
Setelah kak dewi selesai mandi, kak dewi pamit tidur duluan “kencana,
nanti kalau mau tidur langsung ke kamar saya saja ya, nggak saya kunci
kok pintunya” dengan senyum ramahnya “baik kak” ucap kencana canggung.
kencana dan ian masih asyik menonton tv, “ada yang mau aku Tanya deh
mas” sambil menatap ian. “mau Tanya apa hmm?” ian dan kencana saling
bertatapan. “kenapa tiba-tiba pindah kost” ucap kencana serius. “kan
sudah ku bilang kalau ibu kost yang lama itu rese, tiap bulan minta uang
tambahan bayar kost” “yakin mas, kok aku ngerasa ada yang kamu
sembunyiin ya dari aku” “aku nggak bohong cana, buat apa aku bohong”
ucap ian serius. “ya kali aja masih ada mantan atau cewek yang
ngejar-ngejar mas” “nggak ada perempuan lain selain kamu” ian
menggenggam jari tangan kencana. untuk sesaat kencana menatap mata ian,
kencana ingin mencari kebohongan akan tetapi tidak ada. Entah karena ian
mudah menyembunyikan atau memang tidak ada kebohongan yang jelas ada
sesuatu yang mengganjal hati kencana. “iya aku percaya” kencana akhirnya
mengeluarkan suaranya. Ian memeluk kencana sambil berucap “tolong
percaya aku ya” “he’em” jawab kencana sekenanya. Kencana dan ian asyik
bercerita sambil menonton tv hingga larut malam sampai sampai kencana
lupa untuk berpindah tempat tidur, akhirnya kencana ketiduran di sofa
ruang tamu perlahan-lahn ian membenarkan posisi tidur kencana agar
supaya kencana nyaman dengan tidurnya. Selesai membenarkan posisi tidur
kencana ian mencium sekilas pipi kencana sambil berucap “selamat tidur
cana sayang” kemudian ian juga merebahkan diri di sofa satunya untuk
mengistirahatkan dirinya.
Sebenarnya kencana belum tertidur,
kencana hanya pura-pura tertidur. Setelah ian tidur kencana membuka
matanya dalam hatinya berkata “ada sesuatu yang kamu sembunyikan mas
dari aku, feeling aku nggak pernah salah, entah apa itu suatu saat pasti
akan terungkap” ingin sekali kencana mengecek hp ian akan tetapi hp ian
berada dikantong celananya. Kencana tidak berani mengambilnya, kalau
dipaksa diambil pasti ian akan terbangun dari tidurnya. Tapi ada
perasaan yang sangat ingin untuk melihat isi hp ian. Apalagi ian tahu
password dan semua isi hp kencana masak kencana nggak boleh tahu.
Rasanya tidak adil bukan. Akhirnya kencana putuskan untuk tidur saja,
siapa tahu lain kali bisa melihat isi hp ian.
Keesokan paginya
kencana dan ian pamit pulang, kakak ian juga harus kembali bekerja “cana
pulang dulu ya kak, terima kasih sudah menerima kencana untuk menginap
disini” ucap kencana tulus. “kembali kasih cana, kapanpun kamu mau main
dan menginap disini, rumah ini terbuka buat kamu, kalau ada apa-apa
nggak usah sungkan hubungi saya ya” ucap kak dewi ramah. “iya kak,
sekali lagi terima kasih banyak kak” “pulang dulu kak” ucap ian kepada
__ADS_1
kakaknya “hati-hati, jaga kencana baik-baik” “iyaa bawel” jawab ian.
Kencana dan ian pulang, kencana kira akan diantar kerumah tantenya
ternyata kencana dibawa ian ke kost nya lagi kencana bingung kenapa
nggak kerumah tantenya malah ke kost an ian lagi. “kenapa nggak kerumah
tante sih mas, malah ke kost kamu lagi” ucap kencana sebal “ke kost
sebentar ya, mas mau mandi dang anti baju dulu habis itu mas antar
pulang ke rumah tante” “bener ya jangan bohong, aku paling nggak suka
dibohongi lho” “iya janji kok, udah jangan cemberut gitu, ntar cantiknya
hilang lho” ucap ian sambil menggoda kencana.
Sesampainya di kost
ian, kencana merabahkan diri di kasur empuk milik ian, ian pun langsung
ikut rebahan dan menindih tubuh kencana. “aww” teriak kencana. “boleh
ya mas peluk sebentar” mohon ian. Kencana hanya menjawab “hemmm” untuk
sesaat kencana dan ian berpelukan sambil tidur dikasur empuk milik ian,
tangan ian menyusuri wajah cantik kencana menyingkirkan helaian rambut
yang menutupi wajab kencana, kencana dan ian saling bertatapan, ian
mencium bibir ranum kencana dengan lembut kencana menikmati ciuman dari
ian, kencana terbuai akan perlakuan ian ciuman yang lembut membuat
kencana begitu menikmati morning kissnya ini. Tangan ian tidak diam
saja, perlahan tangan ian meremas payudara kencana, setelah puas
bermain-main dengan payudara kencana , tangan ian turun mengusap bagian
sensitive kencana yaitu bawah perut kencana, saat ian akan membuka
kancing celana kencana, kencana tersadar dari nikmatnya perlakuan ian.
sih, nggak apa-apa kan sama aku ini yang jelas-jelas calon kamu” ucap
ian parau. Sepertinya ian sudah sangat ingin bercinta dengan kencana.
