Cinta Untuk Kencana

Cinta Untuk Kencana
BAB 10


__ADS_3

Hari sebelum keberangkatan kencana ke Jakarta kencana menghubungi


tunangannya guna memberitahu bahwa kencana akan ke Jakarta untuk


mengurus pemberkasan calon pegawai negeri sipil yang ternyata kencana


diterima di instansi yang dilamarnya. Siapa tahu kan kencana diantar ke


tempat tujuan karena kencana tidak tahu dimana lokasi instansi yang


dituju kencana dan rencananya kencana akan menginap dirumah tantenya


yang berada di Jakarta juga jadi nggak harus sewa hotel untuk menginap


karena bagaimanapun juga kencana harus irit tabungannya dari hasil kerja


dikantor lama tidaklah banyak jadi kencana harus pintar-pintar mengatur


keuangannya. Kencana juga tidak ingin menjadi beban untuk kedua orang


tuanya apalagi sekarang statusnya sudah calon pegawai negeri kalau bisa


kencana yang harus memberikan sebagian gajinya untuk orang tuanya.


“assalamualaikum


mas” kencana mengirim pesan WA kepada tunangannya, beberapa saat Wa


kencana dibalas “waalaikumsalam dek” “aku ganggu nggak mas” “nggak


ganggu kok ada apa?” “senin aku ke Jakarta, mau urus berkas, mas bisa


nggak tolongin aku anter ke instansi yang aku tuju” “kamu berangkatnya


kapan, iya nanti mas anterin sekalian jemput kamu di stasiun ya, naik


kereta kan ke jakartanya?” “iya aku naik kereta mas, berangkat dari sini


senin aja kali ya biar sampai sana selasa rabunya baru pemberkasan”


“memang udah beli tiketnya dek?” “udah dong aku beli yang sore jadi


sampai Jakarta selasa subuh” “yaudah nanti aku jemput ya” “iya makasih


mas” “habis aku jemput ke kostan mas kan” “ya nggaklah enak aja, anterin


aku kerumah tante ya aku nginep disana aja, sekalian mau ngenalin mas


ian ke tante” “oh iya yaudah deh” “yaudah mas sana lanjut kerja”


Setelah


memberi kabar tunangannya kencana membeli tiket kereta secara online,


mumpung berangkatnya hari kerja semoga saja banyak kursi kosong. Tiket


sudah di pesan kencana sebelum waktu pembayaran habis kencana meminta


izin ibunya untuk ke ATM terdekat rumahnya untuk membayar tiket kereta


api yang telah dipesannya. “bu, cana mau ke ATM dulu ya, mau bayar tiket


kereta” “iya hati-hati, sudah pesan sekalian pulang kesininya apa baru

__ADS_1


pesan tiket ke Jakarta saja nak?” “baru berangkatnya saja bu, kalau


tiket pulang nanti saja takut-takut ada pengumuman apa gitu dari kantor


yang mau cana datangi” “ya sudah kalau gitu, kamu nggak kasih tau nak


ian” “sudah bu, nanti pas sampai Jakarta mas ian yang jemput cana kok


bu” “syukurlah kalau begitu ya sudah hati-hati” “ibu bu assalamualaikum”


kencana mencium tangan ibunya “waalaikumsalam”


