
tidak terasa Nadia sudah dua tahun tinggal di bogor, kini dia sudah kelas dua SMA, dengan hati gembira Nadia pulang dengan kebahagiaan yang terpancar di wajahnya, saat Nadia masuk gerbang tiba-tiba Ustadz menyuruh angkatan Nadia untuk kumpul di aula, setelah berkumpul di aula Ustadz mulai mengutarakan niatnya.
Assalamu'alaikum warohmatulahi wabarokatu
langsung aja tujuan Ustadz mengumpulkan kalian di sini hanya ingin memberikan kabar gembira bahwa Sekolah yang Ustadz bangun sudah bisa di gunakan namun yang jadi permasalahannya adalah Kita tidak mempunya murid baru, karna Sekolah Kita belum di ketahui banyak orang, bagaimana menurut kalain? Tanya Ustadz
bagaimana kalau Kita datang ke sekolah-sekolah untuk membagikan brosul Dan memperkanalkan Sekolah Kita, ucap si "A"
iya itu ide bagus tapi yang jadi pertanyaan nya Ada gak yang mAu masuk, soalnya Kan Sekolah Kita belum terakreditasi
kalau menurut Ustadz, jalan satu-satunya adalah kalian harus mengulang dari kelas satu lagi Dan kalian yang menjadi angkatan pertama, bagi yang tidak mAu tidak masalah tapi Ustadz minta maaf karna Ustadz tidak bisa membiayai Sekolah kalian diluar, tapi jika kalian mAu mengulang dengan senang hati Ustadz terimah karna Sekolah itu adalah Sekolah Kita jadi semua yang Ada di Sekolah itu gratis, Ustadz sudah sediakan semuanya termasuk fasilitas tinggal kalian jaga, ucap Ustadz tegas
saat Nadia mendengar penuturan Ustadz tiba-tiba dia nyesak Dan tidah habis pikir kalau harus mengulang satu tahun lagi, kini pikirannya mulai bercampur aduk, kebahagiaan yang terpancar di wajahnya seketika berubah menjadi ke sedihan yang mendalam.
__ADS_1
maaf Ustadz sepertinya saya tidak bisa mengulang dari awal lagi, dan saya mAu ijin untuk pulang Aja InsyaAllah kalau Ada rejika saya sambung di kampung ucap"B"
baiklah Ustadz tidak memaksa, semua tergantung kalian jika kalin mAu di persilahkan tapi jika kalian tidak mAu tidak apa-apa.
ya Allah bagaimana ini???
Masa saya pulang, sedangkan saya belum Lulus, kalau saya tidak pulang itu artinya saya SMA empat tahun, apa Rehan bisa menunggu saya selama itu, tapi jika saya pulang Juga percuma karna Rehan pasti belum siap untuk melamar aku.batin Nadia bimbang
angkatan Nadia kurang lebih 15 orang Dan 5 orang tidak mAu mengulang Dan memilih untuk pulang, 10 orang memilih untuk bertahan Dan mengulang dari kelas satu termasuk nadia.
huuuuuu nasib-nasib harus ngulang lagi Nat, aku harus bilang apa sama orang tuaku, ucap nurmi.
sama mi aku Juga bingung soalnya Kan waktu setahun itu bukanlah waktu yang sebentar, Kita ngulang kelas satu sedangkan teman seangkatan Kita menjadi kakak kelas Kita, ucap Nadia sedih
__ADS_1
ya,,,,,, mAu bagaimana lagi Nat kita harus terimah kenyataannya.
terimah si terimah tapi hati belum bisa menerimah ucap Nadia kesal
barti kamu belum Ikhlas dong Nat?
iya emang Aku belum Ikhlas kenapa masalah haaa?,,,Aku rasa kamu Juga belum ikhlaskan bentak nadia
iya Aku Tau perasaan kamu Nat karna apa yang kamu rasakan sama seperti yang ku rasakan saat ini, tapi Kita harus berusaha untuk Ikhlas, Kita jalani Aja dulu, mungkin ini cobaan buat kita, ucap nurmi menasehati meski sebenarnya dia Juga berat untuk menjalani.
gak taulah mi, ucap Nadia lemas sambil bersandar di tembok dengan Mata yang berkaca-kaca
nurmi pun mendekati Nadia sambil memeluk nadia, Dan berkata Nat sabar ya,, mungkin ini berat buat kamu tapi percayalah semua ini pasti Ada hikmanya.
__ADS_1
😍jangan lupa tinggalkan jejak😍
tetap jaga kesehatan ya