
Mengandung unsur kekerasan, harap bijak dalam menyikapinya.
Yang berlalu jangan hanya dijadikan kenangan tapi juga jadikan pelajaran. Biarkan kenangan lamamu berlalu, jangan biarkan bertumpuk di pikiranmu, pikirkan masa depanmu dengan hal-hal yang baru.
Kencana POV
Ya Tuhan kenapa harus bertemu dengan dia lagi, dunia ini memang sempit. aku tau dia kerja juga di daerah sini tapi kenapa aku tidak berfikiran pasti ketemu dia di acaa ini. tenang kencana, harus tenang, tarik nafas buang nafas. Yang lalu sudah berlalu jangan diingat lagi kejadian yang dulu pernah terjadi, pasti dia juga sudah lupa. aku nggak boleh terlihat lemah di depannya harus ku tunjukkan bahwa aku baik-baik saja tanpanya. ok kencana kamu bisa.
__ADS_1
Kencana tidak mengetahui kalau Dewa tengah menunggunya diluar toilet. kenangan masa lalunya dengan dewa terngiang-ngiang kembali di kepalanya. teringat akan kejadian dimana kencana diperlakukan tidak semestinya oleh dewa yang notabennya teman dekatnya. Mereka dekat akan tetapi mereka tidak berpacaran, begitulah adanya diantara mereka tidak ada yang mengungkapkan kata cinta ataupun suka, kedekatan mereka terjalin begitu saja disaat kencana masuk dunia perkuliahan hingga kejadian yang membuat kencana syok dan akhirnya kencana tidak mau lagi bertemu dengan dewa untuk selamanya.
Flashback
Hari jumat sore saat kencana hendak pulang kerumahnya dari tempat kost, saat itu kencana memang sedang melaksanakan kegiatan praktek kerja lapangan di salah satu instansi pemerintah di luar kota jadi mau tidak mau kencana harus kost disana guna mempermudah untuk praktek kerja lapangan di instansi tersebut. Tiba-tiba saja dewa memberi kabar kepada kencana bahwa dia sudah berada di depan kost kencana, kencana yang sedang mengemasi barang-barang apa saja yang akan dibawa pulang langsung meluncur ke depan kost untuk menemui dewa. maklum kost kencana adalah kost khusus perempuan jadi apabila ada tamu lelaki tidak boleh dibawa masuk hanya diperkenankan untuk mengobrol atau bertemu di teras depan rumah. "hai, sini duduk" sapa kencana sambil duduk di kursi teras dan menunjuk space kosong untuk dewa. "tumben kesini, kamu nggak balik pulang ? atau memang kesini mau antar aku ke stasiun ?" tanya kencana. Dewa duduk dengan tenang dan menjawab pertanyaan kencana "aku nggak pulang weekend ini" belum selesai dewa bicara kencana sudah nyerocos lagi. "lho kenapa ? mau ngerjain tugas disini?"
"Cukup, sekarang aku tau selama ini aku berteman dengan siapa, dan aku telah salah selama ini. mulai sekarang aku nggak mau ketemu kamu lagi wa" dengan sisa tenaga yang ada kencana berlari masuk kedalam kost nya.
__ADS_1
Didalam kamarnya kencana menangis lagi tapi kali ini tidak histeris seperti tadi hanya diam tapi mengeluarkan air mata, dadanya begitu sesak atas kejadian yang barusan terjadi. "kenapa kamu seperti itu wa, aku salah apa. kalau kamu sayang sama aku harusnya kamu nggak akan melakukan hal itu kan, dewangga saputra aku membencimu sangat membencimu" ucap kencana lirih.
Flashback off.
Setelah selesai mencuci tangan kencana hendak keluar toilet dan menuju ruang aula dimana senja dan andri menunggunya. Saat keluar dari pintu toilet tangan kencana langsung ditarik oleh seseorang yaitu Dewa. "mau kemana sih wa ? aku mau ke tempat senja sama andri, lepasin" mohon kencana. tapi Dewa tidak menghiraukan ucapan kencana. Dewa membawa kencana ke luar hotel. "dewa tolong lepas, kamu nyakitin aku" ucap kencana lagi. Dewa melepaskan tangan kencana. "tolong jangan masuk ke dalam, sebelum aku menjelaskan" ucap dewa. "apalagi sih yang mau kamu jelaskan, semua sudah jelas kita tidak punya hubungan apa-apa lagi pertemanan kita sudah hancur sejak kejadian itu, pasti kamu masih ingat kejadian dulu kan ? sebenarnya aku sudah melupakannya, tapi setelah lihat kamu jujur luka itu muncul lagi. masih jelas diingatanku perlakuanmu waktu dulu. jadi aku mohon jangan memintaku untuk bisa berdamai dengan dirimu, aku nggak bisa" jelas kencana. "cana, maafkan aku, aku tau aku salah sudah memperlakukanmu seperti itu dahulu, aku memang salah cana, aku salah, aku menyesali perbuatanku itu, tolong maafkan aku, aku mohon" dewa berlutut didepan kencana memohon maaf atas kesalahannya terdahulu.
Apakah kencana akan memaafkan Dewa atau tidak ?
__ADS_1
1170/5