Selasa subuh


kencana sudah tiba di ibukota Jakarta sebenarnya ini pertama kalinya


kencana naik kereta api ke Jakarta biasanya kalau ke Jakarta untuk


mengunjungi adik adik ibunya kencana dan keluarganya menggunakan


transportasi bis antar kota. Dari jam 3 pagi kencana sudah set alarm


biar bangun lebih awal dan nggak ke bablasan ke stasiun berikutnya,


maklum kan pertama kali kencana naik kereta jadi agak parno. Dari jam 3


pula kencana sudah member kabar tunangannya agar siap-siap menjemput


kencana. Setibanya di stasiun tujuan kencana, kencana sudah ditunggu


oleh tunangannya, “assalamualaikum mas” kencana mencium tangan


tunangannya. “waalaikumsalam, yuk” “mas udah dari tadi disini ?” “udah


maaf yam as jadi ngrepotin” “nggak ngrepotin kok, malah seneng bia


jemput kamu ketemu kamu dan kangen-kangenan sama kamu” “dih mulai deh,


kita kerumah tante kan mas ? jangan aneh-aneh mas, inget kita belum


nikah lho” “kan nggak apa-apa kalau Cuma gandengan tangan” “ya nggak


apa-apa sih” “yaudah ayok mas kerumah tante” disepanjang perjalanan


kerumah tante kencana dari stasiun kencana tak henti-hentinya ngoceh


soal Jakarta “awas pegangan, nanti jatuh kalau nggak pegangan” “iya iya


mas nih pegangan, aku peluk malah”


Sesampainya dirumah tante


kencana, kencana mengenalkan tunangannya kepada tante, om, dan anak-anak


tantenya. Sebelumnya ibunya kencana juga sudah member kabar tantenya


ini kalau kencana akan menginap beberapa hari disana guna pengurusan


berkas-berkas calon pegawai negeri dan tantenya tidak keberatan malah


senang sekali. “kenal ian dimana cana, tau-tau udah tunangan aja” “dari


fac*b**k tante\, nggak sengaja sih kenalnya eh taunya rumahnya deket\,

__ADS_1


Cuma kerjanya aja yang jauh” “oh gitu semoga langgeng sampai pernikahan


ya” “aamiin makasih tante” “oiya tante besok cana dijemput mas ian ya


tante, cana mau diantar ke kantor” “iyaa nggak apa-apa, syukur kalau ada


yang nganterin, makasih mas ian sudah mau mengantar cana” “iya tante


sama-sama”  disaat kencana asik mengobrol dengan om dan tantenya


tiba-tiba saja handphone nya bunyi ada yang menelfon dan yang menelfon


adalah nasabah pertama kencana dikantor lamanya. Disaat kencana akan


mengangkat telfonnya, tiba-tiba saja hp kencana diambil oleh ian.


“siniin mas, itu nasabah aku dikantor lama siapa tau ada yang penting”


“udah nggak usah diangkat nanti saja telfonnya” kencana hanya diam


sampai dering hpnya tidak berbunyi lagi. Dalam hati kencana “kenapa mas


ian seperti ini sih apa ini sifat aslinya, sampai segitunya aku nggak


boleh angkat telfon, apa takut yang telfon itu laki-laki” pikiran


kencana berkecamuk, kaget dengan sikap ian yang seperti itu. Akhirnya


kencana tak mau ambil pusing toh nanti kalau tunangannya ini pulang


kencana bisa menanyakan kepada nasabahnya yang telfon tadi ada apa,


apakah ada sesuatu yang penting atau tidak.


Setelah selesai


mengobrol dengan tante dan omnya kencana, ian pamit dan kencana


beristirahat dikamar sepupunya mempersiapkan hari esok untuk ke kantor


barunya, ya kantor yang dilamar kencana. perjuangan kencana tak sia-sia


selama ini belajar dengan giat akhirnya terbayarkan juga, akhirnya


kencana menjadi pegawai negeri sipil pekerjaan yang di idam-idamkan oleh


sebagian orang. kencana sangat bersyukur sekali, begitu banyak saingan


yang harus dikalahkannya dan kencana berhasil menjadi pegawai negeri


sipil adalah suatu kebanggaannya, bagaimana tidak bangga ini pertama


kalinya kencana mengikuti tes calon pegawai negeri dan langsung


diterima. banyak orang yang sudah berkali-kali mengikuti tes tetapi


tidak ada yang diterima, jadi kencana sangat bersyukur.


Disaat


kencana bahagian akan pekerjaan barunya akan ada tangis yang membuatnya


tidak mau makan selama satu minggu, gara-gara apakah itu ?

__ADS_1


jangan lupa follow authornya dan jadikan cerita ini favorit kalian... terima kasih.


__ADS_2