Cinta Yang Bisu

Cinta Yang Bisu
Menunggumu


__ADS_3

Hanya aku saja satu-satunya orang yang mendengar keluh kesahmu.Aku tidak akan pernah rela jika posisiku tergantikan.


_Reynand Alfaro


_____________________________________


Sudah 3 hari setelah tragedi Dhania pingsan dan tidak ada kabar gembira tentang kesadaran Dhania.Rey yang selalu setia menunggu Dhania hingga beberapa hari ini.


Rey terus menatap wajah Dhania,menyentuhnya secara halus entah membuat tubuhnya serasa tersengat arus listrik yang mengalir di tubuhnya.Tangan Dhania pun turut bergerak yang membuat Rey menekan tombol darurat,Dokter datang dan memeriksa kondisi Dhania.


"Wah..Sungguh kebesaran Allah"Dokter terlihat bahagia.


"Keadaan pasien membaik seketika"Lanjut dokter.


Rey mendengar kabar itu sangat bahagia,Ia sujud Syukur.


"Terima kasih dok"Ucapnya sembari meneteskan air mata bahagia.


"Iya Tuan muda"ucap dokter meninggalkan ruangan.


Rey menatap lekat Dhania,Ia semakin yakin bahwa Dhania adalah jodohnya.


"Nia,Aku sangat bahagia.Apa kamu bahagia?Setelah kesembuhanmu aku akan mengenalkan kamu kepada orangtuaku,Aku akan segera bertunangan denganmu"Ucap Rey mencium pucuk kening Dhania.


"Hei,Kalian belum halal"Suara yang terdengar tak asing yaitu Dhanil.


"Hehe maaf kak,Reflek bahagia nih"Ucap Rey menggaruk kepalanya.


"Aku akan menghubungi orangtuaku biar tau kalau sebentar lagi putrinya akan tunangan"Ucapnya menggoda Rey.


"Oke"Jawwab Rey singkat.


Rey mendekati tubuh Dhania terbaring lemah.Mendengar ungkapan dokter tadi,Ia sangat bahagia.


"Kamu harus bangun sayang,Aku kangen Sifat dinginmu,Kangen semuanya tentangmu"Desis Reynand yang mengelus kepala Dhania.

__ADS_1


Setelah berjam-jam,Dhania mulai membuka mata setengah sadar dengan pandangan blur yang pertama ia lihat yaitu Reynand.Serasa mimpi dirasakan oleh Dhania.


"Rey,Ini kamu?"Tanya Dhania yang mengejutkan Rey.Ia mengangguk pelan.


"Gimana Keadaanmu beberapa hari kamu hanya terbaring disini"Tanya Rey.


"Baik-baik saja kok,Emang berapa hati aku gak sadar?"Tanya balik Dhania.


"Hampir empat hari"Ucap Rey yang membuat Dhania tak percaya.


"Terus Abang mana?"Tanya Dhania.


"Mempersiapkan pertunangan kita"Ucap Rey santai.


"Ha?Aku masih mau sekolah"Ucap Dhania sambil meneteskan air mata.


"Tenang aja,acara ini privasi.orangtuaku yang akan mengurus semuanya"Jelas Rey yang membuat Dhania tersenyum lega.


"Terus mama papa?"Tanya Dhania kembali mengingat kejadian yang buruk itu.


"Enggak"Ucap Dhania melamun.


Kukira kamu anak yang disayang orangtua,Eh malah kamu anak broken home yang bersikap seolah-olah tak ada masalah.Senyum Rey mengembang.


Tok tok tok


"Assalamualaikum"Ucap Dhanil.


"Waalaikumussalam"Jawab mereka serempak.


"Gimana?"Ucap Dhanil mendekati Dhania.


"Udah baikan"Jawab Dhania bohong,karna ia sedang mengalami kesakitan dibagian kepalanya tapi Ia tetap tersenyum untuk menutupi semuanya.


Rey dan Dhanil bercakap-cakap,Dhania tak tahan dengan sakit yang ditahannya.

__ADS_1


"Aw"Ucap Dhania memegangi kepalanya.


"Kenapa"Tanya Rey khawatir.


"Enggak,tadi cuma iseng"Ucapnya cengengesan.


"Aku tau semuanya Nia,tadi dokter bilang ke aku kalau kepalamu akan terasa sakit jika mencoba mengingat sesuatu,Jangan bohong sama aku My little"Ucapnya romantis membuat pipi Dhania merah padam.


"Hehe aku kira gak tau"Ucap Dhania tertawa.


Cukup Nia,Jangan pura-pura kuat begini.Aku tak tahan jika itu menyakiti kamu. Batin Rey.


"Aku juga merasakan apa yang kamu rasa dek"Ucap Dhanil membantu mendudukkan Dhania.


"Thanks Abang,Rey.Kalian terbaik"Ucap Dhania menyondorkan jari jempolnya.


"Iya sayang"Ucap Rey keceplosan.Dhania melotot ke arah Rey.


"maaf gadisku"Ucap Rey terbahak-bahak.


"Jika kamu ada apa-apa,mengeluhlah padaku.Aku siap menjadi obat disetiap sedihmu,Aku tak rela jika kamu mengeluh ke orang lain kecuali aku dan abangmu"Ucap Rey serius malah duarius nih haha.


"Jangan Terlalu baik"Ujar Dhania.


"Kenapa"


"Ntar aku baper"Jawabnya terbahak-bahak.Diikuti Rey dan Dhanil juga tertawa bisa-bisanya Dhania sakit malah ngelawak mereka berdua.


STOPP!


Gimana Part ini?


Membosankan bukan?Aku ngerasanya sih bosan soalnya lagi gak niat nulis nih hehe.


Jangan lupa tinggalkan jejak Like coment and follow teman-teman.

__ADS_1


__ADS_2