Cinta Untuk Kencana

Cinta Untuk Kencana
BAB 13


__ADS_3

Setelah kak dewi selesai mandi, kak dewi pamit tidur duluan “kencana,


nanti kalau mau tidur langsung ke kamar saya saja ya, nggak saya kunci


kok pintunya” dengan senyum ramahnya “baik kak” ucap kencana canggung.


kencana dan ian masih asyik menonton tv, “ada yang mau aku Tanya deh


mas” sambil menatap ian. “mau Tanya apa hmm?” ian dan kencana saling


bertatapan. “kenapa tiba-tiba pindah kost” ucap kencana serius. “kan


sudah ku bilang kalau ibu kost yang lama itu rese, tiap bulan minta uang


tambahan bayar kost” “yakin mas, kok aku ngerasa ada yang kamu


sembunyiin ya dari aku” “aku nggak bohong cana, buat apa aku bohong”


ucap ian serius. “ya kali aja masih ada mantan atau cewek yang


ngejar-ngejar mas” “nggak ada perempuan lain selain kamu” ian


menggenggam jari tangan kencana. untuk sesaat kencana menatap mata ian,


kencana ingin mencari kebohongan akan tetapi tidak ada. Entah karena ian


mudah menyembunyikan atau memang tidak ada kebohongan yang jelas ada


sesuatu yang mengganjal hati kencana. “iya aku percaya” kencana akhirnya


mengeluarkan suaranya. Ian memeluk kencana sambil berucap “tolong


percaya aku ya” “he’em” jawab kencana sekenanya. Kencana dan ian asyik


bercerita sambil menonton tv hingga larut malam sampai sampai kencana


lupa untuk berpindah tempat tidur, akhirnya kencana ketiduran di sofa


ruang tamu perlahan-lahn ian membenarkan posisi tidur kencana agar


supaya kencana nyaman dengan tidurnya. Selesai membenarkan posisi tidur


kencana ian mencium sekilas pipi kencana sambil berucap “selamat tidur


cana sayang” kemudian ian juga merebahkan diri di sofa satunya untuk


mengistirahatkan dirinya.


Sebenarnya kencana belum tertidur,


kencana hanya pura-pura tertidur. Setelah ian tidur kencana membuka


matanya dalam hatinya berkata “ada sesuatu yang kamu sembunyikan mas


dari aku, feeling aku nggak pernah salah, entah apa itu suatu saat pasti


akan terungkap” ingin sekali kencana mengecek hp ian akan tetapi hp ian


berada dikantong celananya. Kencana tidak berani mengambilnya, kalau


dipaksa diambil pasti ian akan terbangun dari tidurnya. Tapi ada


perasaan yang sangat ingin untuk melihat isi hp ian. Apalagi ian tahu


password dan semua isi hp kencana masak kencana nggak boleh tahu.


Rasanya tidak adil bukan. Akhirnya kencana putuskan untuk tidur saja,


siapa tahu lain kali bisa melihat isi hp ian.


Keesokan paginya


kencana dan ian pamit pulang, kakak ian juga harus kembali bekerja “cana


pulang dulu ya kak, terima kasih sudah menerima kencana untuk menginap


disini” ucap kencana tulus. “kembali kasih cana, kapanpun kamu mau main


dan menginap disini, rumah ini terbuka buat kamu, kalau ada apa-apa


nggak usah sungkan hubungi saya ya” ucap kak dewi ramah. “iya kak,


sekali lagi terima kasih banyak kak” “pulang dulu kak” ucap ian kepada

__ADS_1


kakaknya “hati-hati, jaga kencana baik-baik” “iyaa bawel” jawab ian.


Kencana dan ian pulang, kencana kira akan diantar kerumah tantenya


ternyata kencana dibawa ian ke kost nya lagi kencana bingung kenapa


nggak kerumah tantenya malah ke kost an ian lagi. “kenapa nggak kerumah


tante sih mas, malah ke kost kamu lagi” ucap kencana sebal “ke kost


sebentar ya, mas mau mandi dang anti baju dulu habis itu mas antar


pulang ke rumah tante” “bener ya jangan bohong, aku paling nggak suka


dibohongi lho” “iya janji kok, udah jangan cemberut gitu, ntar cantiknya


hilang lho” ucap ian sambil menggoda kencana.


Sesampainya di kost


ian, kencana merabahkan diri di kasur empuk milik ian, ian pun langsung


ikut rebahan dan menindih tubuh kencana. “aww” teriak kencana. “boleh


ya mas peluk sebentar” mohon ian. Kencana hanya menjawab “hemmm” untuk


sesaat kencana dan ian berpelukan sambil tidur dikasur empuk milik ian,


tangan ian menyusuri wajah cantik kencana menyingkirkan helaian rambut


yang menutupi wajab kencana, kencana dan ian saling bertatapan, ian


mencium bibir ranum kencana dengan lembut kencana menikmati ciuman dari


ian, kencana terbuai akan perlakuan ian ciuman yang lembut membuat


kencana begitu menikmati morning kissnya ini. Tangan ian tidak diam


saja, perlahan tangan ian meremas payudara kencana, setelah puas


bermain-main dengan payudara kencana , tangan ian turun mengusap bagian


sensitive kencana yaitu bawah perut kencana, saat ian akan membuka


kancing celana kencana, kencana tersadar dari nikmatnya perlakuan ian.


sih, nggak apa-apa kan sama aku ini yang jelas-jelas calon kamu” ucap


ian parau. Sepertinya ian sudah sangat ingin bercinta dengan kencana.


