphone nya di Sekolah saat jam istirahat, Nadia sempat meminta ijin sama putri untuk menyimpan no. Rehan di handphone nya.


putri mengangkat telpon Dan menjelaskan bahwa yang menulis pesan itu adalah Nadia pada saat jam istirahat di Sekolah, ucapnya

__ADS_1


Rehan yang mendengar penjelasan putri langsung matikan panggilan sepihak.


kini Rehan frustasi atas keputusan Nadia, dia melemparkan handphonnya di ranjang Dan mengusap kasar wajahnya, lalu melemparkan badannya di kasur sambil berfikir, bagaimana caranya dia bisa bicara dengan Nadia Hari ini Juga, sedangkan dia tidak di perbolehkan untuk menelpon no.ustadnya.


dia kembali duduk berfikir Dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, beberapa menit dia pun menemukan solusi dia mencari kembali handphon yang ia lempatkan di kasur untuk menghubungi kakak' Nadia


thuut,,,,thutt,,,,thuttt


Assalamu'alaikum, ucap di sebrang Sana


wa'alaikumsalam, kk aku mAu minta tolong sama kk, ucap Rehan melas Tampa basa basi


iya, Ada apa rehan? kamu mAu minta tolong apa ucap kk Nadia


Assalamu'alaikum


wa'alaikumsalam, maaf Ustadz ini kakaknya Nadia, boleh saya bicara sama Nadia, ucapnya


boleh, sebentar saya panggilkan.


Nadia, Nadia, panggil Ustadz


iya Ustadz Ada apa, Tanya nadia

__ADS_1


ini Ada telpon dari kakakmu, ucap Ustadz sambil menyerahkan handphonnya


iya Ustadz, Nadia pun mengambil handphon di tangan Ustadz lsambil berjalan menuju kamarnya.


hallo kk Ada apa? Tanya nadia


Nat,, ini Ada orang yang mAu bicara sama kamu, jangan di matikan ya, kakak sambung Tiga dulu, ucap kak Nadia.


iya kak, ucap Nadia sambil mengerutkan alisnya


beberapa menit AKhirnya tersambung Tiga


Dec, kamu kenapa si tiba-tiba mutusin Aku Tampa Alasan yang jelas, ucap Rehan


ya, uda itu sudah menjadi keputusan ku, tolonglah di terimah, ucap Nadia tegas namun hatinya perih


gak, aku gak mau putus, sampai kapan pun, aku di sini berjuang mati-matian demi kamu tapi kamu Malah putusin Aku


ingat Nadia!! waktu tiga tahun itu tidaklah sebentar, cowok Mana yang mAu menunggu selama itu, ucap Rehan


mereka bicara panjang lebar sampai AKhirnya mereka baikan seperti semula.


😍 jangan lupa tinggalkan jejak😍

__ADS_1


tetap jaga kesehatan by Widia


__ADS_2