Cinta Yang Bisu

Cinta Yang Bisu
Senja


__ADS_3

_Lebih sakit mana kehilangan Dia atau melihat dia bersama orang lain?_


Senja atau Cinta yang paling menyakitkan?


**


"Uy sadar,ngapain ketawa sendiri."Lamunan Rey berhenti seketika disadarkan Dhanil.


"Eng..gak,lagi mikir sesuatu."Ucapnya gugup.


"Udah yuk lanjutin makan,keburu telat nanti."Lanjut Dhanil.


Mereka bertiga makan dan Dhania masih larut dalam pikirannya.


'Kenapa harus ada pria ini?'pikiran Dhania menghantui.


Selesai sarapan pagi..


"Dek kamu berangkat sama si Rey ya?"Ucap Dhanil.


"What?Apa tiap hari begini?"ujar Dhania mengernyitkan keningnya.


"Iya."Jawabnya santai,Rey pun tersenyum miring.


**


Diperjalanan,Suasana hening tak ada yang berbicara akhirnya..


"Gimana sih rasanya sekolah disini?"Tanya Rey berharap gadis itu menjawabnya.


"Hem."Jawabnya singkat.


'Ditanya kok malah jawab Hem,Dingin amat mbak kayak kulkas jalan,tapi aku cinta wkw.'Batin Rey.


Sesampainya di sekolah,banyak mata yang melihat ke arah Rey dan Dhania.Dhania hanya menunduk malu.


"Ngapain nunduk segala?"Tanya Rey.


"Malu,baru pertama kali aku berangkat sama laki-laki."Jawabnya yang membuat Rey lega karna udah gak kayak kulkas lagi haha.


"Udah tenang,kan ada aku."Ucapnya menepuk bahu Dhania.


Mereka berdua terpisahkan oleh kelas.Suasana di kelas Dhania sangat riuh karna pemuda yang tadi.


"Ih tampan banget,Mancung lagi."


"Tinggi,badannya kekar lagi."


Suara teman-temannya yang membuat Dhania terdiam.

__ADS_1


"Dhan,kamu berangkat sama siapa tadi?"Tanya Flora teman sebangkunya.


"Oh itu Reynand."Jawabnya singkat.Semua temannya memperhatikan Dhania dengan tatapan ingin tahu.


"Tumben Lo berangkat sama laki-laki."Tanya Vian ketua kelas.


"Hem."Jawab Dhania.


Kring kring [bel masuk]


Setelah beberapa saat,Para guru keluar karna ada rapat besar sekolah.Oleh karena itu,semua kelas jam kosong.


Dhania hanya duduk diam di kelas sambil mendengarkan temannya cerita.Tiba-tiba Rey masuk ke kelas Dhania,entah mau apa?


"Niah..."Panggilnya dan Dhania heran mengapa dia kesini?


'Kalau kak Alfan tau pasti ia tambah gak suka ke aku.'Batin Dhania.


"Eh Dhan,lo dipanggil itulo kok diam."Kata flora.Dhania Tersenyum pada Rey karna terpaksa.


"Nanti sepulang sekolah,ku ajak jalan."Bisik Rey di telinga Dhania.Ia hanya manggut-manggut.


"Eh kak,kakak masuk di kelas apa ih?"Tanya teman Dhania.


"12 Bahasa"Jawabnya.


'What? satu kelas sama kak Alfan?'Batin Dhania terkejut.


"Ih apaan sih."Jawab Dhania sewot.


'Ada apa dengan kelas 12 Bahasa?'batin Rey bertanya-tanya.


**


Sepulang sekolah,Ia dan Rey menuju parkiran.Entah ini kebetulan atau apes,mereka berdua berpapasan dengan Seorang yang tidak asing bagi Dhania yaitu Alfan.


"Eh bro,gue duluan."Ujar Rey pada alfan.dhania hanya tertunduk malu.


"Iya bro,itu siapa Lo?"Tanya Alfan.


"Oh ini,dia adik temanku."jawabnya yang membuat Dhania lega.


Diperjalanan Suasana hening tak berhenti-henti.


"Mau kemana?"Tanya Dhania.


"Ngikut aja."jawab Rey sambil tersenyum manis.


Sesampainya di tempat tujuan,mereka duduk di bawah pohon rindang.Dhania tetap memikirkan si Alfan.

__ADS_1


"Hei."Kalimat mengejutkan Dhania.


"Hem"Jawab Dhania.


"Ngapain melamun?"Tanya Rey.Dhania hanya menggeleng saja.


'Aku tau pasti kamu mempunyai masalah.'gumam Rey.


Saat Dhania melihat Senja,ia mulai meneteskan air mata.


Rey bingung kenapa Dhania begini?padahal aku tau dia sosok yang kuat.Rey menghapus air mata Dhania,Ia pun menepis tangan Rey.


"Kenapa?"Tanya Rey.


"Bukan muhrim."Jawab Dhania mengambil tissue.


'masyaallah dingin amat,makin cinta nih.'Batin Rey.


"Kamu kenapa sih tiba-tiba kok nangis?"Tanya Rey.


"Gapapa."Jawab Dhania.


Mereka berdua pulang dan ketika menuju ke parkiran,Dhania pingsan.


"Eh Nia."Panggil Rey mata berkaca-kaca.


Rey langsung menggendong Dhania menuju mobil orang untuk menuju rumah sakit,Ia menelpon Dhanil.


+62...


Ndrtt ndrtt.


"..."


"Aku Rey kak,Dhania pingsan."


"..."


"Di rumah sakit Medika utama."


"..."


Sambungan terputus dengan mata Rey berkaca-kaca.


•Apa yang terjadi dengan Dhania?


Tunggu kelanjutannya.


✓Jangan jadi pembaca gelap.

__ADS_1


✓Kasih Vote


Salam Author.


__ADS_2