
masa latihan persiapan Porseni tingkat sekolah tersisa 1 Minggu lagi. semua siswa siswi semakin giat mengikuti latihan di bidangnya masing masing. tak terkecuali Jessi dan ketiga sahabatnya.
"eh gaiss gue duluan yaa soalnya Uda di tungguin temen gue mau mulai latihan 5 menit lagi" teriak Novi sambil berlari meninggalkan Jessi dan Doni yang masih sibuk makan siangnya. sementara Abel sedari pagi telah sibuk dengan kegiatannya sendiri.
"yaahh tinggal kita berdua deh" ucap Jessi setelah kepergian Novi
" loe gak suka makan berdua bareng gue?" ejek Doni
"ya bukan gitu don. sepi aja tanpa Abel sama Novi " sambung Jessi
" ahahaha . . . santai aja lagi Jess, kan gak selamanya juga kita mau kompakan kemana mana berempat" hiburnya
Jessi hanya menanggapi perkataan Doni dengan tersenyum sambil menyendok makanannya.
"oiyyaa tentang obrolan kita kemarin. maaf yaa kalo gue bikin loe jadi gak enak hati. yaa maksud gue sih baik biar perasaan loe tersampaikan gitu. yaa kalo soal perasaan Novi siih gue gak tau juga dulu emang dia demen banget sama Iwan tetangga barunya itu kan yaa hehe, sampai sampai dia pinjemin buku bahasa Inggris nya dan bodohnha dia nyaris kena hukuman gara gara itu. untung ada loe yang nylametin dia, ahahaha konyol banget yaa" Jessi bercerita sambil menahan geli karna dia merasa itu terlalu konyol baginya.
tapi Doni justru ikut tertawa santai karna itu sama sekali tidak menyentuh perasaannya justru dia lega karna tidak ada lagi tuntutan Jessi untuk mengungkapkan perasaan pada Novi.
"yauda lah Jess, yang terpenting adalah kita berempat tetap sahabat kan" Doni tersenyum ramah
"benar sekali". Jessi
"oiya, abis ini loe mau latian musik kan? gue anter yaa" usul Doni
"nggak usah Don makasih gue bisa sendiri kok" Jessi berdiri sambil mengenakan tasnya bersiap untuk pergi.
"yauda kalo gitu gue juga mau langsung ke lapangan basket aja" Doni
all"byee...."
__ADS_1
***
Jessi berjalan santai memasuki ruang musik yang tampak sepi. bahkan tidak ada satu orang pun di dalam sana sepertinya mereka semua masih makan siang batin Jessi.
sambil menunggu Adam dan teman temannya Jessi merebahkan tubuhnya di sofa sudut ruangan. tidak berselang lama mata Jessi di landa kantuk yang mengakibatkan dirinya tertidur.
Adam dan teman temannya masuk ke ruangan dan mendapati Jessi tertidur pulas. Adam mengisyaratkan kepada teman temannya untuk membiarkan Jessi tidur dan menunda latihannya agar tidak menciptakan kebisingan yang akan mengganggu tidur Jessi.
untuk memanfaatkan waktu kosong mereka merancang koreografi untuk penampilan mereka nantinya.
jam menunjukan pukul 15.00 Jessi terbangun dari tidurnya.
"astagaaaa.. gue ketiduran" Jessi terperanjat dari tidurnya.
Adam dan teman temannya sontak tertawa melihat tingkah Jessi yang seperti kucing kesiram air.
"kalian Uda disini kok gak bangunin gue sih" protesnya
Jessi hanya cemberut gemas menanggapi teman temannya.
dia lalu mendekat membaur dengan teman yang lain.
"oiya untuk puisi gue nanti judulnya (senja yang singkat), tapi liriknya belum selsai gue bikin" Jessi masuk dalam diskusi
" kalo bisa besok Uda selsai ya Jess supaya kita bisa langsung latian koreonya juga" sambung Adam
"siap bos" Jessi memberi hormat
"loe kata gue bendera negara pake di hormati gitu" Adam mencubit pipi Jessi dengan gemas.
__ADS_1
sontak teman temannya berteriak "ciiieeeeee....."
sementara itu pipi Jessi merona karna mmenahan malu. namun di dalam hatinya dia merasa sangat bahagia dengan perlakuan Adam padanya.
di sisi lain Adam semakin gemas melihat tingkah malu malu Jessi yang membuatnya tersenyum singkat saat Jessi tiba tiba menunduk untuk menyembunyikan rasa malunya.
selang beberapa waktu kepala sekolah tiba tiba masuk ke ruang musik untuk menemui mereka.
"selamat sore anak anak kebanggaan sekolah" sapa kepala sekolah
"sore pak" jawab anak anak itu
"eeeee...begini untuk penampilan music kalian nanti dewan juri baru memberi kabar bahwa untuk lagunya diminta duet. karna itu bapak membawakan 1 lagi vokalis untuk bergabung dengan kalian. naakk masuklah" terang kepala sekolah sebelum ahirnya mempersilahkan seseorang masuk.
"hayy teman teman" sapa gadis cantik bertubuh tinggi dan berambut panjang dengan mata sipit dan kulit putih yang begitu cantik keluar dari balik pintu saat kepala sekolah mempersilahkannya.
"kenalain nama AQ celsea" ia memperkenalkan diri
."Hay juga" Hay celsea" jawab Adam dan kawan kawannya.
beberapa detik kemudian tiba tiba Jessi berteriak hingga melompat girang.
"yeeeeyyy... ahirnya aku punya temen cewek. aku bukan satu-satunya wanita di group ini... ahhh aku senang sekali" Jessi
"lebayyyyy" teriak Adam dan kawan-kawan bersamaan
"EGP" jawab Jessi
"ohh yaa Chelsea kenalin AQ Jessi" Jessi mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.
__ADS_1
Chelsea pun menerima dan menyalami Jessi kemudian juga ke teman-teman yang lain.