
pagi ini semua orang tengah sibuk mempersiapkan diri untuk mengikuti setiap rangkaian perlombaan tak terkecuali Jessi dan ketiga sahabatnya. masing - masing dari mereka telah menempatkan diri bersama team maupun pemandunya masing - masing kegiatan .
Jessi dan chelsea serta teman teman bandnya pun tengah sibuk membuat persiapan dan sesekali melatih vocal.
namun anehnya hingga siang hari Adam belun juga muncul bahkan tidak bisa di hubungi sama sekali.
"kok kak adam belum datang yaa, gak bisa di hubungi lagi. ini udah jam 4 sore sementara perlombaan di mulai jam 7 malam. kita harus bagaimana" Jessi mondar mandir di depan teman temannya yang sama khawatirnya.
"bagaimana kalo ternyata Adam kenapa Napa " Chelsea menambah kepanikan mereka
"jangan berfikir yang nggak nggak dulu, lebih baik sekarang kita buat persiapan kalo sampai acara di mulai Adam belum juga datang. kita harus membuat rencana untuk mengantisipasi nya" Bima membuat saran
"tapi gimana caranya, kak adam adalah jantung dari performa kita malam ini kak" Jessi
"tapi Bima benar Jess, kita harus siap untuk mengantisipasi kalo Adam gak datang karna dia juga gak bisa di hubungi" chelsea
tiba tiba Jessi duduk di lantai sambil tersedu. entah apa yang ia fikirkan saat ini. dia benar benar takut kalau Adam mengalami masalah serius atau adam justru terluka.
Chelsea memeluk nya sambil menenangkan Jessi. meskipun dalam hatinya juga sama khawatirnya dengan Jessi tapi dia berusaha untuk menyembunyikan nya.
"yauda sekarang begini, kalo misalkan Adam tidak datang loe siap nggak fer buat gantiin Adam, secara loe kan gitaris loe bisa kan merangkap sebagai vokalis juga" ucap Bima menunjuk Ferdy sang gitaris.
"sebenernya sih gue gak siap, tapi kalo emang Uda darurat ya gue nekat deh" Ferdy
"oke jadi masalah kita anggap selsai yah ini Uda jam 5 sore mending kita makan dulu terus ganti kostum waktu Uda mepet soalnya" Bima
***
pembawa acar telah menyebutkan nomor urut band dari sekola Jessi. namun mereka masih terbengong dan saling pandang karna Adam yang mereka harapkan tidak juga datang.
pada panggilan ke tiga ahirnya mereka semua naik di atas panggung. mengambil posisi masing masing.
piano mulai di mainkan oleh Bima, nada sendu mengiringi suasana sepi gan gemerlap lampu panggung.
lampu sorot di arah kan ke Jessi yang duduk di bawah pohon Rekaya yang terpasang di sudut panggung. asap asap tipis mulai dimainkan untuk memberi kesan serius
Jessi mulai membaca puisinya
"malam
__ADS_1
kau begitu indah dengan gemerlap lampu lampu kota
malam
kau ciptakan jarak yang mengajarkan ku rindu yang begitu mendalam
(air mata Jessi mulai mengalir)
malam
jika cinta tak pantas ku genggam dengan jemariku, lantas mengapa rasa itu hadir menggebu gebu
jika saja
jarak itu mampu ku tempuh dengan berkendara,
jika saja
jarak itu mampu ku kalahkan dengan temu,
sayang
(Jessi mulai tersedu-sedu)
malam
ajarkan aku menerima sepi
ajarkan aku mencintai dalam kesendirian
karna aku kalah
aku kalah
**
music beralih nada , lampu sorot kembali mengarah ke tengah panggung menampakan chelsea yang berdiri sendiri mengenakan gaun putih mirip pengantin
(Chelsea)
__ADS_1
14 hari Ku mencari dirimu
untuk menanyakan dimana kah dirimu
14 hari ku datangi rumahmu
agar engkau tau tertatih ku menunggu mu
kamu pacar terbaikku
apa kamu udah nggak sayang aku
(Chelsea memejamkan matanya, dalam hatinya bertanya tanya kenapa Adam membiarkan nya tampil sendiri)
maafkanlah aku lari dari kenyataan
(semua orang terkejut, itu Adam. iya itu Adam muncul dari kerumunan penonton dan menyambung lagu yang di bawakan chelsea)
bukan karna aku ta mempunyai rasa sayang
(adam naik ke atas panggung lalu berlutut di hadapan Chelsea)
maafkanlah aku mencoba tuk berlari
karna suatu nanti engkau pasti kan mengerti
kamu pacar terbaikku
walau hanya sekejap di hatiku
(Chelsea yang merasa terkejut dan senang sekali karna ahirnya adam datang, dia ulurkan tangannya untuk membantu Adam berdiri. kemudian tanpa sadar menghamburkan ke pelukan Adam)
*Chelsea & Adam*
reff;
mengapa hanya sekejap saja ku merasakan indahnya dengan dirimu
mengapa hanya untaian kata kurasakan tiada sempurna cerita cinta kita
__ADS_1