“jangan mas, kita belum sah sebagai suami istri” ucap kencana sedih dan


ada rasa kecewa. “mas bilang akan menjagaku sampai kita halal nanti tapi


apa, aku malah diajak ke kost dan diajak seperti ini” belum sempat ian


menjawab kencana berkata “tolong hargai keputusanku mas, untuk tidak


melakukan hal ini sebelum kita sah” “tapi kamu menikmatinya cana, kamu


nggak bisa bohong sama mas, kamu juga ingin kan?” belum sempat kencana


menjawab ian pun berucap lagi “mas akan lakuin pelan-pelan, supaya tidak


sakit” plakkkk kencana menampar ian, kencana begitu kecewa dan marah


ternyata seperti ini sikap dan sifat ian tidak mau menghargai keputusan


kencana, apa salahnya bersabar sampai sah menjadi suami istri. Akhirnya


kencana menangis, ian malah berlalu pergi ke kamar mandi. Kencana


semakin tersedu-sedu seperti ini kah menjalani hubungan dengan orang


yang belum lama kencana kenal dan sepertinya ini keputusan kencana yang


paling salah. Disaat kencana menangis bukannya menenangkan kencana malah


pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah atau dua patah kata.


Suara


gemercik air dari kamar mandi menandakan bahwa ian sepertinya sedang

__ADS_1


mandi, kencana masih menangis dalam diam, air matanya terus menetes dari


matanya. Setelah selesai mandi ian keluar dari kamar mandi memakai baju


kerjanya hendak pergi kerja “kalau kamu nangis seperti ini bagaimana


mas mau ngantar kamu pulang ke rumah tante, yang ada tante kamu marahin


mas, sebaiknya kamu disini dulu ya sampai mas pulang kerja, baru nanti


mas antar pulang” kencana tidak menjawab, kencana hanya diam saja.


“kalau mau minum ada diruang depan, biskuit dan camilan juga ada, oiya


boleh mas minta tolong, bantuin nyuci baju kerja mas, kamu juga harus


belajar jadi istri yang baik untuk mas. Mas tinggal dulu ya, kabarin mas


kalau mau dibawain apa pas mas pulang kerja nanti” ucap ian sambil


berlalu pergi meninggalkan kencana yang masih mematung diatas kasur ian.


Kencana tidak tahu dimana posisinya sekarang ini, di daerah mana kost


an ian ini juga kencana tidak tahu. Yang kencana pikir hanya mengikuti


kemauan ian, walaupun sebenarnya hati dan pikirannya melarang, tapi


kalau kencana tidak mengikuti kemauan ian kencana takut tidak akan


diantar kerumah tantenya. Kencana memutuskan untuk mandi setelah kencana


mandi kencana mencari handuk di lemari ian yang terletak disebelah


kasur ian, didalam lemari kencana sangat terkejut, kencana menemukan


pakaian dalam wanita satu set dan juga ada jilbab perpempuan. Bagaimana


mungkin ada barang seperti ini kalau ian tidak selingkuh, “nggak mungkin


ini punya kak dewi, nggak mungkin” ucap kencana sambil meneteskan air


mata. Kencana kembali menangis. “pantes saja kamu minta berhubungan


badan sama aku mas, kamu Cuma mau begituan aja sama aku, tadi kamu minta


maaf aja enggak malah nyuruh aku untuk cuci baju kamu yang kotor, ya


Tuhan sakit rasanya dibohongi dan disia-siakan orang yang sudah kita


percayai” ucap kencana lirih. Kencana mengembalikkan pakaian dalam


wanita dan jilbabnya ke dalam lemari lagi, mungkin nanti bisa Tanya ke


ian semua ini punya siapa tapi kencana enggan bertanya, harapan kencana


kebohongan ian pasti akan terungkap entah itu kapan kencana yakin pasti


akan tahu.


Setelah merapikan lemari ian, kencana mencuci


baju-baju ian yang kotor dan menjemurnya, walaupun mencuci dengan mesin


cuci tak menghalangi rasa lelah kencana. sambil bersandar ditembok kamar


mandi kencana berucap “aku baru calon kamu udah kamu giniin mas, gimana


kalau udah jadi istri kamu, apa aku bakal kamu jadiin babu, ya walaupun


aku tahu kerjaan istri itu membantu pekerjaan rumah yang harusnya


dilakukan oleh laki-laki, karena laki-laki mencari nafkah diluar rumah


makanya istri membantu pekerjaan rumah, tapi harusnya kamu nggak giniin


aku mas, aku masih calon kamu” ucap kencana sambil memegangi dadanya


yang terasa sesak. Kencana mencuci baju ian dan membantu membersihkan


kost ian karena kencana ingin ian nanti mau mengantarnya ke rumah


tantenya kencana takut kalau tidak menuruti apa mau ian kencana tidak

__ADS_1


akan diantar ke rumah tantenya. Itu yang menjadi alas an kencana mau


mencuci dan membersihkan kost ian.


__ADS_2