
oma nampak menimbang,dia melihat cucunya yang sedari tadi menatap lisa.
"bagaimana menurutmu leon"
"aku tidak perduli apa yang dia pikirkan oma,tapi dia bukan anak kecil lagi,dia tahu apa yang perlu di pertimbangkan dan diperhitungkan."leon memalingkan wajahnya dari lisa,semakin melihat lisa membuat pikirannya tidak tenang.
oma tersenyum puas mendengar cucunya berkata demikian,sepertinya leon sudah mulai perduli dengan lisa,meski wajahnya selalu datar tapi dia tidak bisa membohongi oma,karena oma yang membesarkannya.
"baiklah kamu boleh pulang dulu,tapi ingat,kamu adalah calon nyonya besar keluarga ibrahem,kamu tidak bisa pulang sendiri,harus ada yang mengantarmu,leon suruh dean mengantar lisa pulang ke rumahnya,oma tau kinerjanya sangat bagus,suruh dia kemari cepat"
"baik oma",leon melirik asistennya yang sedang di depan pintu,sedari tadi berdiri dengan sigap, mendengarkan semuanya,dean mengerti dan langsung masuk.
"kamu dengarkan apa yang dikatakan oma"
"dengar tuan,saya siap mengantar nona lisa oma"ucap dean
dari ujung mata lisa terlihat kelegaan,leon melihatnya,pancaran mata tersebut terlihat dari bawah ujung matanya.
"bagus,oma percaya padamu"
"secepatnya oma akan mengirim lamaran kepada keluargamu,oma tidak mau menunda lagi,oma paham apa yang sedang terjadi di keluarga kalian,bicarakan semuanya pada ibumu,dan semuanya akan diatur oleh kami"
jelas oma dengan penuh wibawa.
"ia oma,terima kasih lisa janji tidak akan membuat masalah" lisa tersenyum lega,akhirnya dia diijinkan untuk pulang menemui ibunya..
__ADS_1
........
setelah kepergian oma dan leon,lisa segera bersiap,dia membersihkan dirinya dibantu oleh para perawat,dia langsung keluar dari ruangan mewah tersebut,asisten dean sudah menunggunya,dean mempersiapkan beberapa hadiah yang akan diberikan kepada ibunya lisa atas perintah oma.
lisa tidak bisa menolak karena semuanya pemberian oma,dengan menaiki mobil bmw mereka langsung meninggalkan rumah sakit.
lisa beberapa kali menghela napasnya dalam mobil,begitu banyak yang dia pikirkan.dean meliriknya dari spion mobil,dean sudah tau,mungkin nona lisa sulit membuat keputusan,tapi mau bagaimana lagi,tuan leon akan menuruti semua perintah oma.
beberapa menit kemudian,mobil mereka sudah tiba di pekarangan sebuah kontrakan yang sederhana,kelihatannya sangat rapi,sepertinya pemiliknya sangat bersih dan mencintai lingkungan,ibu yang sedang memangkas beberapa dedaunan berhenti sejenak,melihat sebuah mobil mewah di depan rumahnya.
dean segera membuka pintu mobil untuk lisa.
"silahkan nona"ucap dean dengan datar,lisa langsung turun dari mobil,dia menciut dengan tatapan dean"kenapa asisten dan tuannya sangat datar sekali,benar-benar satu paket"
ibu yang melihat lisa langsung tersenyum, dia segera membuka pintu,dan langsung memeluk anaknya.
"ibu juga nak,kenapa tidak beritahu ibu,kalau kamu sudah keluar dari rumah sakit nak" kata ibu melepaskan pelukan mereka.
ibu melihat banyak hadiah yang diturunkan dean,dia menatap lisa dengan bingung,para tetangga yang melihat mobil mewah dan beberapa bingkisan dengan segel mewah didepan kontrakan sederhana milik lisa dan ibunya,mulai bergosip,sepertinya mereka tidak bisa melihat orang senang sedikit.
"ibu sebaiknya kita masuk dulu,ada yang ingin lisa bicarakan" mereka langsung masuk,dean meletakan hadiahnya langsung pamit pulang.
dean menatap sekumpulan ibu-ibu yang sedang bergosip itu dengan tajam.seketika mereka ketakutan dan langsung bubar.setelah mereka bubar dean langsung pergi.
"ibu ada yang ingin lisa sampaikan,"lisa membuka suara setelah mereka sudah duduk di ruang tamu.
__ADS_1
"jangan membuat ibu bingung,katakan apa yang terjadi nak,kenapa banyak hadiah seperti ini"
"bu,lisa akan menikah dalam waktu dekat,ini adalah bingkisan yang diberikan oleh nyonya besar untuk ibu,mungkin besok mereka akan datang melamar,apa yang harus lisa lakukan bu,lisa tidak bisa menolaknya."
lisa menatap ibunya dengan sedih,lisa sedih karena pernikahannya dengan leon hanya di atas kertas,belum lagi apa yang akan dia jelaskan kepada daniel.entah dia akan kemana setelah anaknya lahir,apa daniel masih mau menerimanya?
ibu tercengang,apa anaknya akan menikah secepat ini.
"jujur ibu juga senang kamu menikah nak,tapi kenapa harus terburu-buru,apa kamu tidak ingin memberitahu nenek dulu,biar bagaimanapun nenek sudah menerima kita tinggal di rumahnya".
lisa terdiam,dia juga berpikir demikian,tapi seketika matanya memancarkan emosi.
"bu,untuk apa memikirkan mereka,kita sudah diusir dari rumah itu,yang lisa butuhkan hanya restu dari ibu"
"tapi nak..
"bu lisa mohon"
hmmm,ibu terhenyak,menatap lisa dengan sendu,apa restu darinya akan membuat anaknya bahagia?jika begitu semoga semuanya akan berjalan dengan baik,dan anaknya bahagia .
"baiklah nak,ibu akan merestui kalian"ucap ibu dengan senyum.
"terima kasih bu"lisa lega dengan keputusan ibunya.
bersambung...
__ADS_1
sepatah kata.
jadilah tetangga yang baik,saling menghargai,kita hidup diatas serba kekurangan,kecukupan,kalau ada yang diatas kita,untuk apa iri.tidak baik memelihara penyakit hati,karena TUHAN Maha tau apa yang terjadi dengan kita.😉😉😉