Dalam Penjara Cintamu

Dalam Penjara Cintamu
part 39 menjadi sekertaris leon


__ADS_3

setelah sekian lama,acara pemberkatan dan makan bersama yang penuh tragedi telah selesai kini disinilah lisa setelah membersihkan dirinya dan mengganti gaunnya dengan baju yang sudah disiapkan pelayan,lisa terduduk lesu di sofa.


melihat furnitur didalam ruangan ini dengan perasaan campur aduk,kamar ini begitu luas,melebihi kamar di hotel bintang lima,aroma lavender tercium kuat ketika dia memasukinya,dan sangat bersih bahkan tanpa debu sedikitpun.


dengan tempat tidur king size,disisinya ada tombol kecil berwarna kuning,juga sofa badnya yang terletak tak jauh dari meja rias,diatas meja rias banyak peralatan make up wanita yang sudah disusun rapi,disamping kanannya sebuah lemari dengan enam buah pintu,dan walk in closet disamping kamar mandinya.


kamar tidur dengan desain bergaya eropa klasik itu sangat mewah,ternyata leonal merupakan tipe pria yang menyukai gaya-gaya klasik juga tipe yang sangat bersih.


namun untuk saat ini,bukan ini yang dia butuhkan,lisa sama sekali tidak ingin kemewahan ini,karena dia sadar diri,dia hanya sebentar berada disisi leonal dan akan diceraikan ketika bayinya dilahirkan,tetapi dia akan mencoba menjadi istri yang baik untuk leonal selama pernikahan kontraknya ini.


sekarang untuk apa lagi memikirkan daniel,dia akan mencoba melupakan pria yang sudah menjualnya itu,akan lebih baik jika dia berdamai dengan hatinya.


kepala pelayan tiba-tiba masuk,tangannya memegang piring keramik berwarna emas yang sangat mewah.


lisa nampak terkejut,dan mengerutkan dahinya,menatap pak lie.


"permisi nona,maaf jika saya mengganggu waktu anda,saya membawa beberapa buah dan sayur brokoli atas perintah nyonya besar,beliau juga berpesan agar anda jangan lupa memakannya,karena buah sangat baik untuk pertumbuhan bayinya"kata pak lie dengan sopan


lisa hanya mengangguk dengan senyum datar,"baiklah letakan saja di situ,katakan pada oma aku pasti akan memakannya"


pak lie mengangguk langsung meletakannya diatas meja.


"jika ada yang ingin anda butuhkan lagi,nona bisa memencet tombol disamping tempat tidur itu,untuk memanggil pelayan nona" ucap pak lie lagi menjelaskan


"baik aku mengerti"


pak lie setengah membungkuk"selamat istirahat nona,saya permisi"


"ia" jawab lisa


kepala pelayan itu langsung pergi dari sana tak lupa menutup pintunya,pak lie melewati tangga untuk turun ke bawah,karena liftnya hanya khusus untuk pemilik ruangan diatas.


...*******...


"jadi alexa sama sekali tidak terlibat dengan kasus foto-foto itu? tanya leon


saat ini leonal sedang berbicara serius dengan asistennya,mereka sedang membahas scandal foto-foto dirinya dan lisa.

__ADS_1


"tidak tuan,sebenarnya ada mata-mata di perusahaan kita hanya saja,identitasnya masih terus di lacak tuan" kata dean


"apa benar belum ada data-data tentang orang itu,aku tidak akan mengampunimu dean jika kamu menyembunyikan sesuatu" kata leon dengan tajam dan menusuk


dean bergidik dengan tatapan bosnya.


"benar tuan" padahal dean sengaja menyembunyikan faktanya.


"jadi siapa wanita yang bersama alexa waktu itu"


"namanya maya tuan,dia salah seorang karyawan di perusahaan kita,dia juga gadis yang sama di club yang menaruh obat perangsang diminumannya nona lisa,dia sepupunya non alexa" jelas dean


leonal tersenyum jahat"beraninya dia mencoba bermain-main denganku,mulai besok aku tidak ingin melihat wajahnya dikantor lagi,pecat dia,dan pastikan dia tidak akan diterima diperusahaan manapun"


"siap tuan"


"bagus,dan aku ingin kamu pantau terus pergerakan alexa,aku yakin dia pasti tidak akan tinggal diam"


"baik tuan,siap dilaksanakan"


"oh yah dan satu lagi,aku ingin kamu mengatur ulang meja sekertaris,pindahkan didalam ruanganku"


"untuk apa lagi bersusah payah mencarinya,jika orangnya sudah disini "


"apa orang itu adalah nona lisa tuan?dean tidak tahan untuk bertanya.


