Cinta Terlampau Jauh

Cinta Terlampau Jauh
isi hati jessica


__ADS_3

brakkkkk


"doooorrrrr" teriak Abel dari balik pintu yang sontak membuat Novi dan Doni terkejut dan membuyarkan lamunan mereka mengenai Jessi. tak hanya itu Jessi pun terbangun dari tidurnya "apaan sii ngagetin aja" Jessi bangun lalu duduk di tepi ranjang tempat tidurx.


"kalian ngapain di sisin masuk tanpa permisi malah ngagetin" umpat Jessi dengan kesal


Novi mendekati Jessi dan tersenyum lembut menambah aura kecantikan yang begitu sempurna. "maaf Jess kita sengaja mau bikin kekuatan aja buat kamu. soalnya kamu kan tadi gak masuk sekolah terus gak ada kabar juga. ternyata kamu sakit yaa. gimana sekarang udah enakan belum" Doni pun ikut mendekat dan menyambung ucapan Novi "iya Jess kita itu khawatir sama kamu. makanya kita langsung nyamperin kamu kesini. kecuali si Abel tu makanan Mulu yang di pikir"

__ADS_1


Jessi tertawa geli mendengar candaan Doni yang membuat ekspresi Abel berubah masam. namun memilih cuek dan duduk di kursi belajar Jessi sambil memakan kue yang di berikan bik Susi di dapur tadi.


disaat Jessi Novi dan Doni bercanda ria di atas tempat tidur tiba-tiba Abel menjerit dengan kerasnya "jessssssiiiiiiiii aaaaaaaaaaaaaa tidaaaaaaaakkkkk........ ,,, !!!"


Jessi menutup telinganya dan membalas teriakan Abel "apaan siih abeeeeell jangan teriak teriak ini kamar gue bukan hutannnn"


"apa ini Jessi, kenapa kar loe (ucapan Abel terhenti lalu bergegas mendekati Jessi meraih pipinya dan menatap dalam dalam ) apa loe sangat teropsesi dengan cogan ketua OSIS kita?" kata Abel mendadak serius benar benar berbeda dengan Abel yang biasanya polos dan bertingkah masa bodoh yang hanya mementingkan makanan saja. namun kali ini Abel tidak, Abel lebih mirip dengan ibu kepala sekolah yang tegas dan berwibawa.

__ADS_1


"iiihh lepasin,, biasa aja lagi emang salah apa kalo gue terobsesi sama si Adam. wajar kan dia ganteng dan gue cewe normal. tohh selain gue juga banyak ratusan cewek yang mengidolakan dia" terang jessi dengan yakin


lalu Novi mengusap lembut pundak Jessi. benar benar Novi bagai sang Dewi yang cantik penuh kelembutan " Jess kita tau Adam memang primadona di sekolah kita tapi mungkin maksud Abel itu kenapa sampe sesrius ini loe terobsesi sama Adam. maksudnya kita baru tau ini karna selama ini loe gak pernah nunjukin itu. kita tau lor kagum tapi loe masih bersikap biasa aja di depan adam. yakin lor bener bener di luar dugaan Jess"sambung Novi


sementara Doni menunduk lesu tanpa ikut bersuara lebih nampak hatinya telah hancur. itu karna diam diam Doni telah menyukai Jessi sejak awal persahabatan mereka namun memilih memendam perasaan itu karna menghargai persahabatan mereka.


dan tanpa di duga ekspresi Jessi justru lebih santai dari mereka bertiga Jessi justru tersenyum malu malu sambil mengungkapkan isi hatinya. " biasa aja dong gaisss gue emang terobsesi dengan Adam tapi kan gue juga masih punya urat malu kan. lagian gue lebih nyaman jadi penggemar rahasianya yang diam diam suka mengamati dia dari jauh menyisipkan permen coklat di saku baju atau laci mejanya tanpa dia tau. gue merasa itu sebuah tantangan dan gue suka aja. jadi plisssssss jangan bilang siapa siapa oke" terang jessi Sambil memohon kepada sahabatnya itu

__ADS_1


__ADS_2