Cinta Tulus Sang Tni

Cinta Tulus Sang Tni
Suka


__ADS_3

Sesampainya Renata di rumah ia segera membersihkan diri , ia turun namun saat duduk di sofa melihat Aska pulang.


"Lho kenapa pulang, terus April?".tanya Renata.


" Gue pulang mau ngambil ganti ".balas Aska segera ke kamar nya.selang berapa menit turun.


" Ta lo gak mau ikut? ".tanya Aska.


" Ga lah gue di rumah aja capek lagi banyak tugas kuliah ".seru Renata.


" Awas aja kalo lo bohong terus kelayapan ".tukas Aska.


" Hmmmm".saut nya.


Aska kembali ke rumah sakit "lho Sus, pasien yg dirawat di sini kemana, ya? " .


"Oh.. tadi di bawa ke ruang VIP mawar lantai 2,Pak".balas suster.


" Ohh terimakasih ".


Suster hanya menganggukkan kepala, Aska pun menuju ruang VIP dilihat orang tua April sudah menunggui nya.


" Asalamualaikum ".sapa Aska.


" Walaikumsalam ".balas keduanya.


" Maaf, Tante, Om Aska baru dateng, saya pulang mengambil ganti ".


" Ndak papa,Ka Yudha sudah tau belum April dirawat? ".Tanya Papi.


" Sudah, Om tapi maafkan Kakak saya dia tidak bisa pulang dia sedang tugas ke luar kota dan di ijin oun tidak diijinkan oleh atasan nya".ujar Aska.


"Ya saya tau memang berat mengembang tugas abdi negara".saut Papi April.


" Iya ka, kami mengerti keadaan Yudha".tambah mami.


Aska mengangguk dan tersenyum


"Maaf Om, Tante saya pamit mau kerja malam ".


" Kamu kerja apa? Ka".tanya mami.


"Saya jadi Dokter di rumah sakit ini, Om, tante".


" Wah kamu Dokter hebat Aska ".tambah Papi.


" Permisi, Assalamualaikum ".


" Walaikumsalam ".


Mami dan Papi mendekati April yg masih berbaring lemah.


" April mami tau kamu anak yg kuat, Nak".ucap nya menggenggam tangan April.


Seakan April merespon jari tangan April sebelah kiri bergerak Mami pun tersenyum "Pi, anak kita siuman".teriaknya.

__ADS_1


" Saya panggil dokter dulu, Mi".segera keluar mencari dokter untuk memeriksa April.


Dokter datang memeriksa keadaan April.


"Alhamdullah mba April keadaan nya mulai stabil, Pak".tutur Dokter.


" Terimakasih, Dok".


"Sama-sama saya permisi dulu".


Kini April menatap Mami Papinya berganti an mencari seseorang yg ia rindukan.


" Kamu cari siapa, Nak? ".tanya Mami.


" Mas Yudha mana? ".


" Suamimu belum bisa pulang dia masih tugas di juga ijin tapi tidak diperbolehkan pulang".tutur Mami.


April yg diam dia sedih sang suami yg ia rindukan tidak ada disaat ia membutuhkan Mami yg menyiapkan bubur untuk April.


"Mami tau kamu sedih, Nak ayo makan bubur nya ".seru Mami menyodorkan bubur ke April.


" Mi, kandungan April bagaimana? ".


" Kandungan kamu ga kenapa-napa, Pril karin sempet pendarahan namun masih bisa di selamat kan".Mami.


.


Di rumah Renata berangkat ingin ke Sorom mobil ia sudah ditransfer Dian, sampai di tempat sorum ia memilih mobil merah merek Honda jazz. selesai membeli ia akan memamerkan ke teman-temannya menuju kampus.


" Wah bagus banget, Ta tajir juga ortu lo".


"Jelas dong".


" Dir, lo punya obat bikin gugurin kandung gitu gak? ".tanya Renata.


"Buat apa? ".


" Gini lho gue ceritain lo masih ingat gak kakak gue Dina? ".


" Hmmm.. ingat terus? ".


" Nah kan Kakak gie udah meninggal tu, gue suka sama suami nya, tapi sayang nya tu ipar gue udah nikah sama cewek lumpuh terus dia lagi hamil".


"Lo gila, Ta masak lo mau jadi pelakor? ".


" Habis nya Kak Yudha ganteng banget maco, ih pokoknya sempurna ".


" Bantuin gue ra, mau kan".


"Oke.. gue bantu lo".


" Thanks Dir ".


.

__ADS_1


.


Renata selesai kuliah ingin menjenguk April.


Sesampainya di ruangan April di lihat Aska ada di sana duduk di sofa.segera Renata menuju April dan duduk disebelah nya.


" Gimana kepada nya, Mba?.


"Alhamdulillah, udah baikan, kamu dari mana Ren? ".


" Dari kampus terus mampir kesinii".


Aska masih menatap Renata tajam.


"Oya Ata bawain makan buat mba April".


" Terimakasih ta udah mau jenguk aku".


"Sama-sama mba, kok kak Yudha gak pulang?


" Mas Yudha tugas".


"Ohh..kapan pulang mas Yudha? .


" Aku juga belum tau ".


" Jadi kangen ".celetuk Renata.


April menyeringkit alis"Kangen? ".


" Ohh.. bukan-bukan gitu, maksudnya Renata kangen ama Rayyan".elak nya.


"Hmmm... Ata pamit pulang dulu, Mba".


" Iya ati-ati ".


Renata segera keluar dengan langkah cepat karena ia merasa ketakutan ketika Aska menatap dirinya seakan ingin menerkam nya ia menoleh terus kebelakang apa Aska membuntuti dirinya atau tidak di sepanjang lorong rumah sakit Renata terus berlari namun saat ia ingin berbelok ada tangan yg menarik nya" sial , gue ketangkep ".batin Renata.


Ya yg menariknya Aska dan kini Renata memberontak Aska menarik nya ke ruang kamar kosong samping tangga.


" Lepas".teriak nya.


"Gue tau apa yg ada di O***k mesum kayak lo".sarkas Remaja.


Aska masih mencengkram tangan Renata "Apa maksudnya lo kangen sama Yudha? ".


" Hah.... jawab".tegas Aska.


"Bukan urusan lo".


" Oke... kalo lo ga mau terus terang gue bakal ngasi lo pelajaran biar lo tau diri".


"Gue suka sama Kak Yudha setelah Dina meninggal sampai saat ini".ujar Renata.


" Puas!! ".tambah Renata.

__ADS_1


__ADS_2