“jangan mas, kita belum sah sebagai suami istri” ucap kencana sedih dan
ada rasa kecewa. “mas bilang akan menjagaku sampai kita halal nanti tapi
apa, aku malah diajak ke kost dan diajak seperti ini” belum sempat ian
menjawab kencana berkata “tolong hargai keputusanku mas, untuk tidak
melakukan hal ini sebelum kita sah” “tapi kamu menikmatinya cana, kamu
nggak bisa bohong sama mas, kamu juga ingin kan?” belum sempat kencana
menjawab ian pun berucap lagi “mas akan lakuin pelan-pelan, supaya tidak
sakit” plakkkk kencana menampar ian, kencana begitu kecewa dan marah
ternyata seperti ini sikap dan sifat ian tidak mau menghargai keputusan
kencana, apa salahnya bersabar sampai sah menjadi suami istri. Akhirnya
kencana menangis, ian malah berlalu pergi ke kamar mandi. Kencana
semakin tersedu-sedu seperti ini kah menjalani hubungan dengan orang
yang belum lama kencana kenal dan sepertinya ini keputusan kencana yang
paling salah. Disaat kencana menangis bukannya menenangkan kencana malah
pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah atau dua patah kata.
Suara
gemercik air dari kamar mandi menandakan bahwa ian sepertinya sedang
__ADS_1
mandi, kencana masih menangis dalam diam, air matanya terus menetes dari
matanya. Setelah selesai mandi ian keluar dari kamar mandi memakai baju
kerjanya hendak pergi kerja “kalau kamu nangis seperti ini bagaimana
mas mau ngantar kamu pulang ke rumah tante, yang ada tante kamu marahin
mas, sebaiknya kamu disini dulu ya sampai mas pulang kerja, baru nanti
mas antar pulang” kencana tidak menjawab, kencana hanya diam saja.
“kalau mau minum ada diruang depan, biskuit dan camilan juga ada, oiya
boleh mas minta tolong, bantuin nyuci baju kerja mas, kamu juga harus
belajar jadi istri yang baik untuk mas. Mas tinggal dulu ya, kabarin mas
kalau mau dibawain apa pas mas pulang kerja nanti” ucap ian sambil
berlalu pergi meninggalkan kencana yang masih mematung diatas kasur ian.
Kencana tidak tahu dimana posisinya sekarang ini, di daerah mana kost
an ian ini juga kencana tidak tahu. Yang kencana pikir hanya mengikuti
kemauan ian, walaupun sebenarnya hati dan pikirannya melarang, tapi
kalau kencana tidak mengikuti kemauan ian kencana takut tidak akan
diantar kerumah tantenya. Kencana memutuskan untuk mandi setelah kencana
mandi kencana mencari handuk di lemari ian yang terletak disebelah
kasur ian, didalam lemari kencana sangat terkejut, kencana menemukan
pakaian dalam wanita satu set dan juga ada jilbab perpempuan. Bagaimana
mungkin ada barang seperti ini kalau ian tidak selingkuh, “nggak mungkin
ini punya kak dewi, nggak mungkin” ucap kencana sambil meneteskan air
mata. Kencana kembali menangis. “pantes saja kamu minta berhubungan
badan sama aku mas, kamu Cuma mau begituan aja sama aku, tadi kamu minta
maaf aja enggak malah nyuruh aku untuk cuci baju kamu yang kotor, ya
Tuhan sakit rasanya dibohongi dan disia-siakan orang yang sudah kita
percayai” ucap kencana lirih. Kencana mengembalikkan pakaian dalam
wanita dan jilbabnya ke dalam lemari lagi, mungkin nanti bisa Tanya ke
ian semua ini punya siapa tapi kencana enggan bertanya, harapan kencana
kebohongan ian pasti akan terungkap entah itu kapan kencana yakin pasti
akan tahu.
Setelah merapikan lemari ian, kencana mencuci
baju-baju ian yang kotor dan menjemurnya, walaupun mencuci dengan mesin
cuci tak menghalangi rasa lelah kencana. sambil bersandar ditembok kamar
mandi kencana berucap “aku baru calon kamu udah kamu giniin mas, gimana
kalau udah jadi istri kamu, apa aku bakal kamu jadiin babu, ya walaupun
aku tahu kerjaan istri itu membantu pekerjaan rumah yang harusnya
dilakukan oleh laki-laki, karena laki-laki mencari nafkah diluar rumah
makanya istri membantu pekerjaan rumah, tapi harusnya kamu nggak giniin
aku mas, aku masih calon kamu” ucap kencana sambil memegangi dadanya
yang terasa sesak. Kencana mencuci baju ian dan membantu membersihkan
kost ian karena kencana ingin ian nanti mau mengantarnya ke rumah
tantenya kencana takut kalau tidak menuruti apa mau ian kencana tidak
__ADS_1
akan diantar ke rumah tantenya. Itu yang menjadi alas an kencana mau
mencuci dan membersihkan kost ian.