Cinta Untuk Kencana

Cinta Untuk Kencana
BAB 16


__ADS_3

Malam harinya setelah orang tua kencana dan adik-adiknya tidur


kencana menghubungi ian "assalamualaikum mas, sudah di kost kah ? atau


masih dikantor?''


"sudah di kost ada apa sih tumben telfon


duluan, biasanya mas dulu yang telfon" nada bicara ian seperti


keheranan. tentu saja karena kencana memang jarang menelfon ian duluan,


pasti ian dulu yang menghubungi kencana. "emang nggak boleh ya kalau aku


telfon mas duluan, takut ganggu waktu mas ya? kalau iya aku tutup saja


telfonnya" saat  kencana akan mengakhiri panggilannya ian langsung


menyahut "jangan dong, mas kan cuma bercanda jangan ngambek dong sayang"


"sebenarnya


ada yang pengen aku tanyain ke kamu mas, tolong jawab jujur ya, apapun


jawaban kamu aku terima asal jujur" "ok mau tanya apa sih sayangku"


mendengar kata-kata manis dari ian kencana rasanya ingin muntah, gelagat


ian seperti sedang menyembunyikan bangkai busuk. "kamu kenal nomor


+628222xxxxxx nggak mas, dia kirim pesan ke aku, aku disuruh jauhin


kamu, siapa dia sebenarnya mas ada hubungan apa kamu sama dia dan tolong


sekali ini aja kamu jujur sama aku, aku mohon" ucapan kencana begitu


memohon agar ian jujur kepadanya. kencana masih menunggu jawaban ian


"mas..." yang dipanggil tak kunjung menjawab "mas, kamu masih denger


suaraku kan, kalau memang mas belum bisa jawab ya sudah nggak apa-apa


kok aku tunggu jawabannya sampai mas siap kasih jawaban, kalau gitu


telfonnya aku tutup ya, aku ngantuk pengen tidur dulu"


"kalau mas


jawab jujur, apakah kamu masih mau melanjutkan hubungan ini" akhirnya


ian bersuara juga."tergantung mas, kalau kesalahan mas masih bisa aku


tolerir it's ok aku maafkan, tapi kalau udah kelewat batas ya aku nggak


bisa ngomong apa-apa lagi entahlah aku nggak bisa jawab" jawab kencana


asal dan agak jengkel. "baiklah kalau begitu, dia adalah mantan pacar

__ADS_1


mas, sudah putus sebelum mas bertunangan dengan kamu" akhirnya ian


menjawab juga."yakin mantan aja mas, mantan yang suka nginep di kost


kamu bukan" "kenapa kamu bisa ngomong seperti itu yank" ian kaget dengan


ucapan kencana. "ya jelas aku tanya begitu jelas-jelas di kost kamu ada


pakaian dalam perempuan punya siapa lagi kalau bukan punya cewek itu,


udahlah mas ngaku aja secara logika nggak mungkin banget mba dewi tuh


nginep disitu terus ninggalin pakaian dalamnya disitu"kencana sudah


nampak kesal kepalanya mau pecah eh enggak jadi, kalau mau pecah


kesannya berlebihan bukan. "jawab aku mas kalau aku salah, kasih aku


jawaban yang logis dan bisa di nalar"


"ok ok aku jujur sama kamu


yank, pakaian dalam itu memang punya dia tapi itu sudah lama sebelum aku


tunangan sama kamu, kamu juga masih sering berhubungan dengan mantan


kamu yang bernama arga kan, ngaku deh" "apaan sih kok jadi nuduh aku


selingkuh, semua ini nggak ada hubungannya sama arga  mas, aku udah lama


silakan saja aku nggak peduli, berarti bener dong kamu udah tidur sama


tuh cewek, nggak mungkin kalau kalian nggak melakukan hal itu" tuduh


kencana kepada ian. bagaimana tidak melakukan hal seperti itu sepasang


kekasih berada di dalam kost yang hanya ada mereka berdua yang ketiga


setan. "nggak perlu kamu jawab mas, aku udah tau please jangan dijawab


aku nggak mau denger.mulai sekarang jangan pernah hubungi aku lagi mas,


cukup sampai disini hubungan kita" kencana memutuskan hubungan ian, air


matanya jatuh begitu saja laki-laki yang ia harapkan bisa


membahagiakannya dan tidak akan membuatnya menangis malah menyakitinya.


"perkara kamu ada hubungan sama perempuan itu atau tidak terlepas dia


sudah jadi mantan kamu atau belum aku udah nggak peduli mas, sudah bukan


urusan aku lagi, karena kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi"


"oh


itu mau kamu, baiklah kalau begitu kembalikan cincin tunangan yang

__ADS_1


sudah saya berikan ke kamu, aku yakin kamu tidak akan berani


mengembalikan cincin itu kepada kedua orang tuaku dan juga orang tuamu


pasti tidak akan setuju" tantang ian. "ok siapa takut, cuma balikin


cincin kan pasti aku balikin mas, nggak bakal aku ambil kok tenang saja"


belum sempat ian menjawab ucapan kencana, kencana sudah mematikan


telfonnya bersama ian. kencana menangis tersedu-sedu dikamarnya


ditutupkannya bantal ke muka agar tidak terdengar suara tangisnya.


biarlah kencana putus hubungan dengan ian,kencana merasa di kekang


dituduh selingkuh padahal sama sekali tidak pernah selingkuh. dan yang


sangat membuat kencana kecewa adalah setiap kencana bertengkar dengan


ian , pasti ian meminta cincin tunangan dikembalikan, pasti setiap


bertengkar seperti itu. kencana sudah muak dengan perlakuan ian apa-apa


ngancam harus memngembalikan cincin tunangan, ini sudah ke empat kalinya


ian menyuruh untuk mengembalikan cincin tersebut kencana tidak kuat


dengan perlakuan ian, mungkin memang bukan jodoh kencana. masalah


perempuan yang mengirimkan pesan itu siapa kencana sudah tidak peduli,


mau perempuan itu masih berhubungan dengan ian setelah kencana pulang


dari jakarta bodo amat kencana hanya ingin terbebas dari lelaki yang


apa-apa harus mengembalikan barang yang sudah dikasih. apa-apaan seperti


sama sekali nggak mau berkorban dan maunya menang sendiri bukan.


kencana bingung bagaimana esok ia menceritakan kepada kedua orang tuanya


bahwa ia sudah putus dengan ian, dan ian meminta untuk mengembalikkan


cincin tunangan.


bagaimana kencana memberitahukankepada kedua


orang tuanya terkait hubungannya dengan ian ? akankah orang tua kencana


setuju dengan kencana bahwa akan mengembalikan cincin emas tersebut


kepada kedua orang tua ian. bab selanjutnya akan membahas kebodohan ian


sokmau pahlawan tapi tolol, makanya jadi cowok jangan suka ngancem


dikit-dikit ngancem kayak bocah kemarin sore aja nggak ada dewasanya.

__ADS_1


__ADS_2