"hem"jawab leon singkat namun bermakna lain,tidak ingin dean bertanya lagi


"baik,aku akan mengurusnya",dean tidak ingin bertanya lagi,dia sudah paham dengan karakter bosnya.


selanjutnya mereka membahas kembali beberapa hal-hal penting mengenai urusan kantor,yang berapa hari ini terabaikan karena pernikahan.


"pak lie bagaimana dengan nona muda? tanya oma liana yang sedang duduk di ruang keluarga.


"sudah nyonya,nona lisa mengatakan akan memakannya,sesuai perintah anda"


"bagus,lantas dimana leon" tanya oma lagi

__ADS_1


"tuan sedang di ruang kerja bersama asistennya nyonya"


oma nampak kurang senang,mendengar apa yang dikatakan kepala pelayan,bagaimana bisa mereka baru menikah dan leon langsung mengurusi pekerjaannya,dan meninggalkan istrinya sendiri?


"dasar anak itu,baiklah kamu boleh pergi"pak lie mengiyakan dan langsung pergi dari sana,mengontrol para pekerja yang lain.


lisa masih duduk disofa melihat ponsel ditangannya,sambil memakan buah yang diberikan kepala pelayan,sudah berulang kali dia mencoba menghubungi ibunya,sambungannya terhubung,tetapi sama sekali tidak dijawab


sekarang sudah malam,pasti ibu kesepian di kontrakan.


"kenapa ibu tidak mengangngkat teleponnya,ada apa dengan ibu" tanya lisa dengan heran dia menjadi khawatir dan takut terjadi apa-apa dengan ibunya,tidak seperti biasanya ibu mengabaikan telponnya.


lisa tidak berselera makan lagi,niat hati ingin menghubungi ibunya,dan bertanya kabar,juga dia ingin membagi cerita dengan ibu,tetapi membuat moodnya langsung redup ketika ibu tidak merespon telponnya,mungkin dia akan mencoba kembali menghubungi ibunya besok.


dia langsung meletakan buah ditangannya dan menuju kamar mandi,mencuci tangannya.setelah itu kembali duduk disofa itu,mungkin sofa ini yang seperti kasur dikamarnya bahkan lebih besar dari itu,ini akan menjadi tempat tidurnya,dia akan menjaga jarak dengan leon.


begitu dia ingin menarik selimut untuk tidur,pintu tiba-tiba dibuka,lisa terkejut tidak jadi tidur.


saat masuk kedalam kamarnya,dia melihat lisa dengan tatapan dingin,leon membuka jas dan melonggarkan dasinya.


melihat wanita yang sudah menjadi istrinya itu mungkin ingin tidur sofa,tapi jangan harap,masa ia anak dari seorang miliader harus tidur di sofa,meski masih dalam kandungan tetapi dia harus merasakan semua kemewahan ini.


"apa yang kamu lakukan disitu,aku tidak mengijinkanmu untuk tidur disana,tidurlah di kasur,kamu sedang hamil penerus keluarga ibrahem,bagaimana jika sesuatu terjadi dengan bayi itu,oma mungkin akan membunuhku jika dia melihat aku membiarkanmu tidur disana"


lisa tersentak,tadinya dia berpikir akan menjaga jarak dengan leon akan tetapi sepertinya dia salah berpikir.


seharusnya dia tidak boleh berpikiran seperti itu karena leon sama sekali tidak perduli dengan keadaan apapun,mereka hanya ingin bayi ini,benar juga lisa langsung tersadar


"ya aku akan pindah" lisa langsung berpindah ke kasur pria itu,rasanya begitu empuk dan nyaman,benar-benar pria ini seperti sultan.


"hm,aku hanya ingin mengingatkanmu,kalau kekasihmu sudah menyerahkan hidupmu padaku,semua uang yang sudah aku keluarkan tidak sedikit,aku yakin kamu tidak sanggup menggantinya,jadi untuk membayar itu semua,kamu harus bekerja di perusahaanku,menjadi sekertaris"


mendengar kata-kata leon barusan membuat suasana hatinya kembali memburuk,luka itu sepertinya tidak mudah hilang begitu saja,jika mengingat cinta yang daniel berikan padanya seperti balon,mudah pecah.


mengingat uang ratusan miliar yang sudah leon keluarkan membuatnya tidak bisa berbuat apapun,mungkin seumur hidupnya dia tidak akan sanggup membayarnya,sekarang dia tidak punya pilihan lagi,dia menghela napas dalam lalu berkata dengan datar


"kamu tenang saja,aku pasti akan bertanggung jawab dan akan bekerja menjadi sekertarismu"

__ADS_1


"good,besok persiapkan dirimu,dean akan mengajarimu nanti"


lisa hanya bisa mengangguk"baik aku mengerti"


__ADS_2