
Aska masih mematung mendengar ucap pan Renata jika ia menyukai kakak nya"gak gue gak akan gue biarin lo suka sama kak Yudha ".batin Aska.
Renata bergegas keluar masuk mobilnya melaju dengan kencang masih Mengerutuki dirinya kenapa keceplosan berbicara seperti itu Aska pasti akan merencanakan sesuatu" bodoh kamu Renata ".pekiknya memukuli setir mobilnya.
...
.
Pagi hari Kini April sudah diperbolehkan pulang namun ia sedih suami dan keluarganya belum ada yg pulang ia sendiri di kamar hingga Aska mendekati nya.
" Mba April mau makan apa? ".tanya Aska.
" Engga, Ka aku belum laper".
"Besok Kak Yudha pulang mba tadi dia telfon tugasnya udah selesai".ucap Aska.
" Yg bener, Ka".
"Hmmm, kalo gitu Aska pamit kerja dulu ya mba kalo ada apa2 telfon aja, nanti ada bibi Sumi yg bantuin mba April".ujar Aska.
" Makasih, Ka udah repotin kamu".
"Nggak kok, Asalamualaikum".pamitnya.
" Walaikumsalam ".
Aska beranjak pergi dan berangkat di lihat mobil Renata sudah tidak ada namun Aska saat berhenti di lampu merah melihat samping mobilnya ternyata mobil Renata namun yg menyetir bukan Renata melainkan cowok Aska pun penasaran" sial, siapa cowok itu".umpatnya hingga lampu hijau kini mobil Renata melaju kencang tak terlihat lagi.
.
.
Yudha yg sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta ia menelfon Aska agar me jemput nya namun Aska tidak bisa ia sedang melakukan operasi di rumah sakit, Yudha pun memesan taksi sesampainya di rumah mencari April yg sedang tidur di ranjang usai minum obat.
__ADS_1
"Pril".panggilnya.
April pun bangun dengan mengucem mata nya" mas Yudha ".saut April langsung memeluknya.
" Kapan datang, Mas? ".
" Baru aja sampe ".jawabnya.
" Sayang apa yg luka? mana yg sakit? " . ucap Yudha khawatir.
"Ishh... lebay kamu mas".
" Kan mas khawatir sayang".
April tersenyum bahagia Yudha sudah disampingnya April memeluknya dengan erat"mas, jangan tinggalin April lagi ya".
"Iya sayang".balas Yudha seraya mengecup kening April.
" Kapan sih Ray pulang, April udah kangen? ".
"Hmmm, tapi kan kalo ada Ray senggang nya kalo mas ke kantor April ga kesepian ada Ray" .
"Iya-iya".
Pukul 7 malam Aska yg baru pulang melihat Yudha dan April di meja makan.
" Asalamualaikum, malam semua".sapa Aska.
"Walaikumsalam".ucap keduanya.
" Wihhh... pak Dokter baru pulang".ledek Yudha.
"Diem kak, Aska lagi capek ".
__ADS_1
" Dihh.. sewot amat".
"Kak Yudha jangan ledekin gitu, Aska mau ke kamar dulu istirahat". ujar nya
Aska menuju kamar nya ia segera membersihkan diri dan melihat mobil Renata yg baru sampai. Renata masuk dilihat Yudha dan April sedang bermesraan di meja makan.
" Ehhmmm.... kak Yudha ".panggil Renata.
" Eeehh... Renata baru pulang? ".
" Hmmm... kapan dateng? ".tanya Renata.
" Tadi siang , kamu udah makan lom kalo lom sini kita makan bareng".ajak Yudha.
"Iya, Ta ini masakan nya juga banyak sini".tambah April.
" Makasih, Ka, Mba, Ata mau mandi dulu nanti nyusul".elaknya
Renata menuju kamar nya ia kesal Yudha bermesraan dengan April sampai di ujung pintu Aska yg sudah berdiri didepan pintu.
"Lo ngapain disini? ".Tanya Renata.
" Gue nungguin lo".
"Gue capek lagi ga mood ngeladenin lo".
" Ta, lo masih utang penjelasan sama gue? ".
" Penjelasan apa? aku ga inget".
"Kemarin lo bilang kalo suka kan sama Kak Yudha? ".
Renata pun gelagapan dia bingung mau jawab apa.
__ADS_1
" Itu bukan urusan lo".pekiknya mendorong Aska untuk menyingkir dar hadapan nya Renata segera membuka pintu dan menutup , mencucinya dengan cepat "Selamet gue".batin Renata menghela napas.