
Sudah hampir lima hari kencana dirumah saja dan berdiam diri dikamar
sesekali keluar kamar hanya minum dan ke kamar kecil, kencana sama
sekali tak berselera makan. Selama itu juga kencana tidak berbicara
dengan ibu dan ayahnya. hanya berbicara dengan adik-adiknya itupun hanya
seperlunya saja. Walaupun serumah tapi terasa dirumah orang lain,
itulah yang dirasakan kencana. kencana merasa kecewa terhadap ibunya,
bagaimana bisa ibunya lebih percaya terhadap ian yang baru beberapa
bulan dikenalnya daripada anak kandungnya sendiri. Keputusan kencana
untuk memutuskan hubungan dengan ian sudah diketahui oleh tantenya yang
berada di bekasi, tantenya juga mendukung keputusan kencana untuk
berpisah dari ian, sebelum lebih jauh melangkah mending diakhiri saja.
Sore hari di hari jumat kencana masih berada di kamarnya, kamar yang
munggil dan nyaman untuknya isinyapun tak begitu banyak hanya ada satu
lemari pakaian dipojok kamar, meja belajar dan kursi dan juga kasur
tidur yang empuk, ada jendela juga yang sesekali dibuka oleh kencana
agar udara masuk ke dalam kamarnya. Sore itu cuaca Nampak mendung
semendung hati kencana yang masih galau tentang hubungannya dengan ian,
__ADS_1
tiba-tiba ibunya menghampiri ke kamar kencana. “nak” ucap ibunya lirih
sambil duduk di kursi yang berada di kamar kencana. kencana tak menyahut
ibunya, kencana masih tiduran membelakangi ibunya, enggan untuk
berbalik badan.
“kalau memang sudah mantap untuk mengembalikan
cincin itu, ibu dan bapakmu akan mengantarmu, tapi nggak hari ini,
mungkin hari minggu sore saja, maafkan ibu yang tidak mau mendengarkan
keluh kesahmu, maafkan ibu yang egois ini” “apakah ibu percaya cana,
cana tidak pernah sekalipun berhubungan dengan arga bu” ucap kencana
akhirnya walaupun kencana tetap tidak membalikkan badan menghadap
sudah mau percaya cana, maafkan cana sudah membuat malu keluarga ini,
cana tau pasti banyak tetangga yang bergosip tentang cana tapi kencana
tidak peduli bu, omongan mereka akan kencana anggap angin lalu toh
mereka yang ngomongin kan nggak pernah ngasih makan cana jadi buat apa
cana harus ambil pusing, yang menjalani rumah tangga kan kencana bu,
orang lain hanya menilai dari yang tampak diluar saja, cana harap ibu
juga begitu biarkan orang lain membicarakan keluarga kita semau mereka,
__ADS_1
asal kan kita tidak berbuat jahat terhadap mereka biarkan saja bu” ucap
kencana panjang lebar. “iya ibu sudah legowo biarkan orang berkata apa
asal anak ibu bahagia” “sekali lagi terima kasih ya bu, sudah mengerti
maunya kencana” kencana bangkit dari tidurnya dan menghampiri ibunya
mencium tangan tangan ibunya sambil menangis haru, akhirnya ibunya
mendukung keputusan kencana. “yasudah ibu ke belakang dulu ya, nanti
hari minggu kita kerumah ian ya” “iya bu siap” ucap kencana antusias.
Sesaat setelah ibunya pergi meninggalkan kencana di kamarnya kencana
bersorak senang dan bersujud syukur, Alhamdulillah Ya Allah doa cana
Engkau kabulkan, semoga hari minggu lusa lancar dan tidak ada halangan
apapun aamiin. Jodoh mana ada yang tau, belum lama lamaran dan terikat
dengan seseorang tahap selanjutnya malah adanya perpisahan sebelum
pernikahan, inilah yang dialami oleh kencana aryani putri, mengenal ian
dari fa****** tak lama bertemu dan yakin melangsungkan lamaran selama
berapa bulan dari acara lamaran malah berakhir dengan perpisahan, karena
jodoh tidak ada yang tau. Mungkin saja jodoh kencana masih
disembunyikan atau bisa jadi jodoh kencana masih berbahagia dengan
__ADS_1
perempuan lain, entahlah biarlah waktu yang menjawab.