
Cintai sepenuh hati bukan sepenuh jiwa,Jika patah pasti hatinya yang sakit bukan gila karna cinta.
________________________________________
Kini Rey,Dhanil,dan Dhania ngobrol bareng di ruang tamu.
"Aku mau ke kamar dulu ya,ada pekerjaan"Ujar Dhanil yang diangguki Rey.
Aduh ****** nih aku. batin Dhania.
Hanya tinggal Rey dan Dhania duduk sama-sama dengan pikirannya masing-masing.Tiba-tiba Rey mendekatj Dhania,
Aduh jantung nih kayak maraton,Gak bisa diajak kompromi nih. batin Dhania.
"Kenapa diam saja"Ucap Rey mengalungkan tangannya ke leher Dhania.
"Apaan sih kak"Ujar Dhania yang menepis tangan Rey tetapi tetap saja Dhania kalah karna energi yang dimiliki Rey sangat kuat.
Dhania masih dalam posisi tak memandang Rey karna gugup,
"Mandi sana kak,Bau"Ucap Dhania memulai bicara.
"Eh masa sih"Ujarnya sambil membau keteknya.
"Yaudah deh mandi dulu dadah sayang"Ucap Rey sambil melambaikan tangan.
"Sayang-sayang palalu peyang"Gerutu Dhania.
Dhania pun yang kesepian kini menuju taman belakang rumahnya sambil membawa gitar kesayangannya,Ya memang jika ia kesepian pasti yang ia lakukan bermain gitar.
***Jreng jreng
jreng jreng***
Setelah mandi Rey mendengar suara gitar,Ia pun mencari asal bunyi itu.
"Niaa"Panggil Rey pada Dhania yang memejamkan mata sambil bermain gitar.
"Kamu yang gitar aku uang nyanyi oke"Ucap Rey.
"Oke"
Kedua sejoli itu pun memulainya.Mereka menyanyi Lagu pelangi Baruku,Sambil berharap di hatinya masing-masing agar itu semua tidak sekedar nyanyian tetapi adalah awal yang baru.
Cek Song:*
__ADS_1
*Kini bayangmu disini
Menemani sepinya hariku
yang sempat tak berwarna lagi
Kini kau bagai sang pelangi
yang mewarnai harii
dikala hujan reda kau tetap berdiri sendiri
Dan seiring waktu berganti
menumpu bagai imajinasi
yang terserap ke rasa ini
Ketika kelam kau beri cahaya
disetiap sela sudut hatiku yang buatku
tak mampu tuk bergerak terdiam ku
sekedar melihat senyummu
sosok dirimu disaat ku mulai coba
tuk bangkit kembali
dan tak mudah bangun kepercayaan yang sempat terbenam
karna pernah dikecewakan*.
Seketika Tangis Dhania pecah,karna ia belum seutuhnya Mencintai Rey disisi lain masih selalu ingat alfan.
"Jangan menangis ah"Ucap Rey membelai kepala Dhania tertutup Khimar.
"Kak maafin aku"Ucap Dhania tersedu
"Buat apa"tanya Rey bingung.
"Aku belum mencintaimu sepenuhnya"Ucap Dhania.
"Aku akan terus menunggumu"Ucapnya memeluk Dhania.
__ADS_1
"Apa-apaan ini,Romantis bangeut"Ujar Dhanil.
"Eh Abang"Ucap Dhania langsung melepaskan tangan Rey.
"Bilang aja iri"Ujar Rey melirik ke Dhanil.
"ah saa aee lu Romlah"Ucap Dhanil kesel.
Adik Ama Abang sama juga ya sikapnya.batin Rey
"Aku masuk dulu,jangan aneh-aneh kalian belum halal"Ujar Dhanil memasuki rumah.
"Gara-gara kamu"Ucap Dhania tanpa menoleh ke Rey.Ia pun bingung cara membujuk Dhania agar tidak marah.
ahaaa.batin Rey.
"Nia"Panggil Rey disamping pipi Dhania,Ia pun menoleh dan terjadi peristiwa yang buruk yaitu kiss.
1 detik
5 detik
10 detik
Dhania hanya diam karna terkejut sampai ia kehabisan nafas.
"Ih dasar,First Kissku diambil"Ucapnya Berkaca-kaca.
"Jadi kamu sepenuhnya menjadi milikku"Ucap Rey berbangga diri.
"Kamu jahat"Ucap Dhania menggosok-gosok bibirnya.
"Yaallah ampuni dosa hambaMu ini"Ucap Dhania sedih.
Rey pun merasa bersalah dan ingin rasanya minta maaf tetapi takut Dhania marah.
"Nia,Maafin aku.Abisnya kamu cemberut tambah gemes jadinya.Kan aku jadi khilaf"Ucap Rey jongkok di depan Dhania sambil memegang tangan Dhania.
"Tau ah"Ucap Dhania meninggalkan Rey sendirian.
STOPP!
Gimana Part ini?
Gak asyik ya?
__ADS_1
kasih saran dong biar tambah ilmu akunya hhe.
jangan lupa tinggalkan jejak Like coment and follow teman-teman😘