
Setelah kencana mengirim pesan kepada ian terkait tiket kepulangannya
ke solo, ternyata ian tidak langsung pulang, ian langsung membelikan
tiket kereta untuk kencana sesuai keinginan kencana ian membelikan tiket
kereta di hari jumat pagi dan untungnya masih ada tiket. Ternyata ian
baik juga yam au membelikan tiket kencana, emm baru juga tiket belum
yang lainnya kira-kira maunya kalau beliin yang lainnya pemirsa..
Lanjut cerita saja ya..
Jumat
malam kencana sudah tiba di kota solo kencana dijemput oleh ayahnya.
Sesampainya dirumah kencana disambut hangat oleh ibu dan adik-adiknya.
Kencana menceritakan semua yang terjadi selama berada di Jakarta, tapi
yang soal ian akan mengajaknya bercinta tidak kencana ceritakan, kalau
diceritakan pasti ayah dan ibu kencana akan marah, belum sah suami istri
anaknya diajak begituan tentu nggak boleh. Acara kangen-kangenan dengan
ibu, ayah dan adik-adiknya selesai kencana pamit untuk tidur terlebih
dahulu karena disepanjang pulang ke rumah di dalam kereta kencan tidak
bisa tidur, jadi kencana memutuskan untuk tidur duluan tentunya setelah
membersihkan diri dan sudah sholat kencana beranjak tidur. Saat masih
tiduran di kasur empuknya kencana mendapat pesan dari nomor yang tidak
dikenalnya, “jangan ganggu ian, dia itu milik saya dan saya sedang hamil
anak ian, saya tau kamu sudah bertunangan dengan ian, tapi didalam
perut saya tertanam benih cinta saya dan ian, saya harap kamu PAHAM”
Setelah
membaca pesan singkat itu kencana melempar handphone nya ke kasur,
untung kekasur kalau ke lantai pasti langsung remuk tuh hp. Hp
__ADS_1
satu-satunya yang kencana punya setelah gajian keduanya dulu dikantor
lama karena gaji pertama kencana berikan ke ibunya dan sebagian lagi
kencana sumbangkan untuk masjid, supaya lebih berkah gitu katanya.
Kencana menangis dalam diam air mata terus menetes. Ada pesan WA masuk
kalau bukan ian siapa lagi coba “halo sayang, sudah sampai rumahkah ?
kok nggak kasih kabar ke mas” kencana mengambil hp nya dan membaca pesan
WA ian, “maaf mas, aku capek jadi lupa kasih kabar” ucap kencana bohong
memang kencana malas memberi kabar ian, biar saja kencana dianggap
nggak tau diri udah dibelikan tiket pulang tapi nggak mau terima kasih,
bodo amat anggap saja bayaran kencana membersihkan kostnya kan. “mas mau
vc an dong diangkat ya, mas mau lihat wajah cantik kamu sebelum kamu
tidur” “vc an nya besok pagi aja yam as, cana ngantuk banget, malam
masku good night” kencana menonaktifkan hp nya dan segera tidur untuk
mengistirahatkan badannya yang sangat lelah untuk masalah siapa yang
Esok
harinya seperti biasa kencana mengantar ibunya ke pasar selama dijalan
dan di pasar kencana hanya diam saja sesampainay dirumah juga begitu
kencana diam dan mengunci diri dikamar “cana, kamu kenapa nak, apa ada
masalah?” Tanya ibu kencana dari luar kamarnya “enggak kok bu, cana
hanya pengen istirahat cana masih capek. “nggak biasanya lho kamu diam
begini, ada apa coba cerita sama ibu” ibu kencana membuka pintu kamar
kencana yang tidak dikunci dan duduk dipinggir kasur dikamar tidur
kencana sambil mengusap puncak kepala kencana ibu bertanya lagi “coba
katakana ada apa, apa ada masalah dengan nak ian? Wajah ibu tampak
khawatir. “nggak ada bu, beneran deh.. cana Cuma sariawan nih” sambil
__ADS_1
memperlihatkan sariawan yang berada di ujung lidah dan di gusinya.
“gara-gara ini cana diem aja bu, soalnya sakit kalau banyak ngomong”
“tadi kenapa nggak bilang pas di pasar, kan bisa beli obat sebelum
pulang nak” ibu mengelus rambut kencana dengan lembut, “udah nggak
apa-apa bu, nanti juga sembuh sendiri kok” ucap kencana sambil tersenyum
riang “yasudah ibu mau ke dapur dulu ya” ibu berlalu pergi ke dapur.
Kencana
mengecek hp nya siapa tau ada pesan yang masuk karena dari semalam
kencana belum menyalakan hpnya, karena males melihat pesan dari orang
tak dikenalnya kencana sengaja masih mematikan hpnya dan tidak membawa
hpnya saat pergi kepasar mengantar ibunya tadi. setelah hp kencana
dinyalakan ada pesan masukdari ian, memang setelah kepulangan kencana
dari jakarta ian lebih over protektif terhadap sedikit-sedikit
menanyakan kabar dan lagi ngapain, sebel banget kan eh tapi mungkin
banyak perempuan yang lebih suka diperhatikan seperti ini. kalau kencana
sih lebay menurutnya alias berlebihan. sebenarnya kencana ingin
menanyakan kepada ian terkait pesan dari seseorang yang mengaku sebagai
perempuan yang sudah dihamili oleh ian, akan tetapi kencana belum berani
menanyakan perihal tersebut. memang ada yang janggal buktinya saja di
lemari kost ian ada pakaian dalam perempuan secara logika saja masak
punya mba dewi sih, nggak mungkin banget kan. kencana sedang berfikir
keras bagaimana caranya menanyakan perihal pesan singkat itu ke ian,
kencana yakin ian pasti akan mengelak seperti saat kencana menanyakan
pakaian dalam perempuan yang ada di dalam lemari ian. setelah
menimbang-nimbang kencana akan menelfon ian malam nanti setelah ian
__ADS_1
pulang kerja bagaimanapun kencana tidak ingin mengganggu ian disaat
masih berada di kantornya.