Cinta Untuk Kencana

Cinta Untuk Kencana
BAB 12


__ADS_3

Disaat kencana menunggu ian yang sedang mandi, kencana merenung


padahal tv sudah kencana nyalakan tapi apa daya kencana tidak fokus


menonton tv, malah merenungi hubungannya dengan ian ini apakah sudah


benar-benar akan ke jenjang yang lebih serius, walaupun kencana sudah


bertunangan dan memakai cincin tunangan dari ian, kencana masih belum


merasa cocok dengan ian masih ada kegundahan dihati kencana, jujur saja


kencana juga belum cinta kepada ian hanya rasa nyaman yang dirasakan


kencana saat berdekatan dengan ian, rasa sayangpun juga belum ada. Dan


lagi saat kencana ke Jakarta kenapa ian tiba-tiba pindah kostan apakah


ada sesuatu yang disembunyikan ian dari kencana, kencana mulai bimbang


dengan hubungannya ini apakah akan diteruskan ke jenjang lebih serius


atau biarkan berjalan seperti air yang mengalir. Biarkan seperti air


yang mengalir toh kalau jodoh juga nggak akan kemana-mana pasti akan


berjalan lancar ke jenjang pernikahan batin kencana. sekelebat wajah


mantan pacar kencana yang bernama arga muncul, “duh, kenapa wajah dia


yang aku pikirkan” gerutu kencana. memang tidak bisa kencana pungkiri,


kencana masih cinta kepada mantan pacarnya yang bernama arga, walaupun


kencana tiba-tiba ditinggalkan arga kencana masih berharap bahwa arga


akan datang menemui kencana atau menyapa kencana via WA. Tapi sepertinya


tidak mungkin, pasti arga sudah tahu kabar kencana yang sudah


bertunangan dengan orang lain. “tau ah pusing” teriak kencana. ian


keluar dari dalam kamar mandi dan bertanya “apanya yang pusing” “ya


kepala lah mas, masak iya kaki” sambil memanyunkan bibirnya.  “kamu


kenapa jadi bad mood gitu sih, ada yang kamu pikirin?” ucap ian sambil


duduk di sebelah kencana. “nggak ada kok mas, aku Cuma bosan aja, ajak


aku jalan-jalan gitu” ucap kencana sambil ndusel-ndusel minta dipeluk


ian “mau jalan-jalan kerumah kakak aku nggak?” sambil memeluk kencana.


“wah dimana tuh mas, nggak jauh kan pulangnya jangan malam ya takut


tante marah kalau pulang malam” “nggak usah pulang aja sih, nginep aja

__ADS_1


dirumah kakak besok baru bali kerumah tante, gimana?” “nggak ah aku


nggak bawa baju ganti mas” “yasudah yuk jalan, tapi cium dulu dong


sebentar aja” mohon ian. Akhirnya kencana dan ian malah asyik berciuman


kali ini ciuman yang diberikan ian begitu lembut dan memabukkan kencana


pun terbuai dengan ciuman ian, dalam hati kencana “ini mas ian kok jago


banget ciuman ya, pasti mantan pacarnya banyak deh”  kencana tak mau


berlama-lama berciuman dengan ian takut kebablasan lagi seperti tadi


“emm mas aku nggk bisa nafas” masih posisi berciuman dengan ian. Saat


kencana benar-benar kehabisan nafas barulan ian melepaskan ciumannya.


“kamu jago banget sih mas ciumannya, pasti mantan pacar kamu banyak ya?”


selidik kencana. “tapi kamu suka kan?” sambil menyubit pipi kencana


saking gemasnya. “yaudah nggak usah dibahas mas, ayok berangkat” “cie


malu ni, langsung merah gitu mukanya” ian pun tertawa melihat tingkah


kencana yang malu-malu kucing. “idih apaan sih udah ayo” kencana menarik


tangan ian agar segera berdiri dan pergi ke rumah kakaknya.


dirumah kakak ian, “assalamualaikum kak?’’ ucap ian sambil mengetuk


pintu rumah kakaknya. “waalaikumsalam” jawab kakak ian. kencana


berkenalan dengan kakak ian yang ternyata cantik sekali dan masih single


lagi pasti cowok yang ngantri mau jadi pacarnya banyak nih batin


kencana. “wah init oh calon kamu, cantik” puji kakak ian “siapa namanya”


“saya kencana kak” “wah nama yang bagus, kenalin saya kakaknya ian dewi


kakaknya yang paling cantik” seloroh kak dewi. Ya iyalah paling cantik


kakaknya ian kan perempuan dan Cuma kak dewi. “iya kak dewi” jawab


kencana kikuk. “kencana sampai kapan di Jakarta” sambil menyuruh kencana


dan ian duduk di kursi ruang tamu “kemarin subuh kak, dan dijemput mas


ian di stasiun” “oh syukurlah kalau si bungsu ini yang jemput kamu”


bungsu sebutan kesayangan kakak ian untuk ian. “duduk dulu ya kakak mau


buatin minum buat kalian” “nggak usah repot-repot kak” jawab kencana,


ian hanya diam saja merebahkan diri di kursi ruang tamu kakaknya. “nggak

__ADS_1


repot kok” disaat kakaknya ian membuat ,minuman ian mencuri-curi ciuman


ke pipi kencana sekilas cup.. “ih mas malu kalau dilihat kak dewi”


“nggak apa-apalah kan calonku ini” jawab ian sambil nyengir kuda “jangan


dibiasakan ya mas, ndak sopan lho apalagi kita lagi bertamu seperti


ini” “iya iya ok janji, tapi bohong” ian pun tertawa sambil berlalu


pergi ke kamar mandi “Ya Allah beri saya kesabaran menghadapi makhluk


satu itu” ucap kencana.


Kak dewi menghampiri kencana sambil


meletakkan es teh manis di meja ruang tamunya “ayo diminum es teh


manisnya” “iya kak terima kasih banyak” kencana mengambil es teh


manisnya dan meminumnya. “kapan tanggal pernikahan kalian?” Tanya kak


dewi kepada kencana. belum sempat kencana menjawab pertanyaan kak dewi,


ian muncul dan berkata “kita belum menentukan tanggalnya kak, nanti saja


kalau kencana sudah selesai pengurusan berkas calon pegawai negerinya,


baru aku dankencana obrolin lagi soal tanggal nikah” kemudian ian duduk


dan meminum es teh manis buatan kakaknya. mereka bertiga


berbincang-bincang sampai malam hari, tanpa kencana sadari bahwa hari


sudah malam. Kencana langsung member kabar kepada tantenya bahwa sedang


bersama ian dirumah kakak ian. Kak dewi memberikan saran supaya kencana


tidur dirumah kak dewi saja, dan pulang esok paginya. “kencana tidur


sini saja ya, besok pagi baru pulang, kasian kamu dan ian malam-malam


begini harus pulang, istirahat saja disini ya” “tapi kak, apa nggak


apa-apa saya nginep disini?” raut muka kencana agak ragu. “nggak apa-apa


toh saya tinggal dirumah ini sendirian, kamu bisa tidur dikamar sama


saya, biar ian tidur di sofa ruang tamu, gimana?” “gimana mas ?” kencana


menatap ian, “yasudah kita nginep aja disini, besok pagi baru aku antar


kerumah tante ya” “yaudah” “nah gitu dong” kak dewi sambil nyengir


kuda. "yasudah kakak mau mandi dulu ya, kalian nonton tv saja dulu" "iya


kak makasih" jawab kencana

__ADS_1


__ADS_2