Cinta Terlampau Jauh

Cinta Terlampau Jauh
ulang tahun Abel


__ADS_3

sepulang sekolah Jessi Doni dan Novi bergegas menuju rumah Abel untuk membantu mempersiapkan acara pesta ulang tahun Abel malam nanti.


semua orang tampak sibuk menyiapkan meja mendekorasi ruangan bahkan menata halaman. Jessi dan Novi bertugas memotong pita sementara Doni dan Abel meniup balon.


dalam kesriusan itu Doni masih sempat mengganggu Novi yg tengah asik memotong pita dengan meletuskan 1 balon tepat di telinganya.


Novi tak hanya kaget dia pun juga berteriak dan memukul Doni bertubi tubi. namun Doni justru bersikap manja dan meminta Jessi untuk membelanya.


"sorry Doni kali ini gue gak bisa selamatkan loe dari amarah Mak lampir" kata Jessi sambil bergurau


"enak aja minta perlindungan Jessi, loe yang salah juga" omel Novi sambil terus mencubit bahu Doni.


"kalian itu kaya tom & Jerry tau gak pernah akur, heran deeh" Abel kesal


"ohya bell.. aku pikir mereka kayak Romeo & Juliet" Jessi menggoda


Doni tampak diam mendengar perkataan Jessi barusan. sementara pipi Novi sudah merah sempurna karna merasa malu.


"apaan siih Jessi, gak lucu taukkk" Novi merajuk.


"apaan sih Novi. itu muka kenapa kayak udang rebus" Jessi masih terus menggoda


"ihh nggak kok.. yauda ahh kalian nyebelin. gue mau ambil minum dulu kalian mau di ambilin juga nggak" Novi


"mau banget... sekalian cemilan ya nov minta aja sama asisten rumah tangga gue" Abel


"siap ibu tuan rumah" Novi memberi hormat lalu pergi menuju dapur.


setelah kepergian Novi **

__ADS_1


"jangan terlalu lama di pendam Don , ibarat kopi keburu dingin" Jessi bersuara


" ada orang yang menyukai kopi tapi tidak menyukai panas Jess, jadi dingin pun akan tetap nikmat" Doni membalas


" benar. selera orang berbeda. tapi jika kopi itu adalah hati di diamkan terlalu lama tidak akan baik" Jessi


" bahkan jika kopi itu adalah hati, jika sang pemilik tidak mampu menahan panasnya maka dia tetap akan mendiamkannya" Doni


"kaliaan ngomongin apa sih kopi. hati. kopi. hati. jadi yang kalian bahas itu sebenarnya apa? kopi atau hati" sela Abel dengan polosnya


"kopi" Doni


"hati" Jessi


"au'aah gelap.... kalian sama aja gak jelasnya" omel Abel


tak lama kemudian novi muncul dengan membawa nampan berisi minuman dan setoples makanan ringan.


"udah Nov jangan nanya deeh. mereka bahas kopi hati" Abel


"kopi hati?... apaan tu'' Novi


"hanya mereka yang tau" Abel


"oke. sepertinya ini materi berat makanya otak loe gak nyampe bell" Novi menggoda Abel


mereka pun tertawa bersama kecuali Abel yang nampak cemberut karna merasa terbully oleh sahabat sahabatnya.


**malam pesta

__ADS_1


Jessi dan Novi tengah sibuk merias Abel sambil sesekali merias diri sendiri. karna malam ini adalah milik Abel maka mereka berdua lebih fokus ke Abel.


Abel mengenakan gaun berwarna coklat muda dengan sedikit hiasan di bagian dada di lengkapi rok panjang yang menutupi hampir seluruh kakinya.


Novi memoleskan sedikit lipstik berwarna senada dengan gaun yang di kenakan Abel sementara Jessi memaksa kaki abel untuk masuk ke sepatu hak yang telah disiapkan namun di detik terakhir Persiapan justru sepatu itu tiba tiba menjadi sempit.


"loe makan apa sih bell sampe kaki Lo bisa berubah ukuran dalam waktu 1 hari" Jessi kesal


"iiihhh Jessi, Abel gak makan apa apa kok cuma sedikit mie instan di malam hari" Abel meyakinkan


Novi hanya menggelengkan kepala sambil terus me make up wajah Abel.


selesai dengan Abel Novi dan Jessi lanjut mempersiapkan dirinya. Novi dengan dress merah selutut yang memperlihatkan kaki jenjangnya yang mulus dan ramping.


sementara Jessi mengenakan dress hitam dengan aksesoris jam tangan serta rambut lurus yang di biarkan terurai panjang.


mereka bertiga menuju tempat acara yang sudah di sediakan. semua mata terpana dengan kecantikan mereka malam ini.


"cantik" gumam Doni yang sempat terdengar oleh Novi dan berhasil membuatnya tersipu malu.


namun bagi Doni pujian itu hanya milik Jessi. ya,, Jessi bukan Novi meskipun dia tau Novi sedikit salah faham akan hal ini tapi baginya tidak masalah. karna baik Jessi ataupun Novi yang dia sukai tetap saja keduanya adalah sahabat nya dan dia lebih memilih persahabatan dari pada cinta.


"eheeemmm... pasti gue kan Don yang cantik" ucap Abel sambil cengengesan


"najis" Doni


"tega deh loe.. ini kan hari ulang tahun gue" Abel


"iya iya Abel cantik maniss.. malam ini milikmu seorang" Doni menggombal

__ADS_1


Novi dan Jessi hanya menanggapi mereka dengan tawa ringan sambil saling adu pandang.


__ADS_2